Monyet di Ubud Masturbasi Pakai Batu yang Digosok ke Alat Kelamin Sebagai 'Mainan Seks'

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 23 Agustus 2022 | 11:25 WIB
Monyet di Ubud Masturbasi Pakai Batu yang Digosok ke Alat Kelamin Sebagai 'Mainan Seks'
Ilustrasi monyet. (freedigitalphotos)

Suara.com - Peneliti baru-baru ini menemukan perilaku unik monyet di Indonesia. Merek menemukan bahwa monyet-monyet terebut menggunakan batu sebagai 'mainan seks'.

Dilansir dari Live Science, para peneliti yang mempelajari kera ekor panjang (Macaca fascicularis) menemukan bahwa kera berulang kali mengetuk dan menggosok alat kelamin mereka dengan batu untuk bersenang-senang, menurut penelitian yang pertama kali dilaporkan oleh New Scientist (buka di tab baru).

Temuan ini memberikan bukti lebih lanjut untuk hipotesis mainan seks, yang diusulkan oleh peneliti yang sama dalam studi sebelumnya, yang menyajikan aktivitas sebagai bentuk masturbasi dengan bantuan alat.

Tim menemukan bahwa jantan dan betina dari kelompok usia yang berbeda semuanya menggunakan batu untuk bermain dengan diri mereka sendiri, tetapi ada beberapa variasi di antara kelompok-kelompok tersebut.

Monyet betina lebih pemilih tentang batu yang mereka gunakan, sementara pejantan muda paling banyak melakukan aktivitas tersebut. Peneliti yang mengamati kera biasanya tidak perlu menunggu lama untuk mengamati tingkah lakunya.

"Anda memang melihat batu genital ini mengetuk dan menggosok secara teratur," kata penulis utama Camilla Cenni, seorang kandidat doktor di University of Lethbridge di Alberta, Kanada, kepada Live Science. "Mereka tidak, tentu saja, terus-menerus melakukannya, tetapi jika Anda berhenti dan melihat mereka dan mereka mulai bermain dengan batu, kemungkinan besar mereka akan melakukannya."

Beberapa populasi kera secara teratur memanipulasi batu sebagai bagian dari repertoar perilaku mereka, tampaknya sebagai bentuk permainan. Mereka membawa batu ke mana-mana, menggosokkannya ke permukaan dan menghancurkannya bersama-sama. Manipulasi batu ini kemungkinan besar karena budaya tertentu, karena hanya terlihat pada populasi tertentu, kata Cenni.

"Masturbasi dengan bantuan alat yang diarahkan sendiri" yang dijelaskan dalam studi baru kemungkinan berasal dari penggunaan batu yang lebih luas ini. Namun, itu hanya didokumentasikan dalam satu populasi kera di Bali, Indonesia.

"Ketika kita berbicara tentang penggunaan alat pada hewan, kita biasanya berpikir tentang contoh yang bergantung pada kelangsungan hidup," kata Cenni.

baca juga

Penelitian baru ini didasarkan pada penelitian yang dipimpin oleh Cenni dan diterbitkan dalam jurnal Physiology & Behavior pada tahun 2020. Penelitian ini pertama kali mengajukan hipotesis mainan seks pada kera jantan, sementara penelitian baru mengamati jantan dan betina dan motivasi potensial mereka.

Monyet-monyet itu adalah kera yang tinggal di perkotaan yang tinggal di dalam dan sekitar Suaka Hutan Kera Suci di kota Ubud. Mereka bebas berkeliaran dan diberi makan oleh orang-orang.

Para peneliti menyarankan bahwa pemberian makan dapat mengurangi tekanan pada monyet untuk mencari makan, membuat mereka lebih terlibat dalam perilaku batu. Dengan kata lain, mereka memiliki lebih banyak waktu daripada monyet lain, dan mereka memilih untuk menghabiskannya dengan batu.

Studi ini dipublikasikan secara online pada 4 Agustus di jurnal Ethology.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Cacar Monyet Setelah Sembuh Sebaiknya Pakai Kondom, Virus Kemungkinan Menular Lewat Cairan Seksual

Pasien Cacar Monyet Setelah Sembuh Sebaiknya Pakai Kondom, Virus Kemungkinan Menular Lewat Cairan Seksual

Malang | Selasa, 23 Agustus 2022 | 11:00 WIB

Vaksin Cacar Monyet Diberikan Setelah Terpapar, Ini Penjelasan Dokter

Vaksin Cacar Monyet Diberikan Setelah Terpapar, Ini Penjelasan Dokter

Surakarta | Selasa, 23 Agustus 2022 | 10:44 WIB

Terpopuler: 2 Luka Fatal di Tubuh Brigadir J, Identitas Pasien Cacar Monyet Pertama di Indonesia

Terpopuler: 2 Luka Fatal di Tubuh Brigadir J, Identitas Pasien Cacar Monyet Pertama di Indonesia

Jakarta | Selasa, 23 Agustus 2022 | 09:00 WIB

Terkini

Guru Besar UGM Sebut HUT RI Mewah Tapi Keropos: Kemerdekaan Versi Negara Cuma Pesta Pora

Guru Besar UGM Sebut HUT RI Mewah Tapi Keropos: Kemerdekaan Versi Negara Cuma Pesta Pora

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:07 WIB

Dari Posko ke Posko, PNM Terus Bergerak Dampingi Warga Terdampak Gempa NTT

Dari Posko ke Posko, PNM Terus Bergerak Dampingi Warga Terdampak Gempa NTT

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:06 WIB

Kembang Goeyang Sarinah Resmi Dibuka, Jajanan Pasar Jadi Andalan

Kembang Goeyang Sarinah Resmi Dibuka, Jajanan Pasar Jadi Andalan

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Alasan Logis Bernardo Tavares Ogah Buru-buru Rekrut Pemain Asing untuk Persebaya

Alasan Logis Bernardo Tavares Ogah Buru-buru Rekrut Pemain Asing untuk Persebaya

Bola | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Bantah Mahasiswi Unpad Enggan Kuliah Karena Dirinya, Ini Kata Dedi Mulyadi

Bantah Mahasiswi Unpad Enggan Kuliah Karena Dirinya, Ini Kata Dedi Mulyadi

Jabar | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:02 WIB

Keberanian Gen Z Mendobrak Tradisi: Mewarisi Tak Harus Mengikuti

Keberanian Gen Z Mendobrak Tradisi: Mewarisi Tak Harus Mengikuti

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Perjuangkan Warisan Abad ke-18, Ahli Waris Raja Pagi Sinurat Gugat 12 Pihak ke Pengadilan

Perjuangkan Warisan Abad ke-18, Ahli Waris Raja Pagi Sinurat Gugat 12 Pihak ke Pengadilan

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Gavi Bikin Manchester United Gigit Jari, Red Devils Coba Rayu Carlos Baleba

Gavi Bikin Manchester United Gigit Jari, Red Devils Coba Rayu Carlos Baleba

Bola | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Gempa M3,5 Guncang Bantul, Getaran Terasa hingga Solo dan Magelang

Gempa M3,5 Guncang Bantul, Getaran Terasa hingga Solo dan Magelang

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Gempuran AI & Medsos, Local Media Community Surabaya Ungkap Jurus Media Lokal Bertahan

Gempuran AI & Medsos, Local Media Community Surabaya Ungkap Jurus Media Lokal Bertahan

Foto | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:54 WIB

×