Pengusaha Industri Kosmetik Lokal Meningkat di Masa Pandemi, Awalnya Dari Jualan Hand Sanitizer?

Bimo Aria Fundrika, Fajar Ramadhan

Minggu, 06 November 2022 | 09:15 WIB
Pengusaha Industri Kosmetik Lokal Meningkat di Masa Pandemi, Awalnya Dari Jualan Hand Sanitizer?
Pameran kosmetik. (Suara.com/Fajar Ramadhan)

Suara.com - Kosmetik menjadi salah satu industri yang banyak diminati masyarakat. Penggunaan kosmetik ini juga dinilai meningkat setelah adanya pandemi Covid-19.

Minat kosmetik yang meningkat ini yang juga membuat para pengusaha lokal memulai bisnisnya di masa pandemi. Ketua Harian Perhimpunan Perusahaan dan Asosiasi Kosmetika Indonesia (PPAK), Ir. Solihin Sofian mengatakan, angka pengusaha kosmetik lokal juga naik secara drastis.

Solihin menuturkan, para pengusaha kosmetik lokal ini awalnya memproduksi hand sanitizer karena kemudahan dari BPOM. Lalu, pengusaha lokal tersebut kian meningkat hingga menjadi 913 perusahaan.

Pameran kosmetik. (Suara.com/Fajar Ramadhan)
Pameran kosmetik. (Suara.com/Fajar Ramadhan)

“Sebelum masa pandemi itu ada sekitar 745 perusahaan. Terus saat pandemi jadi 913 perusahaan, ini terjadi eskalasi industri kosmetika. Awalnya karena kemudahan BPOM membuat hand sanitizer,” ungkap Solihin saat diwawancarai di acara Cosmobeaute Indonesia 2022, Kamis (3/11/2022).

Lebih lanjut, Solihin mengatakan kenaikan pengusaha lokal di bidang kosmetik juga karena ide kreatif yang muncul dari bekerja di rumah. Berdasarkan penjelasannya, ada beberapa pengusaha yang juga berawal coba-coba. Namun, karena ternyata laku di pasaran, hal tersebut yang membuat para pengusaha terpacu.

“Dari produksi hand sanitizer, ibu-ibu ini pada WFH terus coba-coba eksperimen gitu, ada yang jual lotion dari rumput laut, kopi, terus lada, ternyata pas dijuat laku loh gitu,” sambung Solihin.

Tidak hanya itu, menurut Solihin hal ini juga didukung karena kebutuhan orang pada saat pandemi ingin tampil menarik saat melakukan zoom meeting. Hal tersebut yang membuat banyak orang akhirnya membeli kosmetik, bahkan para pria.

Meningkatnya pengusaha lokal ini yang menjadi perhatian. Oleh sebab itu, pengusaha lokal ini menjadi fokus utama yang ingin dikembangkan dalam acara Cosmobeaute Indonesia 2022. Acara kosmetik yang sempat vakum dua tahun ini, kembali digelar demi mendorong produk kosmetik lokal ke pasar global.

Event Director PT. Pamerindo Indonesia, Juanita Soerakoesoemah mengatakan,  acara ini dihadiri sekitar 600 brand dan 200 perusahaan dari berbagai negara seperti Indonesia, Cina, India, Korea, Malaysia, dan Singapura.

baca juga

Terdapat sekitar 60 persen yaitu pada brand internasional dan 40 persen lokal. Pameran yang digelar pada 3-5 November ini juga menghadirkan beberapa zona eksperimen di mana pengunjung bisa membuat produk kosmetik sendiri. Selain itu, terdapat juga beberapa perusahaan yang menjual berbagai alat-alat kesehatan dan kecantikan yang biasa digunakan oleh klinik kecantikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Persaingan Industri Kosmetik Semakin Ketat, 4 Hal Ini Jadi Kunci Agar Brand Dikenal Banyak Konsumen

Persaingan Industri Kosmetik Semakin Ketat, 4 Hal Ini Jadi Kunci Agar Brand Dikenal Banyak Konsumen

Lifestyle | Jum'at, 04 November 2022 | 15:05 WIB

Kosmetik yang Diproses dengan Ekstrak Babi, Bagaimana Hukumnya? Berikut Penjelasan Buya Yahya

Kosmetik yang Diproses dengan Ekstrak Babi, Bagaimana Hukumnya? Berikut Penjelasan Buya Yahya

Bandung | Minggu, 30 Oktober 2022 | 16:25 WIB

Cocok untuk Penggemar Ombre Lips, Begini Apiknya Kolaborasi Luxcrime dan Monica Amadea

Cocok untuk Penggemar Ombre Lips, Begini Apiknya Kolaborasi Luxcrime dan Monica Amadea

Press Release | Minggu, 30 Oktober 2022 | 07:36 WIB

Terkini

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:54 WIB

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

×