Hubungan Toxic: Ini 5 Tanda Anda Jadi Korban Gaslighting, Rela Dikasarin Pasangan!

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 21 Oktober 2022 | 09:55 WIB
Hubungan Toxic: Ini 5 Tanda Anda Jadi Korban Gaslighting, Rela Dikasarin Pasangan!
Ilustrasi Pasangan KDRT (Pexels/Mart Produstion)

Suara.com - Saat menjalin hubungan asmara, perlu waspada dengan tindakan gaslighting berupa kekerasan fisik atau pelecehan emosional yang dilakukan pasangan, termasuk bisa memicu kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT.

Tujuan gaslighting dilakukan dengan tujuan pelaku ingin memegang kendali pada korban, sehingga korban akan selalu mempertanyakan cara berpikir mereka.

Hasilnya korban jadi sulit meninggalkan hubungan toxic atau hubungan yang kasar, meskipun sudah dipukuli hingga disakiti secara emosional.

Berikut ini tanda Anda mengalami gaslighting oleh pasangan yang wajib diwaspadai, mengutip Insider, Kamis (20/10/2022).

1. Menyangkal Dapat Perlakuan Kasar

Ilustrasi pasangan bertengkar (Pexels.com/Polina Zimmerman)
Ilustrasi pasangan bertengkar (Pexels.com/Polina Zimmerman)

Gaslighting kerap menyebabkan korban meragukan diri sendiri, bahkan saat dikasari dan menyangkal kejadian itu tidak pernah dialami.

"Korban mulai mempertanyakan naluri mereka, dan semakin bergantung pada 'simulasi' yang dibuat oleh pelaku, sehingga merasa terus bergantung pada pelaku," ujar Psikoterapis Pernikahan dan Keluarga, Tina B. Tessina.

2. Minta Maaf karena Tidak Sengaja

Korban gaslighting cenderung sulit untuk keluar dari hubungan toxic yang kasar, karena pelaku  sangat manipulatif hingga kerap mengaku tidak sengaja bertindak kasar, meminta maaf bahkan hingga menampilkan mimik menyesal.

baca juga

Cara seperti ini dilakukan dengan tujuan korban menyalahkan diri sendiri, dan membebankan tanggung jawab kepada pasangannya.

3. Merasa Bersalah dan Bodoh

Jika melakukan gaslighting, korban akan merasa bodoh dan salah menafsirkan hubungan kasar sebagai hubungan yang normal.

Hasilnya korban merasa jadi seperti orang yang jahat, saat berusaha melaporkan atau memutuskan hubungan dengan pelaku.

4. Cinta Selalu Jadi Alasan

Hanya karena alasan cinta, banyak orang rela dikekang, dibatasi, bahkan dipukul atau dikasari jika tidak sesuai harapan maupun keinginan pasangan.

Hasilnya korban merasa jika menolak perilaku kasar dianggap tidak cinta, dan menganggap apa yang dilakukan pelaku demi kebaikan korban maupun hubungan itu sendiri.

5. Dianggap Terlalu Sensitif

Hubungan yang baik seharusnya bisa saling berbagi dan menerima masukan hingga akhirnya sama-sama bertumbuh.

Tapi jika pasangan sampaikan kritik karena perilaku kasar pasangan malah dianggap sensitif. Padahal perilaku ini dibuat agar korban tidak percaya diri, hingga selalu bertahan dalam hubungan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Ciri Pasangan yang Berpotensi KDRT, Apakah Harus Ditinggalkan?

5 Ciri Pasangan yang Berpotensi KDRT, Apakah Harus Ditinggalkan?

Your Say | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 08:11 WIB

Partai Demokrat: Anies-AHY bisa Dwi Tunggal dalam Pemerintahan

Partai Demokrat: Anies-AHY bisa Dwi Tunggal dalam Pemerintahan

Serang | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 02:09 WIB

Terpopuler: Anne Ratna Mustika Bicara Soal Pasangan Serasi, Longsor dan Banjir Sampah di TPA Cipayung Depok

Terpopuler: Anne Ratna Mustika Bicara Soal Pasangan Serasi, Longsor dan Banjir Sampah di TPA Cipayung Depok

Bogor | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 06:00 WIB

Terkini

Bocoran Xiaomi 18 Versi Standar Baru, Siap Meluncur Desember Nanti!

Bocoran Xiaomi 18 Versi Standar Baru, Siap Meluncur Desember Nanti!

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:21 WIB

Kado Merdeka di Balik Jeruji: 718 Napi Lapas Bandar Lampung Dapat Remisi, Satu Orang Langsung Pulang

Kado Merdeka di Balik Jeruji: 718 Napi Lapas Bandar Lampung Dapat Remisi, Satu Orang Langsung Pulang

Lampung | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:18 WIB

6 Cara Membaca Birth Chart Astrologi untuk Pemula, Mulai dari Big Three

6 Cara Membaca Birth Chart Astrologi untuk Pemula, Mulai dari Big Three

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:17 WIB

Tiru Sukses India, Gerindra Beberkan Alasan Prabowo Perjuangkan Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora

Tiru Sukses India, Gerindra Beberkan Alasan Prabowo Perjuangkan Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:13 WIB

BBRI Diborong Saat IHSG Melemah, Analis Ungkap Proyeksi Pasar Saham Hari Ini

BBRI Diborong Saat IHSG Melemah, Analis Ungkap Proyeksi Pasar Saham Hari Ini

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:13 WIB

Wall Street Melemah, IHSG Diproyeksi Sideways Cenderung Menguat Hari Ini

Wall Street Melemah, IHSG Diproyeksi Sideways Cenderung Menguat Hari Ini

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:10 WIB

5 Cara Touch Up Bedak Padat di Atas Makeup yang Mulai Luntur agar Wajah Kembali Flawless

5 Cara Touch Up Bedak Padat di Atas Makeup yang Mulai Luntur agar Wajah Kembali Flawless

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:10 WIB

Apes! Peras Pemain Judol, Dua Polisi di Gresik Malah Dikepung Massa

Apes! Peras Pemain Judol, Dua Polisi di Gresik Malah Dikepung Massa

Jatim | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:09 WIB

Kantor dan Sekolah Boleh WFH atau PJJ 18 Agustus, Ini Skema dari Pemerintah

Kantor dan Sekolah Boleh WFH atau PJJ 18 Agustus, Ini Skema dari Pemerintah

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:06 WIB

Menteri Pigai Persilakan Masyarakat Papua Lawan Ketidakadilan: Jangan Pernah Takut!

Menteri Pigai Persilakan Masyarakat Papua Lawan Ketidakadilan: Jangan Pernah Takut!

Sulsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:00 WIB

×