4 Cara Mengatasi Sensasi Terbakar Akibat Makan Makanan Pedas

Risna Halidi, Fajar Ramadhan

Rabu, 10 Agustus 2022 | 10:54 WIB
4 Cara Mengatasi Sensasi Terbakar Akibat Makan Makanan Pedas
Ilustrasi makanan pedas (Unsplash/Nick Karvounis)

Suara.com - Makanan pedas menjadi hal yang digemari banyak orang. Mengonsumsi makanan pedas dapat memberikan rasa nikmat saat menyantapnya.

Selain itu, makanan pedas juga dinilai membuat rasa yang diciptakan menjadi lebih kuat. Meski demikian, setelah mengonsumsi makanan pedas, sering kali beberapa orang justru mengalami rasa terbakar di bagian mulut.

Rasa terbakar tersebut disebabkan oleh kandungan pedas yang terdapat dalam makanan. Munculnya rasa terbakar ini juga sering mengganggu aktivitas karena menimbulkan perasaan tidak nyaman.

Untuk itu, biasanya seseorang akan melakukan berbagai hal agar rasa terbakar tersebut hilang.

Ilustrasi makanan pedas, burger, kepedasan, makanan panas. (Shutterstock)
Ilustrasi makanan pedas, burger, kepedasan, makanan panas. (Shutterstock)

Mengutip laman Medical Daily, terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi rasa terbakar dalam mulut, sebagai berikut:

1. Minum Susu
Susu rupanya dapat membantu menghilangkan rasa terbakar di mulut akibat makanan pedas. Menurut American Chemical Society, kandungan protein dalam susu dapat membantu memutus ikatan capsaicin (zat pedas) pada reseptor saraf.

2. Minum Alkohol
Banyak orang percaya alkohol tidak baik dipadupadankan dengan makanan pedas. Namun dalam acara MythBusters di Discover Channel, dikatakan alkohol dapat meringankan efek pedas di mulut.

Alkohol juga dipercaya dapat meringkankan luka bakar pada seseorang. Hal ini menjadi alasan mengapa alkohol dapat menetralisir capsaicin dalam mulut.

3. Gula Pasir atau Madu
Gula dapat menjadi penawar rasa pedas dan sensasi terbakar pada mulut. Dikatakan, gula pasir atau madu dapat mengurangi panas yang muncul akibat makanan pedas.

baca juga

Gula akan menyerap minyak pedas dalam mulut sehingga membantu menetralkan panas yang muncul. Oleh karena itu, seseorang bisa gunakan satu sendok teh atau gula untuk menghilangkan rasa pedas.

4. Makan Cokelat Susu
Rupanya, sebatang cokelat susu juga dapat menghilangkan rasa pedas terbakar pada mulut. Lemak tinggi di dalam cokelat susu dapat menghilangkan capsaicin dari makanan pedas.

Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat, cokelat susu juga lebih baik dari susu karena kandungan lemak yang tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tingkatkan Kadar Hormon Testosteron, Cobalah Rutin Konsumsi Makanan Pedas!

Tingkatkan Kadar Hormon Testosteron, Cobalah Rutin Konsumsi Makanan Pedas!

Health | Rabu, 03 Agustus 2022 | 15:30 WIB

5 Alasan Seblak Begitu Digemari Banyak Kalangan, Cocok Dijadikan Ide Bisnis

5 Alasan Seblak Begitu Digemari Banyak Kalangan, Cocok Dijadikan Ide Bisnis

Your Say | Selasa, 02 Agustus 2022 | 10:12 WIB

5 Makanan Pedas Asal Korea Selatan yang Menjadi Favorit Orang Indonesia

5 Makanan Pedas Asal Korea Selatan yang Menjadi Favorit Orang Indonesia

Your Say | Kamis, 28 Juli 2022 | 12:14 WIB

Terkini

Tips Berkendara Setelah Jumper Aki Mobil agar Daya Terisi Optimal

Tips Berkendara Setelah Jumper Aki Mobil agar Daya Terisi Optimal

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Pembalut Kain Cuci Ulang Apakah Aman? Alternatif Bebas Kena Pajak 11 Persen

Pembalut Kain Cuci Ulang Apakah Aman? Alternatif Bebas Kena Pajak 11 Persen

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:05 WIB

TEI 2026 Perkuat Ekspor, Ketahanan Energi, dan Ketahanan Pangan Melalui Sinergi dengan BPDP

TEI 2026 Perkuat Ekspor, Ketahanan Energi, dan Ketahanan Pangan Melalui Sinergi dengan BPDP

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:03 WIB

Anime EAT-MAN The Over Order Dapatkan Manga Spin-off Baru, Rilis November

Anime EAT-MAN The Over Order Dapatkan Manga Spin-off Baru, Rilis November

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Demokrasi Tanpa Oposisi: Ujian Keterbukaan Pemerintah

Demokrasi Tanpa Oposisi: Ujian Keterbukaan Pemerintah

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Kembangkan Potensi Alam, Potret Desa Karangjengkol Purbalingga Raih Indonesia Awards 2026

Kembangkan Potensi Alam, Potret Desa Karangjengkol Purbalingga Raih Indonesia Awards 2026

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:56 WIB

Termasuk di Jawa Barat, Perumnas Dorong Generasi Muda Siapkan Rumah Pertama

Termasuk di Jawa Barat, Perumnas Dorong Generasi Muda Siapkan Rumah Pertama

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:46 WIB

Microsoft Ungkap Ancaman Siber di Era AI, Ini 5 Kebiasaan Digital yang Harus Diubah

Microsoft Ungkap Ancaman Siber di Era AI, Ini 5 Kebiasaan Digital yang Harus Diubah

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:44 WIB

Urutan Skincare Malam Safi untuk Menyamarkan Tanda Penuaan Usia 40 Tahun ke Atas

Urutan Skincare Malam Safi untuk Menyamarkan Tanda Penuaan Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:43 WIB

RSUD Pasar Minggu Buka Pusat Kanker Terpadu untuk Pasien Lintas Daerah

RSUD Pasar Minggu Buka Pusat Kanker Terpadu untuk Pasien Lintas Daerah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:42 WIB

×