5 Tips Minta Maaf dengan Tulus untuk Perbaiki Hubungan

Minggu, 31 Juli 2022 | 15:22 WIB
5 Tips Minta Maaf dengan Tulus untuk Perbaiki Hubungan
Ilustrasi Minta maaf.(Pexels/Brett Jordan)

Suara.com - Minta maaf memang tidaklah mudah. Terkadang, sebuah ucapan saja tidak cukup untuk mendapat maaf dari seseorang. Bahkan, bagi beberapa orang permintaan maafnya hanya dinilai sebagai pura-pura dan tidak tulus.

Biasanya, beberapa orang akan melihat ketulusan permintaan maaf seseorang melalui cara yang dilakukannya. Selain itu, ucapan saja juga terkadang cukup, asalkan apa yang dikatakan benar-benar tulus dari hati.

Namun, hal ini kembali lagi dengan penilaian orang tersebut. Apakah ucapan maaf dari orang itu benar-benar tulus atau tidak.

Ilustrasi minta maaf. (Elements Envanto)
Ilustrasi minta maaf. (Elements Envanto)

Lalu bagaimana cara mengucapkan maaf dengan tulus agar orang lain menerimanya? Melansir laman Thinkkindness, berikut beberapa tips yang dapat dilakukan untuk meminta maaf dengan tulus.

Ucap kesalahan

Ketika meminta maaf, cobalah untuk mengucapkan segala kesalahan yang telah dilakukan. Ungkapkan dengan spesifik apa saja kesalahan yang diperbuat dan minta maaf akan hal itu. Selain itu, jangan ucap hal tersebut adalah kesalahan orang lain.

Hal itu hanya akan membuat jika diri sendiri tidak mau disalahkan. Untuk itu, cobalah meminta maaf dan ungkapkan jika diri sendiri siap bertanggung jawab dengan hal yang telah dilakukan.

Beri empati

Memberikan empati terhadap orang lain akan sangat membantu agar maaf diterima. Misalnya, apa yang telah dilakukan mungkin tidak akan menyakiti diri sendiri, tetapi orang lain. Untuk itu, posisikan diri sebagai orang tersebut dan maaf jika hal yang dilakukan menyakiti dirinya. Dengan begitu, maaf tersebut akan membuat orang tersebut merasa kalau dirinya dipedulikan.

Baca Juga: Viral Video Marah-marah, Jeje Slebew Minta Maaf: Nggak Ada Niat Menyakiti Hati Teman-teman

Jangan menuntut maaf balik

Dalam pertengkaran biasanya kedua belah pihak akan saling menyalahkan. Hal ini sendiri memicu ketegangan di antara keduanya setelah hal itu terjadi. Jika ingin meminta maaf dalam kasus ini, cobalah untuk tidak menuntut orang lain itu meminta maaf kembali.

Fokuskan maaf yang disampaikan untuk mendapatkan penerimaan kembali dari orang tersebut. Tunjukkan juga jika apa yang telah diperbuat itu salah. Dengan begitu, maaf yang diucapkan tidak akan membuat orang tersebut merasa disalahkan.

Jelaskan dengan singkat

Mengucapkan maaf yang berbelit-belit dan panjang lebar akan membuat orang tersebut semakin sulit memaafkan. Hal ini sendiri juga mendorong permintaan maaf menjadi tidak relevan. Untuk itu, fokuskan ucapan pada hal permintaan maaf dan ungkap kesalahan yang dilakukan. Penjelasan singkat justru akan membuat ucapan maaf menjadi lebih bermakna.

Tinggalkan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI