Iriana Jokowi Sampai Kahiyang Ayu Koleksi Tas Branded, Kenapa Banyak Orang Tertarik Membeli Barang Mewah dan Mahal?

Dinda Rachmawati

Kamis, 24 November 2022 | 17:25 WIB
Iriana Jokowi Sampai Kahiyang Ayu Koleksi Tas Branded, Kenapa Banyak Orang Tertarik Membeli Barang Mewah dan Mahal?
Koleksi Tas Mewah Iriana Jokowi (Dok IG @jokowi)

Suara.com - Belakangan, tas branded Iriana Jokowi, istri Presiden Joko Widodo dan putrinya Kahiyang Ayu menjadi sorotan. Tentengan tersebut diketahui berasal dari beberapa rumah mode terkenal dunia, mulai dari Dior, Fendi, Gucci hingga coach yang memiliki harga fantastis. 

Hal ini berbanding terbalik dengan himbauan Presiden Jokowi, yang sempat menyentil para Kapolda, Kapolres, seluruh pejabat utama perwira tinggi POLRI untuk berhenti pamer gaya hidup mewah. Lantas, apa ya alasan orang membeli tas branded dengan harga yang mahal? 

Tas mewah Iriana Jokowi yang berjenis Lady Dior Lambskin yang dikenakannya saat berkunjung ke Sri Lanka misalnya, dibanderol dengan harga Rp75 juta.

Koleksi Tas Mewah Iriana Jokowi (Dok IG @jokowi)
Koleksi Tas Mewah Iriana Jokowi (Dok IG @jokowi)

Lalu di upacara Peringatan ke-76 Hari Bhayangkara di Semarang pada Juli 2022 lalu, Iriana Jokowi kembali terlihat mengenakan tas Dior. Kali ini, Mini Lady Dior Silver yang ditentengnya memiliki harga Rp 79 juta.

Atau milik Kahiyang Ayu berupa tas Coach berwarna cokelat, dengan tipe Trupe Tote In Signature Canvas yang dibanderol dengan harga 545 dollar atau setara Rp 8,3 juta.

Harga tas mewah memang sangat bervariasi - semua tergantung pada model, koleksi, ukuran, hingga bahan yang digunakan. Misalnya untuk rumah mode Gucci, mereka membanderol aksesoris fesyen dengan harga mulai $350 (Rp5,4 jutaan) dan bisa mencapai puluhan juta.

Adapun Chanel, harganya sekitar $ 1.700-5.000 (Rp26 juta-Rp80 jutaan). Tas dari Louis Vuitton juga cukup mahal mulai dari $1.300 (Rp30 jutaan). Sementara tas Hermes, harganya bervariasi dari $3.000 (Rp46 jutaan) hingga $12.000 (Rp1,8 miliar).

Ya, meski dijual dengan harga selangit, ini seakan tidak menghalangi orang untuk terus membeli item fesyen dari merek tersebut hingga menghasilkan penjualan yang luar biasa di seluruh dunia.

Menekuni bisnis tas branded, kata Citra Kresna, banyak suka dan dukanya. (Suara.com/Dinda Rachmawati)
Menekuni bisnis tas branded, kata Citra Kresna, banyak suka dan dukanya. (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Mahalnya harga dari tas-tas branded tersebut, seperti dilansir LV Bag Holic, mungkin berhubungan dengan sejarah dan tradisi mereka, bahan terbaik, dan pengerjaan yang sangat teliti. 

baca juga

Namun, di luar ini semua, untuk membuat merek mereka terkenal, mereka juga harus menghabiskan biaya untjk kampanye iklan, royalti untuk selebriti, brand ambassador, dan bisnis modeling. Serta brand mewah juga menghabiskan banyak uang untuk butik mereka, yang terletak di area bisnis termahal.

Nah berikut adalah 5 alasan psikologis mengapa orang membeli barang mewah.

1. Persaingan
Pembelian kita terhadap suatu barang memang sudah lama melampaui kebutuhan, bahkan sekarang sudah menjadi semacam persaingan. Barang milik kita lebih mahal, artinya kita lebih baik. Ketika orang membeli barang mahal, mereka cenderung berpikir bahwa mereka lebih diistimewakan dan beruntung dibandingkan orang lain.

2. Status

Inilah sebagian koleksi tas branded yang dijual Citra Kresna. (Suara.com/Dinda Rachmawati)
Inilah sebagian koleksi tas branded yang dijual Citra Kresna. (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Alasan ini berkaitan erat dengan yang pertama. Status adalah bagian penting dari masyarakat mana pun. Setiap orang dari kita memiliki peran sosial yang harus mereka patuhi. Datang ke pertemuan bisnis dengan setelan murah adalah langkah yang salah.

Jadi, orang kaya membeli barang mahal untuk menonjolkan statusnya. Membeli tas mewah dapat memberikan rasa memiliki, diterima oleh teman dan lingkungan , dan bertindak sebagai representasi fisik dari kesuksesan kita dalam hidup.

3. Kualitas

Saat membeli barang mewah, kita hampir selalu meyakinkan diri sendiri bahwa kita membayar untuk kualitas.  Dan itu sebagian benar. Merek-merek mewah peduli dengan reputasi dan warisan mereka dan mempekerjakan pengrajin terbaik, menggunakan bahan terbaik di pasar untuk membuat tas unik mereka.

Barang dengan label harga yang lumayan memiliki kualitas yang lebih baik terlepas dari apakah ada bukti nyata bahwa barang tersebut memang demikian.

4. Kepuasan

Orang-orang cenderung menghabiskan banyak uang membeli barang-barang mewah untuk meningkatkan mood mereka. Ya, kita cenderung memanjakan diri dengan barang desainer sebagai hadiah atas kerja keras atau, sebaliknya, untuk meningkatkan harga diri kita saat kita merasa sedih.

5. Keunikan

Kita semua tertarik pada eksklusivitas, karena ingin menjadi istimewa karena barang yang kita miliki. Permintaan dapat ditentukan hanya dengan mode, keinginan sejumlah orang untuk menjadi yang pertama di komunitas. Semakin eksklusif produknya, semakin tinggi permintaannya dan, akibatnya, harganya semakin mahal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seperti Jessica Iskandar, Christina Ricci Mantan Pemain Film Casper Juga Jual Tas Mewah, Tapi Bukan Karena BU

Seperti Jessica Iskandar, Christina Ricci Mantan Pemain Film Casper Juga Jual Tas Mewah, Tapi Bukan Karena BU

Mamagini | Kamis, 24 November 2022 | 10:43 WIB

Tafsir Rocky Gerung membaca Dendam Jokowi pada Surya Paloh di Momentum Royal Wedding Kaesang

Tafsir Rocky Gerung membaca Dendam Jokowi pada Surya Paloh di Momentum Royal Wedding Kaesang

Serang | Rabu, 23 November 2022 | 19:56 WIB

Ingat Christina Ricci Pemeran Utama Film Casper? Kini Jual Tas Mewah untuk Biaya Perceraian

Ingat Christina Ricci Pemeran Utama Film Casper? Kini Jual Tas Mewah untuk Biaya Perceraian

Lifestyle | Kamis, 24 November 2022 | 07:10 WIB

Terkini

Sabun Muka Wardah Hydra Rose untuk Kulit Apa? Kenali Kandungan dan Manfaatnya

Sabun Muka Wardah Hydra Rose untuk Kulit Apa? Kenali Kandungan dan Manfaatnya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 09:52 WIB

Wangi Bunga dan Bedak yang Menenangkan, 5 Parfum Floral Powdery Terbaik

Wangi Bunga dan Bedak yang Menenangkan, 5 Parfum Floral Powdery Terbaik

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 09:50 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Lagi Tren Naik Jadi Rp2.541.000/Gram

Tahan Beli, Harga Emas Antam Lagi Tren Naik Jadi Rp2.541.000/Gram

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:46 WIB

Kritik Pembentukan Satgas MBG, Pakar UGM: Pemda Dijadikan Tameng Kegagalan Pusat!

Kritik Pembentukan Satgas MBG, Pakar UGM: Pemda Dijadikan Tameng Kegagalan Pusat!

News | Selasa, 03 November 2026 | 09:45 WIB

Terendam Banjir, Petani Bawang Merah di Tulungagung Panen Lebih Awal

Terendam Banjir, Petani Bawang Merah di Tulungagung Panen Lebih Awal

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 09:45 WIB

Jerome Polin Terkenal karena Apa? Heboh Dibilang Kacang Lupa Kulitnya

Jerome Polin Terkenal karena Apa? Heboh Dibilang Kacang Lupa Kulitnya

Entertainment | Selasa, 03 November 2026 | 09:44 WIB

271 Sekolah Italia Diancam Bom Beruntun, Polisi Lakukan Evakuasi Massal Darurat

271 Sekolah Italia Diancam Bom Beruntun, Polisi Lakukan Evakuasi Massal Darurat

News | Selasa, 03 November 2026 | 09:43 WIB

Selat Hormuz Memanas, Industri Petrokimia Nasional Terancam Lumpuh?

Selat Hormuz Memanas, Industri Petrokimia Nasional Terancam Lumpuh?

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:42 WIB

Menuju Pegadaian 2030, Rakornas SP 2026 Dorong Penguatan Kapabilitas dan Kolaborasi

Menuju Pegadaian 2030, Rakornas SP 2026 Dorong Penguatan Kapabilitas dan Kolaborasi

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:35 WIB

Naik 300%, Emiten Farmasi PEHA Raup Laba Bersih Rp31,60 M di Kuartal III-2026

Naik 300%, Emiten Farmasi PEHA Raup Laba Bersih Rp31,60 M di Kuartal III-2026

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:34 WIB

×