Apa Itu Medical Gaslighting dan Bagaimana Ciri-cirinya?

Arendya Nariswari

Sabtu, 08 Oktober 2022 | 07:00 WIB
Apa Itu Medical Gaslighting dan Bagaimana Ciri-cirinya?
Photo by cottonbro: https://www.pexels.com/photo/man-in-white-dress-shirt-sitting-at-the-table-7578803/

Suara.com - Baru-baru ini, istilah medical gaslighting banyak digunakan di media sosial ketika seseorang yang meminta bantuan pada pihak kesehatan professional justru disudutkan. Tentu saja jika ini terjadi, pasien mungkin akan merasa trauma dan penyedia layanan kesehatan mendapatkan citra yang buruk.

Apa itu medical gaslighting?

Dilansir dari laman Insider,medical gashlighting adalah kondisi di mana seorang petugas kesehatan mengabaikan kekhawatiran atau gejala yang dialami pasien dan memilih untuk menyalahkan faktor psikologis.

Seseorang yang datang ke dokter pada dasarnya berharap untuk mendapatkan kenyamanan, didengar, dan mendapatkan perawatan sesuai keluhan mereka. Namun sayangnya, itu bisa saja justru sebaliknya.

Permasalahan ini kerap kali terjadi pada kalangan terpinggirkan, termasuk perempuan. Pembahasan medical gaslighting banyak yang mengarah pada masalah reproduksi dan obesitas.

Tidak hanya berakibat pada salah diagnosis, medical gaslighting juga mungkin mempengaruhi kondisi emosional pasien.

Ciri-ciri medical gaslighting

Berikut ciri-ciri medical gaslighting, jika Anda mengalaminya jangan ragu untuk coba melawan atau ajak dokter tersebut berdiskusi.

1. Memotong pembicaraan

baca juga

Tanda-tanda medical gaslighting yang paling terlihat adalah ketika seorang dokter menyela Anda selama menyampaikan keluhan. Hal ini akan membuat Anda kesulitan menyampaikan maksud Anda mencari perawatan di sana.

Dr Alyssa Burgart, seorang ahli etika dokter di Stanford Center for Biomedical Ethics Stanford University menjelaskan bahwa seorang dokter yang menyela pasien juga menandakan bahwa waktu mereka lebih berharga daripada menangani pasien.

2. Menyalahkan perasaan pasien

Ketika seorang dokter meragukan keluhan pasiennya atau menganggapnya sebagai aduan yang mengada-ada saja, ini berarti bahwa mereka telah melakukan medical gaslighting.

Hal ini salah satunya paling umum menimpa wanita yang tengah mengeluhkan tentang kondisi reproduksinya. Seorang penyedia layanan kesehatan yang menyalahkan kondisi mental alih-alih melakukan pengujian lebih lanjut pada kondisi fisik sering kali melakukan hal tersebut.

3. Enggan mendiskusikan gejala lebih lanjut

Normalnya, seorang dokter akan bertanya lebih lanjut mengenai kondisi Anda, terutama setelah Anda menyampaikan kondisi dasar tubuh Anda. Namun, ketika mereka menolak untuk membahasnya lebih lanjut, ini menandakan bahwa keluhan Anda tidak penting.

Keengganan berdiskusi dua arah ini bisa menimbulkan kesalahan diagnosis yang membahayakan.

4. Membiarkan bias mempengaruhi diagnosis

Dokter sejatinya berlaku adil pada setiap pasiennya, tidak peduli usia atau gender. Sayangnya, sejumlah penelitian membuktikan bahwa keterlambatan diagnosis mungkin diberikan pada orang dengan bias tertentu.

Jadi, jangan pernah mengiyakan begitu saja diagnosis dokter yang membeda-bedakan gender, ras, atau lainnya.

5. Pemilihan obat atau perawatan yang tidak kolaboratif

Ciri-ciri gaslighting selanjutnya adalah ketika dokter tidak mempertimbangkan pendapat pasiennya.

Mereka mungkin tidak memberikan opsi perawatan atau jenis obat ketika sebenarnya itu ada dan memilih untuk langsung memutuskannya sendiri.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

10 Potret Lesti Kejora Menangis Mendengar Lagu KDRT, Diduga Kirim Sinyal Perbuatan Kasar yang Dilakukan Rizky Billar

10 Potret Lesti Kejora Menangis Mendengar Lagu KDRT, Diduga Kirim Sinyal Perbuatan Kasar yang Dilakukan Rizky Billar

Entertainment | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 17:00 WIB

Ada Siswa MTsN 19 yang Saksikan Peristiwa Traumatis, KPAI Minta Pemprov DKI Jakarta Lakukan Ini

Ada Siswa MTsN 19 yang Saksikan Peristiwa Traumatis, KPAI Minta Pemprov DKI Jakarta Lakukan Ini

Bekaci | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 16:18 WIB

Jerawat Mengganggu Penampilan, Dokter Kulit Bagikan Cara Eksfoliasi Kulit yang Benar

Jerawat Mengganggu Penampilan, Dokter Kulit Bagikan Cara Eksfoliasi Kulit yang Benar

Lifestyle | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 13:29 WIB

Terkini

Manajer Kopdes Digaji Rp8,3 Juta, Setara Profesi Software Engineer di Jakarta

Manajer Kopdes Digaji Rp8,3 Juta, Setara Profesi Software Engineer di Jakarta

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 18:06 WIB

Pegawai SPPG Hendak Kerja Dini Hari, Dibegal di Jembatan Musi VI Palembang

Pegawai SPPG Hendak Kerja Dini Hari, Dibegal di Jembatan Musi VI Palembang

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 18:04 WIB

Novel Zero Byte: Ketika Deadline Skripsi dan Perjodohan Datang Bersamaan

Novel Zero Byte: Ketika Deadline Skripsi dan Perjodohan Datang Bersamaan

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 18:00 WIB

Pembahasan Revisi UU Pemilu Dimulai, Komisi II DPR Umumkan Pembentukan Panja

Pembahasan Revisi UU Pemilu Dimulai, Komisi II DPR Umumkan Pembentukan Panja

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:59 WIB

Ombudsman Sebut Polemik Lapas Cibinong Puncak Gunung Es, Minta Pembenahan Sistemik

Ombudsman Sebut Polemik Lapas Cibinong Puncak Gunung Es, Minta Pembenahan Sistemik

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:56 WIB

Cabai, Jengkol, Ayam Kompak Naik! Pedagang Warteg: Omzet Turun, Rp700 Ribu Habis Buat Sayur

Cabai, Jengkol, Ayam Kompak Naik! Pedagang Warteg: Omzet Turun, Rp700 Ribu Habis Buat Sayur

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:55 WIB

Praperadilan Ditolak! Status Tersangka Silmy Karim di Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Sah

Praperadilan Ditolak! Status Tersangka Silmy Karim di Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Sah

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:53 WIB

Plot Twist Mengejutkan di 'The Handmaiden', Ketika Cinta Sesama Jenis Jadi Simbol Perlawanan

Plot Twist Mengejutkan di 'The Handmaiden', Ketika Cinta Sesama Jenis Jadi Simbol Perlawanan

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 17:52 WIB

Tak Hanya Nakhoda, Pemilik Kapal KM Virgo Transport 8 Bisa Dijerat Pidana

Tak Hanya Nakhoda, Pemilik Kapal KM Virgo Transport 8 Bisa Dijerat Pidana

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:52 WIB

Lapas Over Kapasitas, BRIN Kembangkan Alat Deteksi Murah hingga Kajian Rehabilitasi Narkoba

Lapas Over Kapasitas, BRIN Kembangkan Alat Deteksi Murah hingga Kajian Rehabilitasi Narkoba

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:51 WIB

×