Menerapkan Pola Asuh Tiger Parenting? Awas Bisa Bahaya untuk Psikologis Anak

Yasinta Rahmawati

Rabu, 28 September 2022 | 17:00 WIB
Menerapkan Pola Asuh Tiger Parenting? Awas Bisa Bahaya untuk Psikologis Anak
Ilustrasi Tiger Parenting. (Photo by Kelly Sikkema on Unsplash)

Suara.com - Jika Anda melihat pola asuh pada era kekinian, terdapat banyak sekali metode yang digunakan dan kemudian diterapkan. Salah satunya disebut dengan istilah Tiger Parenting. Tiger Parenting adalah istilah yang digunakan untuk merujuk pada satu jenis pola asuh, di mana orang tua menggunakan otoritasnya untuk mengikuti dan mencapai harapan mereka.

Mengenal Tiger Parenting Lebih Dalam

Istilah ini sebenarnya cukup jelas menggambarkan pola asuh yang diterapkan. Tiger Parenting akan membuat orangtua menekankan nilai tertentu pada anak-anaknya, dengan memanfaatkan otoritas di dalam peran yang dilakukan.

Ekspektasi dan harapan yang dimiliki orangtua kemudian harus dilaksanakan oleh anak-anaknya, karena orang tua menganggap bahwa mereka lebih mengetahui apa yang baik dan tidak baik untuk anak-anaknya di masa depan.

Disiplin, ketat, dan tidak jarang keras, menjadi karakter utama dari metode asuh ini. Tentu, besar harapan orang tua agar anak tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan kuat, percaya diri, dan sukses di setiap fase kehidupannya.

Ilustrasi orang tua memarahi anak (freepik.com/peoplecreations)
Ilustrasi tiger parenting. (freepik.com/peoplecreations)

Kenali Cirinya

Pada banyak kasus, orang tua bahkan tidak menyadari bahwa mereka menggunakan metode asuh ini. Maka untuk membantu Anda memahaminya, cimak ciri-ciri Tiger Parenting berikut.

  • Tidak mengizinkan bermain dengan teman-temannya dalam waktu yang terlalu lama
  • Lebih peduli pada standar yang ditetapkan orang tua dan ingin anak jadi yang terbaik dalam versinya
  • Anak takut bercerita pada orang tua, sebab dihantui kemarahan orang tua saat cerita tersebut tidak disukai.
  • Dalam pengasuhan, dikedepankan aturan alih-alih upaya membuat anak bahagia
  • Orang tua berhadap anak selalu mendapat nilai terbaik dari semua ujiannya, dan ada hukuman jika gagal
  • Orientasi pada hasil atau capaian, bukan pada proses
  • Kepedulian dititikberatkan pada harga diri orang tua, alih-alih kemampuan anak
  • Orang tua cenderung kurang percaya pada anak di banyak hal
  • Adanya rutinitas anak yang kaku

Dengan penerapan pola asuh yang terbilang kaku ini, ada dampak yang akan diterima oleh anak dalam waktu yang lama.

Dampaknya pada Anak

baca juga

Dampak yang diterima tentu terbagi menjadi dampak positif dan negatif.

  1. Pertama, anak memiliki disiplin yang tinggi dan menjadi pribadi yang sangat tepat waktu. Namun ini bisa jadi hasil dari ketakutan akan hukuman yang diberikan jika ia tidak melakukan apa yang diperintahkan.
  2. Kedua, anak merasa tertekan. Atas semua harapan dan tuntutan yang diberikan, anak merasa tertekan dan kurang bisa berkembang. Ia senantiasa dihantui rasa takut jika melakukan kesalahan.
  3. Ketiga, tidak mau mencoba hal baru. Hal ini dipicu oleh rasa takut membuat kesalahan karena ini berarti akan ada hukuman yang diterima.
  4. Keempat, kreativitas anak menjadi kurang berkembang. Hal ini karena tidak adanya ruang untuk mengekspresikan apa yang ia rasakan, apa yang ia pikirkan, di lingkungan terkecilnya.

Itu tadi sedikit penjelasan mengenai Tiger Parenting yang bisa diberikan. Semoga menjadi artikel yang berguna.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berpacaran dengan Anak di Bawah Umur, Kriss Hatta Dikecam KPAI

Berpacaran dengan Anak di Bawah Umur, Kriss Hatta Dikecam KPAI

Ranah | Rabu, 28 September 2022 | 14:38 WIB

Ibu dan Anak di Kuansing Tewas Mengenaskan Diduga Dibunuh, Polisi Temukan Kapak

Ibu dan Anak di Kuansing Tewas Mengenaskan Diduga Dibunuh, Polisi Temukan Kapak

Riau | Rabu, 28 September 2022 | 14:04 WIB

Memahami Apa Itu Child Grooming dan 7 Tahapannya

Memahami Apa Itu Child Grooming dan 7 Tahapannya

Lifestyle | Rabu, 28 September 2022 | 14:02 WIB

Terkini

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:28 WIB

×