Guru Besar UGM Sebut HUT RI Mewah Tapi Keropos: Kemerdekaan Versi Negara Cuma Pesta Pora

Bangun Santoso, Hiskia Andika Weadcaksana

Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:07 WIB
Guru Besar UGM Sebut HUT RI Mewah Tapi Keropos: Kemerdekaan Versi Negara Cuma Pesta Pora
Guru Besar Tata Negara Universitas Gadjah Mada (UGM) Zainal Arifin Mochtar. (Suara.com/Hiskia)
baca 10 detik
  • Guru Besar UGM Zainal Arifin Mochtar mengkritik perayaan mewah HUT RI di Masjid Kampus UGM pada Kamis, 20 Agustus 2026.
  • Perayaan kemerdekaan yang sarat kemeriahan dan hiburan dinilai mengabaikan persoalan mendasar serta penindasan yang masih dialami masyarakat adat.
  • Negara seharusnya mewujudkan kemerdekaan melalui pemenuhan hak dasar dan kesejahteraan nyata, bukan sekadar seremoni formalitas.

Suara.com - Guru Besar Tata Negara Universitas Gadjah Mada (UGM) Zainal Arifin Mochtar mengkritik cara negara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang dikemas secara megah.

Menurutnya, perayaan kemerdekaan yang digelar secara meriah justru memperlihatkan adanya jarak antara imajinasi pemerintah tentang kemerdekaan dan kondisi substantif yang dirasakan masyarakat.

Uceng sapaan akrabnya menilai kemerdekaan dalam perayaan HUT ke-81 RI kemarin lebih banyak ditampilkan melalui kemeriahan, hiburan, dan simbol-simbol kemewahan.

"Jadi yang dipikirkan negara soal kemerdekaan itu adalah entertainment, mau kelihatan gagah dan mewah. Padahal secara substantif kita keropos, keropos betul," kata Uceng saat mengisi kajian di Masjid Kampus UGM, Kamis (20/8/2026).

Pemerintah dipandang menjebak diri dalam pandangan sempit yang mengidentikkan kemerdekaan sekadar sebagai perayaan simbolis dan pesta pora.

Pendekatan semacam ini dinilai hanya menutupi berbagai persoalan mendasar serta ketimpangan sosial yang hingga saat ini belum terselesaikan di tengah masyarakat.

Ia turut menyoroti penggunaan pakaian adat daerah dalam rangkaian perayaan kemerdekaan kemarin.

Simbol keberagaman tersebut menjadi ironis ketika pada saat yang sama masih terdapat masyarakat adat yang menghadapi berbagai bentuk penindasan.

"Yang miris, mereka pakai pakaian daerah padahal di saat yang sama masyarakat adat di mana-mana masih mengalami penindasan," tegasnya.

baca juga

Kondisi ini mencerminkan adanya jarak yang lebar antara narasi kemerdekaan yang dibangun oleh pemegang kekuasaan dengan apa yang sesungguhnya dialami oleh rakyat sehari-hari.

Kemerdekaan seharusnya diwujudkan dalam pemenuhan hak dasar serta kepastian kesejahteraan yang berkelanjutan, bukan sekadar pemenuhan formalitas seremoni.

"Padahal bagi masyarakat, bagi rakyat, kemerdekaan itu adalah udara yang harusnya dia menghirup sehari-hari," ungkapnya.

Belum lagi soal besarnya anggaran yang digunakan untuk menghadirkan kemeriahan dalam perayaan kemerdekaan kemarin.

Negara, kata Uceng, seharusnya membangun persepsi mengenai kemerdekaan berdasarkan pengalaman masyarakat, bukan semata-mata melalui seremoni.

"Kemerdekaan itu apa yang dia rasakan dari bangun tidur sampai kemudian tidur kembali. Bukan soalan jamuan makan, semuanya makan, gempita, kenyang, lalu kemudian tidak tahu besok makan apa," ujarnya.

Sorotan turut tertuju pada fokus kebijakan yang hanya mengejar kesetaraan di atas kertas tanpa merealisasikan keadilan yang berdampak langsung.

"Yang kita butuhkan bukan mengakhiri ketimpangan yang jadi formal equality, tapi juga yang kita inginkan adalah substantif equality, kan. Yang kita inginkan adalah bagaimana negara melihatnya dengan adil. Karena dugaan saya apa, negara punya saluran persepsinya sendiri," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Tak Baik-baik Saja, Guru Besar UGM Soroti Ketimpangan dan Dominasi Oligarki

Indonesia Tak Baik-baik Saja, Guru Besar UGM Soroti Ketimpangan dan Dominasi Oligarki

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:26 WIB

81 Tahun Merdeka: Memaknai Ulang Ikigai di Tengah Realitas Anak Muda Indonesia

81 Tahun Merdeka: Memaknai Ulang Ikigai di Tengah Realitas Anak Muda Indonesia

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:20 WIB

Pakar: Desil DTSEN Tak Bisa Jadi Vonis Tunggal Penerima Subsidi

Pakar: Desil DTSEN Tak Bisa Jadi Vonis Tunggal Penerima Subsidi

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:31 WIB

Reuni Kemerdekaan di Warkop: Antara Secangkir Kopi dan Makna Merdeka

Reuni Kemerdekaan di Warkop: Antara Secangkir Kopi dan Makna Merdeka

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07 WIB

Profil 4 Anggota Pancatera, Ada Marissa Anita hingga Karina Basrewan

Profil 4 Anggota Pancatera, Ada Marissa Anita hingga Karina Basrewan

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:59 WIB

Wacana Pengadilan Ad Hoc BUMN: Solusi Bersih-bersih atau Potensi Tumpang Tindih?

Wacana Pengadilan Ad Hoc BUMN: Solusi Bersih-bersih atau Potensi Tumpang Tindih?

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:50 WIB

Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang

Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Terkini

Bebas White Cast, Ini 5 Loose Powder Anti Flashback yang Aman untuk Foto

Bebas White Cast, Ini 5 Loose Powder Anti Flashback yang Aman untuk Foto

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:30 WIB

Kabut Asap Karhutla: 376 Kasus ISPA di Pekanbaru Sejak Agustus 2026

Kabut Asap Karhutla: 376 Kasus ISPA di Pekanbaru Sejak Agustus 2026

Riau | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:29 WIB

Heboh Video Viral Keretakan di Bawah Laut Pulau Komodo Efek Gempa NTT, Benarkah?

Heboh Video Viral Keretakan di Bawah Laut Pulau Komodo Efek Gempa NTT, Benarkah?

Entertainment | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:27 WIB

Kemenhut Segel Areal Kebakaran Hutan di Sumsel, Pemegang Izin Diperingatkan Jaga Areal Konsesi

Kemenhut Segel Areal Kebakaran Hutan di Sumsel, Pemegang Izin Diperingatkan Jaga Areal Konsesi

Jakarta | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Ahli Sebut Penyitaan Emas 74 Kg Febrie Adriansyah Harus Didahului Pidana Asal

Ahli Sebut Penyitaan Emas 74 Kg Febrie Adriansyah Harus Didahului Pidana Asal

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:24 WIB

Bobby Nasution Resmikan BRT Mebidang, Dorong Integrasi Transportasi Publik Mebidang

Bobby Nasution Resmikan BRT Mebidang, Dorong Integrasi Transportasi Publik Mebidang

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:23 WIB

Perempuan Adat Gelar Aksi Tolak PSN Mbay Lambo, Aparat: Wah Saya Lagi Nonton Film Porno

Perempuan Adat Gelar Aksi Tolak PSN Mbay Lambo, Aparat: Wah Saya Lagi Nonton Film Porno

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:23 WIB

Anak Kris Dayanti Terpilih Jadi Paskibra, Netizen Malah Umbar Komentar Jahat Soal Ordal

Anak Kris Dayanti Terpilih Jadi Paskibra, Netizen Malah Umbar Komentar Jahat Soal Ordal

Entertainment | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:13 WIB

Hanya Melempar Senyum, Wakil Rektor Unsoed Terpantau Jalani Pemeriksaan KPK di Mapolresta Banyumas

Hanya Melempar Senyum, Wakil Rektor Unsoed Terpantau Jalani Pemeriksaan KPK di Mapolresta Banyumas

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:13 WIB

Karhutla di Pelalawan Capai 300 Hektare, Indragiri Hulu Lebih Luas

Karhutla di Pelalawan Capai 300 Hektare, Indragiri Hulu Lebih Luas

Riau | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:12 WIB

×