Krisis Iklim di Depan Mata, Ini Pentingnya Mahasiswa Memahami Transisi Energi

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 22 September 2022 | 11:10 WIB
Krisis Iklim di Depan Mata, Ini Pentingnya Mahasiswa Memahami Transisi Energi
Ilustrasi mahasiswa (Pexels.com/George Pak )

Suara.com - Krisis iklim menjadi perbincangan yang banyak didiskusikan dalam beberapa waktu belakangan. Kondisi tersebut membuat masyarakat mau tidak mau mesti beralhir melakukan transisi energi dari fosil ke yang terbarukan.

Topik tersebut yang juga dibahas dalam ICONETSI atau International Conference on Engineering and Information Technology for Sustainable Industry 2022 yang diadakan oleh Swiss German University. Dalam konferensi bertema, “Innovation and Technology for Resilient and Sustainable Industry” Coordinator of Sustainable Energy and Environment Swiss German University (SGU), Evita Legowo mengatakan bahwa pemahaman terkait transisi energi perlu dimiliki oleh mahasiswa.

"Sebagai orang energi, saat ini dengan kondisi Rusia menyerang Ukraina kita merasakan dampaknya dan itu karena Rusia yang menyuplai gas ke Eropa. Oleh karena itu transformasi energi penting," kata Evita.

Yosman Bustaman selaku Dean Faculty of Business and Communication -  MBA at Swiss German University. (Dok: Istimewa)
Yosman Bustaman selaku Dean Faculty of Business and Communication - MBA at Swiss German University. (Dok: Istimewa)

Ia mengatakan bahwa penting bagi mahasiswa dan peneliti untuk mencari solusi untuk mencari energi baru terbarukan. Konferensi yang digelar tersebut, menurut Evita penting mendorong bagi para para enginer mencari solusi energi yang lebih terbarukan.

"Jadi isu ini bukan hanya penting, karena begini, transisi energi, selama ini kita berbicara energi fosil, bahwa itu tidak renewable haru berani energi lebih baru yang renewable," kata dia.

"Penting bagi anak muda saat ini artinya kita harus mempersiapkan tenaga ahli di bidang energi, karena tidak ada negara yang butuh energi, bahwa mahasiswa anak anak muda, menggantikan kami-kami, dan menggantikan energi baru dan terbarukan."

Sementara itu, Dean Faculty of Business and Communication - MBA at Swiss German University, Yosman Bustaman mengatakan bahwa melihat kondisi krisis energi, memperlihatkan ketergantungan banyak negara terhada energi fosil.

"Makanya sekarang kita para mahasiswa, memberikan kontribusi mereka menciptakan inovasi terbaru, tapi terhadap teknologi, inovasi itu juga berasal dari mahasiswa teknologi baru untuk mencari solusi energi baru terbarukan," kata dia.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nadiem Berbagi Pengalaman dengan Mahasiswa Indonesia di Boston

Nadiem Berbagi Pengalaman dengan Mahasiswa Indonesia di Boston

Metro | Rabu, 21 September 2022 | 19:48 WIB

Mahasiswa Wajib Tahu, 4 Tips Mengatasi Dosen Killer

Mahasiswa Wajib Tahu, 4 Tips Mengatasi Dosen Killer

Your Say | Rabu, 21 September 2022 | 19:39 WIB

Tampil di Televisi, Rina Mahasiswi UHO yang Viral bilang 'Tidak Boleh Minder'

Tampil di Televisi, Rina Mahasiswi UHO yang Viral bilang 'Tidak Boleh Minder'

Poptren | Rabu, 21 September 2022 | 12:36 WIB

Terkini

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:40 WIB

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 21:34 WIB

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:32 WIB

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:26 WIB

6 Rekomendasi Vitamin Terbaik untuk Daya Tahan Tubuh, Biar Nggak Gampang Drop!

6 Rekomendasi Vitamin Terbaik untuk Daya Tahan Tubuh, Biar Nggak Gampang Drop!

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 21:23 WIB

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:11 WIB

KPU Bantah Syarat Pendidikan Gibran Cacat Hukum

KPU Bantah Syarat Pendidikan Gibran Cacat Hukum

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:09 WIB

Laba Operasional BABY Meledak 271%, Integrasi MTI-EGI Baru 56%

Laba Operasional BABY Meledak 271%, Integrasi MTI-EGI Baru 56%

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 21:05 WIB

Ombudsman Temukan Bangunan Khusus di Lapas Cibinong, Fasilitas Disebut seperti Apartemen

Ombudsman Temukan Bangunan Khusus di Lapas Cibinong, Fasilitas Disebut seperti Apartemen

Video | Rabu, 23 September 2026 | 21:05 WIB

Gugatan Soal Ijazah Gibran ke MK Disebut Masuk Kategori Permohonan Pemakzulan

Gugatan Soal Ijazah Gibran ke MK Disebut Masuk Kategori Permohonan Pemakzulan

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:01 WIB

×