Tuai Kontroversi, Wanita Ini Kenakan Gaun Pengantin Motif Menara Eiffel saat Menikah

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rafidah Raihany

Selasa, 16 Agustus 2022 | 15:51 WIB
Tuai Kontroversi, Wanita Ini Kenakan Gaun Pengantin Motif Menara Eiffel saat Menikah
Ilustrasi gaun putih. (Pexels/Hiwa Talai)

Suara.com - Setiap orang tentu memiliki pernikahan idaman masing-masing, termasuk soal gaun pengantin yang dikenakan.

Kini memang ada banyak pilihan dan tren busana pengantin. Namun, ada baiknya untuk memilih gaun yang sesuai dengan budaya atau setidaknya bisa diterima oleh orang terdekat.

Bila tidak, bisa jadi pernikahan akan menuai kontroversi seperti yang dialami wanita asal China ini. Gaun pernikahannya jadi pembicaraan warganet karena dianggap terbuka dan punya motif tak biasa.

Dilansir dari situs Eva, perempuan asal provinsi Jiangsu ini ingin tampil berbeda di acara pernikahannya. Tidak ada yang salah ataupun aneh dari gaun upacara pernikahannya.

Kontroversi justru muncul ketika ia mengenakan gaun kedua dan menyapa tamu usai upacara pernikahan. Wanita tersebut memilih gaun yang berhasil mencuri atensi karena modelnya tidak biasa.

Ilustrasi Gaun Pengantin Hitam (Pexels/Lina Kivaka)
Ilustrasi Gaun Pengantin Hitam (Pexels/Lina Kivaka)

Alih-alih gaun putih yang sopan nan anggun, wanita ini justru memilih dress bodycon berwarna merah menyala. Tidak ada masalah dengan bagian depan gaun ini, hanya saja bagian belakangnya bikin geleng-geleng.

Bagaimana tidak? Bagian belakang gaun ini memiliki desain yang nyaris terbuka memperlihatkan punggungnya dari leher hingga pinggang. Tak hanya itu, gaun ini dibekali dengan renda unik yang membentuk motif mirip Menara Eiffel.

Dress ini juga berhasil memperlihatkan bentuk tubuh pengantin wanita. Sontak saja, mempelai yang berkeliling untuk menyambut tamu menjadi pembicaraan. 

Bagi beberapa orang busana yang dikenakan terlalu terbuka, seksi, dan tidak pantas dikenakan saat pernikahan. Salah satu warganet berkomentar, "Aku belum pernah melihat pengantin wanita tampil seberani itu. Aku penasaran apa yang ada di pikiran mertuanya."

baca juga

"Pernikahan adalah peristiwa besar. Busana ini terlihat tidak pantas dan tidak menghormati diri sendiri maupun tamu yang hadir," tulis warganet lain.

Sementara itu, ada pula warganet yang merasa tidak ada salahnya mengenakan gaun seperti ini saat pernikahan. Warganet tersebut berkomentar, "Tidak ada yang salah dengan gaun ini. Jangan menilai seseorang hanya karena busananya saja."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sekelompok Lelaki di Malaysia Membuat Perjanjian Untuk Tetap Lajang Selamanya karena Biaya Pernikahan yang Tinggi

Sekelompok Lelaki di Malaysia Membuat Perjanjian Untuk Tetap Lajang Selamanya karena Biaya Pernikahan yang Tinggi

Lifestyle | Sabtu, 13 Agustus 2022 | 08:12 WIB

Wanita Ini Carikan 3 Istri Untuk Suaminya, Siap Menggaji hingga Rp6 Juta Per Bulan

Wanita Ini Carikan 3 Istri Untuk Suaminya, Siap Menggaji hingga Rp6 Juta Per Bulan

Lifestyle | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 19:11 WIB

4 Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Bridal Shower, Pentingkah Dilakukan?

4 Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Bridal Shower, Pentingkah Dilakukan?

Lifestyle | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 10:49 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×