Serupa Tapi Tak Sama, Ini Beda Batik dengan Kain Bermotif Batik

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Senin, 03 Oktober 2022 | 05:50 WIB
Serupa Tapi Tak Sama, Ini Beda Batik dengan Kain Bermotif Batik
Ilustrasi Batik (pixabay.com)

Suara.com - Hari Batik Nasional dirayakan setiap tanggal 2 Oktober. Sayangnya, banyak yang belum tahu perbedaan batik printing atau kain bermotif batik dengan batik yang sebenarnya.

Hal itu berpotensi membuat banyak orang menganggap semua pakaian yang bermotif batik adalah batik, padahal anggapan itu keliru.

UNESCO bahkan mengakui batik sebagai warisan budaya dunia dari Indonesia berupa proses membatiknya, bukan kain motif batik.

Ilustrasi batik tulis (Dok. Garuda Kencana Batik)
Ilustrasi batik tulis (Dok. Garuda Kencana Batik)

Hal ini dikatakan Pengrajin Batik sekaligus Founder Batik Trusmi, Sally Giovani bahwa batik adalah proses pembuatan motif batik atau menggambar di kain menggunakan teknik batik tulis atau batik cap.

"Kalau batik itu kain putih dengan pakai lilin panas, diproses pewarnaannya handmade gitu kan, itu baru batik," ungkap Sally beberapa waktu lalu di Intercontinental Pondok Indah, Jakarta Selatan, Kamis (1/10/2022).

Proses membatik inilah yang membedakan dengan kain motif batik atau masyarakat umum menyebutnya dengan batik printing, yang sebenarnya bukanlah batik.

"Kalau printing itu sebenarnya bukan batik, karena nggak ada proses penulisan lilin di kainnya. Jadi itu hanya tekstil yang bermotif, jadi prosesnya kain diproses (pakai mesin), ya udah jadi gitu," paparnya.

Pernyataan ini juga dibenarkan Pecanting Batik dari Rumah Batik Palbatu, Tebet, Jakarta Selatan, Erina.

Ia mengatakan apapun motif atau gambarnya, selama proses membuatnya atau menggambarnya menggunakan canting atau cap batik menggunakan malam lilin maka bisa disebut batik.

baca juga

Setelahnya gambar atau motif tersebut diwarnai menggunakan pewarna alami, lalu direbus, dikeringkan, bilas atau dicuci kembali hingga siap pakai, itulah proses membatik dan kain itu disebut kain batik.

"Jadi nggak bisa cepat, makanya sebuah kain batik tulis (menggambarnya pakai canting) dengan panjang dua meter itu paling cepat diselesaikan dalam waktu satu bulan."

"Tapi kalau motifnya lebih rumit biasanya butuh waktu dua bulan," jelas Erina di acara Pesona Batik Nusantara di Grand Metropolitan Bekasi, Jawa Barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Batik Specta Nusantara Jadi Momentum Hendi Tingkatkan Belanja Produk Indonesia

Batik Specta Nusantara Jadi Momentum Hendi Tingkatkan Belanja Produk Indonesia

News | Minggu, 02 Oktober 2022 | 21:21 WIB

5 Potret Trendy Artis Muda Pakai Batik Motif Mega Mendung: Marsha Aruan-El Rumi Kembaran!

5 Potret Trendy Artis Muda Pakai Batik Motif Mega Mendung: Marsha Aruan-El Rumi Kembaran!

Lifestyle | Minggu, 02 Oktober 2022 | 19:25 WIB

Pupuk Indonesia Dukung Mitra Binaan Batik Go Online dan Go Global

Pupuk Indonesia Dukung Mitra Binaan Batik Go Online dan Go Global

Bisnis | Minggu, 02 Oktober 2022 | 18:48 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×