Pakai Kulit Pisang dan Limbah Dapur Lain untuk Kesuburan Tanaman, Hasilnya Bikin Takjub

Rima Sekarani Imamun Nissa | Hiromi Kyuna
Pakai Kulit Pisang dan Limbah Dapur Lain untuk Kesuburan Tanaman, Hasilnya Bikin Takjub
Ilustrasi Tanaman (Freepic.com/Jcomp)

Tanaman yang diberi limbah dapur tersebut rupanya tumbuh sangat rimbun dan subur.

Suara.com - Pupuk menjadi komponen yang cukup penting saat tengah menanam tumbuhan. Tanah yang subur akan membuat tanaman tumbuh lebih cepat bahkan lebat.

Seorang wanita berbagi potret tanamannya yang rimbun usai diberikan pupuk organik. Hal ini ia bagikan melalui akun Twitter GelarPrakosa.

Ia rupanya menggunakan kulit pisang sebagai pupuk organik. Setelah 4 minggu, siapa sangka tanaman mint miliknya tumbuh sangat rimbun bahkan mirip semak-semak.

Cara yang ia lakukan pun sangat mudah. Kulit pisang ia potong-potong dan dikubur ke dalam tanah tempat menanam.

Baca Juga: Pupuk Indonesia Dukung Pengembalian Fungsi Ekologis Lahan Bekas Tambang di Babel

"Dikubur ya, jangan ditaruh doang. Nanti malah mengundang serangga," tulisnya memberi penjelasan.

Ia kemudian menjelaskan saat masa pruning (pemangkasan), disarankan untuk membagi tanaman ke dalam beberapa pot. Hal ini dilakukan agar tanaman tak berebut nutrisi.

Ternyata, ia juga menggunakan banyak limbah dapur untuk kesuburan tanamannya. Untuk nutrisi tanaman, ia menggunakan air rebusan kulit telur, air cucian beras, serta rendaman kulit pisang.

Kemudian untuk insektisida dan pupuk alami, ia menggunakan air rendaman kulit bawang. Serbuk dari cangkang telur juga ia gunakan untuk menutrisi tanah dengan kalsium sekaligus pengganti kapur dolomit.

Cuitan ini lantas menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi unggahan ini.

Baca Juga: PKT Dukung Tomohon Jadi Sentra Industri Florikultura

"Sebenarnya mint itu gampang rimbun asal medianya bagus dan gembur. Kalau perlakuan daun pisang ini aku lebih sering pakai buat mawar dan tanaman berbuah karena kandungan kalium organiknya tinggi. Bagus untuk memperkuat tanaman, mencegah kerontokan bunga dan buah," komentar seorang warganet.

Warganet lain ikut berkomentar sambil curhat. "Aku beberapa kali tanam sama mint nggak ada yang tumbuh," ujar warganet ini.

"Wah, mantap nih tipsnya," tulis warganet lainnya di kolom komentar.

Sementara itu, hingga Rabu (17/8/2022), cuitan ini sudah disukai oleh lebih dari 10 ribu akun di Twitter.

Komentar