Cara Kerja Polygraph yang Dipakai Polisi Buat Interogasi Ferdy Sambo, Efektif Tidak?

Farah Nabilla

Selasa, 06 September 2022 | 19:36 WIB
Cara Kerja Polygraph yang Dipakai Polisi Buat Interogasi Ferdy Sambo, Efektif Tidak?
Potret Sambo dan Istri, Ilustrasi lie detector [Suara.com/Alfian Winnato]/ [Shutterstock]

Suara.com - Tim khusus (Timsus) bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akan memeriksa kembali para tersangka pembunuhan Brigadir J yakni Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, dan sederet tersangka lainnya.

Berbeda dengan pemeriksaan sebelumnya, Timsus mengeluarkan 'Kartu As' agar Ferdy cs. tak mampu membohongi para tim penyidik yakni sebuah alat bernama Polygraph atau alat deteksi kebohongan.

"Itu namanya uji polygraph, untuk menentukan tingkat kejujuran subjek dalam memberikan keterangan," ujar Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi memperkenalkan alat polygraph pada Selasa (6/9/2022).

Pemeriksaan tersebut telah berjalan dari Senin (5/9/2022) hingga Rabu (7/9/2022) besok.

Lantas, bagaimana cara kerja polygraph yang dipakai untuk memeriksa Sambo dan deretan tersangka pembunuhan Brigadir J lainnya?

Berikut penjelasan selengkapnya.

Mendeteksi beberapa indikator kebohongan

Mengutip penjelasan laman How Stuff Works, kata 'poly' dalam polygraph berarti banyak. Sebab, alat polygraph mendeteksi beberapa indikator fisiologis yang menunjukkan apakah seseorang berkata jujur atau tidak.

Saat tes polygraph berlansung, tim interogasi memberi beberapa pertanyaan kepada subjek dan kemudian alat tersebut menunjukkan kondisi tubuh si subjek saat menjawab pertanyaan.

baca juga

Adapun saat seseorang berbohong, maka terjadi beberapa perubahan pada tubuhnya yang dideteksi menggunakan alat tersebut.

Indikator fisiologis tersebut mencakup:

  • Rerata bernafas dalam satu satuan waktu,
  • Detak jantung,
  • Tekanan darah,
  • Proses perspirasi.

Beberapa alat polygraph juga mendeteksi tanda-tanda lainnya seperti gerakan tangan dan kaki yang terjadi secara bawah sadar dan tiba-tiba.

Petugas profesional yang terlatih dapat membaca tes polygraph dengan akurat. Pasalnya, data polygraph masih merupakan data mentah yang menunjukkan beberapa indikator tersebut dan perlu dianalisis lebih lanjut.

Debat mengenai efektivitas tes polygraph

Kembali mengutip laman How Stuff Works, tingkat efektivitas tes polygraph berkisar pada angka 87 persen. Tak lupa, orang yang jujur juga bisa menunjukkan perubahan fisiologis yang drastis ketika memang dirinya sedang gugup.

Sehingga, kadang tes polygraph tidak valid dan tidak dipertimbangkan dalam proses pengadilan.

Tak lupa, seorang pembohong yang handal bisa mengelabui alat tersebut. Berdasarkan laporan  National Research Council, ada beberapa kemungkinan bahwa seorang dapat mengelabui alat polygraph.

Hal ini terjadi pada contoh kasus seorang agen CIA yang membelot ke KGB yakni Aldrich Ames. Ia dilatih oleh atasannya di Soviet untuk mengelabui tes polygraph.

Bahkan, caranya cukup sederhana yakni memperoleh tidur yang cukup pada malam hari sebelum pemeriksaan. Selain itu, ia sering beramah-tamah dengan tim pemeriksa sehingga tak muncul rasa gugup sekalipun saat ia membohongi mereka.

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Poin Penting Kesaksian Susi dan Versi Anggota DPR, Apakah sang ART Benar-Benar Tahu Adanya Perkosaan atau

4 Poin Penting Kesaksian Susi dan Versi Anggota DPR, Apakah sang ART Benar-Benar Tahu Adanya Perkosaan atau

Bandung | Selasa, 06 September 2022 | 19:15 WIB

Alat Lie Detector yang Dipakai di Kasus Ferdy Sambo, Akurat Kah?

Alat Lie Detector yang Dipakai di Kasus Ferdy Sambo, Akurat Kah?

Selebtek | Selasa, 06 September 2022 | 19:01 WIB

Ahli Tanggapi Uji Pendeteksi Kebohongan yang Dipasang kepada Ferdy Sambo: Pembohong Ulung Bisa Lolos

Ahli Tanggapi Uji Pendeteksi Kebohongan yang Dipasang kepada Ferdy Sambo: Pembohong Ulung Bisa Lolos

Depok | Selasa, 06 September 2022 | 18:55 WIB

Viral Ferdy Sambo Dihujat Teman Sekampung karena Bunuh Brigadir J: Sulawesi Ternodai

Viral Ferdy Sambo Dihujat Teman Sekampung karena Bunuh Brigadir J: Sulawesi Ternodai

Depok | Selasa, 06 September 2022 | 18:45 WIB

4 Hal Mengerikan Diungkap Wanita Bernama Susi, Sebut Keluarga Ferdy Sambo Sadis, Penyiksaan di Ruang Rahasia hingga Perut Dibelah

4 Hal Mengerikan Diungkap Wanita Bernama Susi, Sebut Keluarga Ferdy Sambo Sadis, Penyiksaan di Ruang Rahasia hingga Perut Dibelah

Bandung | Selasa, 06 September 2022 | 18:37 WIB

Video Viral Ferdy Sambo Dihujat Teman Sekampung Gara-gara Kasus Pembunuhan Brigadir J Bikin Heboh

Video Viral Ferdy Sambo Dihujat Teman Sekampung Gara-gara Kasus Pembunuhan Brigadir J Bikin Heboh

Surakarta | Selasa, 06 September 2022 | 18:26 WIB

Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Jalani Tes Poligraf Untuk Deteksi Kebohongan, Ahli: Pembohong Ulung Bisa Lolos

Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Jalani Tes Poligraf Untuk Deteksi Kebohongan, Ahli: Pembohong Ulung Bisa Lolos

Lifestyle | Selasa, 06 September 2022 | 18:10 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×