Kembali Dilaksanakan Offline, IdeaFest 2022 Jadi Wadah Komunitas Industri Kreatif Untuk Saling Terhubung

M. Reza Sulaiman | Fajar Ramadhan
Kembali Dilaksanakan Offline, IdeaFest 2022 Jadi Wadah Komunitas Industri Kreatif Untuk Saling Terhubung
ilustrasi industri kreatif (freepik)

Festival industri kreatif IdeaFest, kembali hadir untuk menjadi tempat untuk para komunitas berbagi wawasan dan ide kreatif satu sama lain.

Suara.com - Setelah dua tahun dilaksanakan secara online, IdeaFest kembali hadir secara offline tahun ini. Festival industri kreatif satu ini, kembali hadir untuk menjadi tempat untuk para komunitas berbagi wawasan dan ide kreatif satu sama lain.

Ide-ide kreatif menjadi satu hal yang memiliki peran besar dalam membuat perubahan di masa depan, khususnya di industri kreatif. Oleh sebab itu, ide kreatif tidak bisa diabaikan begitu saja tanpa adanya wadah untuk menyalurkan hal tersebut.

Mengusung tema Reality Re:defined, IdeaFest 2022 ini akan dibuat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Co-Chairman IdeaFest 2022, Ben Soebiakto mengatakan, festival industri kreatif satu ini lebih fokus menjangkau berbagai komunitas sehingga bisa terhubung satu sama lain.

Festival industri kreatif IdeaFest 2022 kembali digelar offline. (Dok. Fajar/Suara.com)
Festival industri kreatif IdeaFest 2022 kembali digelar offline. (Dok. Fajar/Suara.com)

Dengan target 25.000 orang, Ben menjelaskan, acara ini diharapkan dapat membuat komunitas menunjukkan warna dan ciri khasnya sesuai bidangnya. Tidak hanya itu, acara ini juga diharapkan dapat menginspirasi masyarakat bangkit setelah pandemi Covid-19.

Baca Juga: Segera Diresmikan, Sumedang bakal Punya Gedung UMKM dan Industri Kreatif di Jatinangor

“IdeaFest tahun ini lebih fokus kepada komunitasnya. Ini akan membuat warna komunitas muncul gitu dan berharap bisa menginspirasi masyarakat serta bangkit kembali setelah pandemi,” ucap Ben dalam konferensi pers IdeaFest2022, Rabu (5/10/2022).

Dalam festival ini nantinya juga ada berbagai program yang dibuat oleh komunitas sesuai bidangnya di antaranya Utopia (Utopia Blok:verse), Majelis Lucu Indonesia (Lucu Fest), Manual (Manual Food Market), Double Deer Group (Litter by Litter), dan lain-lain.

Ben mengungkapkan, adanya program-program dengan berbagai bidang tersebut dapat membuat pengunjung bisa mendalami hal-hal yang disukainya. Tidak hanya itu, ia menambahkan, pengunjung diharapkan juga bisa bergabung dengan komunitas-komunitas yang ada tersebut sehingga ada sesuatu yang dihasilkan.

“Selain mereka hadir bisa terinspirasi buat perusahaan atau apa, dengan adanya community ini diharapkan kalau mereka tertarik di satu bidang misalnya komedi, atau desain, mereka bisa join gitu sama community yang ada,” jelas Ben.

Untuk IdeaFest 2022 akan diselenggarakan pada 24-27 November 2022 mendatang di Jakarta Convention Center. Nantinya juga akan ada konferensi pers, acara musik, talk show, dan lain-lain yang akan hadir dalam festival ini.

Baca Juga: Huion Luncurkan Pen Display Beresolusi 2.5K, Sasar Industri Kreatif