Waspada Peredaran Kerupuk Kulit Bekas Limbah dan Berbahan Babi, Kenali Ciri-Cirinya!

M. Reza Sulaiman, Lilis Varwati

Senin, 05 September 2022 | 17:15 WIB
Waspada Peredaran Kerupuk Kulit Bekas Limbah dan Berbahan Babi, Kenali Ciri-Cirinya!
Kerupuk Kulit. (Dok: Unida.ac.id)

Suara.com - Kerupuk kulit sering kali dijadikan makanan pelengkap saat menyantap nasi bagi kebanyakan orang Indonesia. Harga per bungkusnya juga relatif terjangkau, seperti jenis kerupuk lainnya.

Namun, di balik rasanya yang gurih dan renyah, masyarakat perlu waspada dengan peredaran kerupuk kulit hasil olahan produk barang gunaan, seperti sisa kulit bekas industri sepatu, tas maupun jaket.

Meskipun mungkin memang berasal dari kulit hewan, tapi sisa olahan produk itu berbahaya bagi tubuh karena sudah terkena proses penyamakan.

Auditor Senior LPPOM MUI Prof. Dr. Hj. Ir. Purwantiningsih M.S., menjelaskan bahwa penyamakan kulit merupakan suatu proses mengubah kulit mentah menjadi kulit tersamak (leather). Proses itu berguna untuk mengubah kulit yang bersifat labil dan mudah rusak oleh pengaruh fisik.

Dengan sentuhan zat kimia dan biologi menjadikan kulit hewan jadi stabil terhadap penyusutan karena panas, pembusukan, pembengkakan, dan lain-lain. Pada prosesnya diperlukan bahan penyamak seperti seperti krom, zirconium, tawas putih, gluteraldehida, tannin, dan minyak atau lemak hewan.

"Untuk membuat kerupuk kulit berbahan limbah industri barang gunaan, biasanya kulit direndam selama beberapa hari dengan cuka untuk menghilangkan bau bahan kimianya. Kemudian kulit dipanggang, dijemur, dan direbus lagi. Kulit ini bisa diolah tidak hanya sebagai kerupuk kulit, tetapi pangan olahan lainnya," kata Purwantiningsih.

Bila akan diolah menjadi kerupuk kulit yang gurih, limbah kulit harus dijemur lebih lama, kemudian digoreng. Diakui Purwantiningsih kalau wujud kerupuk kulit berbahan limbah itu sulit dibedakan dengan kerupuk kulit asli.

Selain itu, kerupuk kulit juga bisa saja dibuat dari babi. Meskipun tidak seberbahaya yang terbuat dari limbah, tapi beredarnya kerupuk kulit babi bisa merugikan bagi umat muslim jika tidak ada label oasti non halal.

Bila teliti dengan melihat tekstur dan merasakan cita rasa kerupuk bisa ditemukan perbedaan ketiganya sebagai berikut:

baca juga

Kerupuk Kulit Limbah Produksi

  1. Umumnya kulit limbah produksi lebih lembek, tidak berbau amis, dan bila digoreng tidak bisa semekar kerupuk kulit nonlimbah industri.
  2. Permukaan kulit cenderung halus atau licin, warna kerupuk lebih terang berkilau karena mengandung bahan kimia.
  3. Terasa bau bahan sintetis atau bahan kimiawi saat dikonsumsi, tenggorokan terasa gatal dan nyeri setelah memakan itu dan bila digoreng tidak mekar.

Kerupuk Kulit non Limbah

  1. Permukaan kulit kasar dan berpori-pori, warnanya agak gelap kecoklatan.
  2. Tidak terasa berbau atau aneh saat dikonsumsi, nyaman di tenggorokan, dan bila digoreng akan mekar.
  3. Kerupuk kulit sapi biasanya memiliki tekstur yang lebih kenyal dan padat.
  4. Kerupuk kulit sapi biasanya dijual dengan harga lebih mahal.

Kerupuk Kulit Babi

  1. Tekstur kulit babi lebih halus dan mudah hancur jika dimakan dengan makanan berkuah.
  2. Warna kulit babi lebih putih pucat dan tidak berwarna kecoklatan.
  3. Harga kerupuk kulit babi biasanya lebih murah daripada kerupuk kulit sapi. Juga jarang dijual di pasar tradisional.

Mengingat peredarannya cukup massif dan bisa dijangkau oleh semua kalangan konsumen, Purwantiningsih berharap agar pemerintah senantiasa mengawasi peredaran kerupuk kulit, termasuk memberikan edukasi akan pentingnya memilih kerupuk kulit yang halal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terpopuler Lifestyle: Heboh Sertifikasi Halal Kerupuk Kulit Babi, Sisca Kohl Makan Pecel Ayam di Pinggir Jalan

Terpopuler Lifestyle: Heboh Sertifikasi Halal Kerupuk Kulit Babi, Sisca Kohl Makan Pecel Ayam di Pinggir Jalan

Lifestyle | Senin, 05 September 2022 | 21:43 WIB

Heboh Kerupuk Kulit Babi Dapat Sertifikasi Halal MUI, Bagaimana Faktanya?

Heboh Kerupuk Kulit Babi Dapat Sertifikasi Halal MUI, Bagaimana Faktanya?

Lifestyle | Senin, 05 September 2022 | 17:45 WIB

Terkini

KPK Duga Sejumlah Kantor Pertanahan Setor Uang ke Oknum Kanwil BPN Jatim

KPK Duga Sejumlah Kantor Pertanahan Setor Uang ke Oknum Kanwil BPN Jatim

Jatim | Minggu, 27 September 2026 | 15:24 WIB

Membara! Begini Kondisi Terkini Kebakaran Hutan di Jalur Gunung Rinjani

Membara! Begini Kondisi Terkini Kebakaran Hutan di Jalur Gunung Rinjani

Bali | Minggu, 27 September 2026 | 15:22 WIB

HP di Selokan Ungkap Misteri Kerangka Manusia di Kebun Tebu Boalemo, Diduga Korban Pembunuhan

HP di Selokan Ungkap Misteri Kerangka Manusia di Kebun Tebu Boalemo, Diduga Korban Pembunuhan

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 15:15 WIB

3 Day Cream dengan Kolagen Terbaik untuk Jaga Kelembapan dan Cegah Keriput

3 Day Cream dengan Kolagen Terbaik untuk Jaga Kelembapan dan Cegah Keriput

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 15:13 WIB

Terminal Kalipucang Pangandaran Memprihatinkan, Atap dan Plafon Rusak

Terminal Kalipucang Pangandaran Memprihatinkan, Atap dan Plafon Rusak

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 15:10 WIB

Makin Marak Kejahatan Siber Sektor Keuangan, Apa Kata OJK?

Makin Marak Kejahatan Siber Sektor Keuangan, Apa Kata OJK?

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 15:09 WIB

Visual Apik vs Plot Padat: Menimbang Film Thriller 'The Vvaan', Worth It Ditonton?

Visual Apik vs Plot Padat: Menimbang Film Thriller 'The Vvaan', Worth It Ditonton?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 15:07 WIB

5 Cara Menjaga Dapur Tetap Bersih dan Rapi, Bisa Dilakukan Setiap Hari

5 Cara Menjaga Dapur Tetap Bersih dan Rapi, Bisa Dilakukan Setiap Hari

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 15:04 WIB

Dispenser Galon Bawah Berapa Watt? Ini 5 Rekomendasi yang Murah dan Hemat Listrik

Dispenser Galon Bawah Berapa Watt? Ini 5 Rekomendasi yang Murah dan Hemat Listrik

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 15:00 WIB

Lihat Sawah Kekeringan, Dody Murka pada Bawahan: Serius Kawal Swasembada Pangan

Lihat Sawah Kekeringan, Dody Murka pada Bawahan: Serius Kawal Swasembada Pangan

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 15:00 WIB

×