Studi: Waktu Makan Tidak Berdampak pada Penurunan Berat Badan

Yasinta Rahmawati Suara.Com
Kamis, 22 September 2022 | 07:30 WIB
Studi: Waktu Makan Tidak Berdampak pada Penurunan Berat Badan
Ilustrasi perempuan obesitas. [Shutterstock]

Suara.com - Ketika berbicara tentang penurunan berat badan, ada banyak informasi tentang diet dan trik untuk membakar lemak. Salah satunya adalah dengan makan lebih banyak di awal hari dan menghindari makan malam.

Tetapi sebuah penelitian baru-baru ini telah membantah metode ini dan mengungkapkan bahwa itu tidak akan membantu seseorang menghilangkan lemak.

Melansir dari Mirror, para peneliti di University of Aberdeen menemukan bahwa waktu makan sebenarnya tidak berdampak pada penurunan berat badan, dan metabolisme membakar banyak kalori di malam hari seperti halnya di pagi hari.

Diet 16 pria dan 14 wanita dikontrol selama periode empat minggu, sebagai bagian dari penelitian yang dilakukan. Para peneliti mengamati apakah berat badan mereka dipengaruhi oleh waktu di mana mereka makan paling banyak kalori.

Setiap peserta diberi diet sehat yang sama tetapi setengahnya dibuat untuk makan sebagian besar kalori di pagi hari, dan setengahnya lagi pada waktu makan malam.

Setelah periode dua minggu mereka bertukar. Jadi orang yang makan sebagian besar kalori mereka di penghujung hari sekarang memakannya di pagi hari, dan sebaliknya.

Ilustrasi obesitas - Kebiasaan Sepele yang Bikin Gemuk. (Pexels)
Ilustrasi obesitas - Kebiasaan Sepele yang Bikin Gemuk. (Pexels)

Hasilnya menemukan bahwa waktu orang makan sebagian besar kalori mereka tidak berdampak pada jumlah berat badan yang hilang.

Semua peserta kehilangan jumlah berat yang sama selama masing-masing dari empat minggu, yang menunjukkan bahwa mereka membakar jumlah energi yang sama di pagi hari seperti yang mereka lakukan di malam hari.

Tapi Profesor Alexandra Johnstone, penulis utama studi tersebut, mengatakan bahwa peserta "merasa puas sepanjang hari" ketika mereka sarapan lebih banyak, dan nafsu makan mereka "lebih terkontrol".

Baca Juga: Manfaat yang akan Kamu Dapatkan dari Donor Darah

Jadi meski tidak ada hubungannya dengan waktu makan, penelitian tersebut menyoroti satu manfaat dari makan lebih banyak di pagi hari, yakni seseorang cenderung tidak ngemil karena tidak terlalu lapar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI