9 Larangan Bagi Turis di Bali, Hati-hati Area Suci, Sakral dan Sesajen

Rifan Aditya

Minggu, 27 November 2022 | 16:10 WIB
9 Larangan Bagi Turis di Bali, Hati-hati Area Suci, Sakral dan Sesajen
Ilustrasi Bali - larangan bagi turis di Bali (Photo by Aditya Agarwal/pexels)

Suara.com - Sebagai turis di kota orang, sudah seharusnya kita mengikuti adat dan aturan yang berlaku, begitu pula saat Anda berkunjung ke Bali. Terdapat larangan bagi turis di Bali yang perlu dipahami.

Bisa dikatakan Pulau Dewata merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang masih kuat menjunjung adat istiadat dari leluhurnya. Lantas, apa saja larangan bagi turis di Bali ?

Daftar Larangan Turis Selama di Bali

Masyarakat Bali dikenal sangat ramah, oleh karena itu sudah selayaknya sebagai turis Anda membalas keramahan tersebut dengan mengikuti aturan yang ada.

1. Menginjak atau melangkahi canang

Canang atau sesajen akan menjadi hal lumrah yang Anda lihat di Bali, dan ini merupakan salah satu budaya yang harus dihormati. Pasalnya, canang merupakan bentuk penghargaan umat Hindu pada sang pencipta alam.

Jadi, saat Anda melihat sesajen di pinggir jalan jangan pernah melangkahi atau menginjaknya. Apabila tidak sengaja melakukannya, Anda bisa meminta maaf.

2. Memasuki area suci tanpa izin

Kesopanan merupakan hal yang benar-benar penting diterapkan, bahkan tidak hanya di Bali. Sebagai pendatang, Anda sebaiknya lebih berhati-hati saat akan memasuki area-area suci.

baca juga

Pasalnya, beberapa tempat tersebut bisa saja memiliki aturan tersendiri. Contohnya harus memakai selendang saat masuk atau harus benar-benar dalam kondisi suci.

Biasakan untuk bertanya saat Anda tertarik memasuki tempat-tempat suci atau tempat ibadah di Bali.

3. Berulah di tempat sakral

Saat Anda sudah mendapat izin memasuki tempat suci, jangan sampai Anda berulah dan membuat masalah.

Tempat-tempat tersebut dianggap sebagai area sakral yang harus dijaga kesuciannya. Satu hal sederhana yang kerap diabaikan adalah membuang sampah. Jangan pernah melakukannya jika Anda tidak ingin mendapat teguran atau bahkan hukuman.

4. Menetap tanpa mendaftarkan diri

Saat Anda berminat tinggal dalam jangka waktu yang cukup panjang di Bali, buatlah KTP sementara atau Kipem. Sebab, pihak banjar Bali kerap menggelar razia Kipem untuk menemukan turis yang menetap tanpa izin.

Ini merupakan salah satu langkah warga Bali mengamankan wilayahnya dan sudah seharusnya Anda menghormatinya.

5. Menyentuh atau memegang kepala warga Bali

Orang Bali percaya bahwa kepala merupakan bagian paling suci dari tubuh manusia. Oleh karena itu, jangan pernah Anda menyentuh kepala mereka tanpa izin. Hal ini juga berlaku saat Anda ingin mengusap kepala anak-anak sebagai tanda kasih sayang.

6. Bertindak tidak sopan di acara adat

Saat merayakan upacara adat, tidak jarang beberapa jaan di Bali akan ditutup atau mengalami kemacetan. Ini mungkin akan membuat Anda sedikit kesal, namun hal tersebut merupakan budaya yang harus dihargai.

Jadi, jangan pernah bertindak tidak sopan bahkan sampai mengumpat di acara adat. Tidak hanya merusak suasana, Anda akan melukai orang-orang di sana.

7. Mengabaikan aturan di Pantai

Bali memang menjadi salah satu daya tarik wisata di Bali. Namun, Bali bukan sekedar tempat berlibur saja, terkadang di sana ada aturan yang sudah seharusnya Anda patuhi sebagai turis.

Dengan menaati aturan, Anda bisa bermain dengan lebih nyaman dan aman.

8. Buang air kecil sembarangan

Buang air kecil di bawah pohon merupakan larangan keras di Bali. Oleh karena itu, usahakan untuk mencari toilet terdekat untuk melakukan kegiatan tersebut.

Bukan hanya meninggalkan bau menyengat dan mengganggu sekitar, pohon juga dianggap hal suci yang sudah sepatutnya dilindungi.

9. Keluar saat Nyepi

Larangan saat sepi tidak hanya berlaku untuk warga asli Bali, peraturan hari raya ini juga berlaku bagi turis yang sedang berkunjung.

Oleh karena itu, saat Anda sedang menjadi turis di Bali saat Nyepi, pastikan Anda tidak berkeliaran ke luar rumah. Demikian sederet larangan bagi turis selama di Bali. 

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gak Nyangka, Ternyata Patung Tertinggi dan Tol Laut Terpanjang di Indonesia Ada di Bali

Gak Nyangka, Ternyata Patung Tertinggi dan Tol Laut Terpanjang di Indonesia Ada di Bali

Denpasar | Minggu, 27 November 2022 | 08:28 WIB

Turis Buat Konten Wisata Bali Tak Seindah Instagram, Diserang Komentar Netizen

Turis Buat Konten Wisata Bali Tak Seindah Instagram, Diserang Komentar Netizen

Mamagini | Sabtu, 26 November 2022 | 19:04 WIB

Habis Liburan di Bali Malah Sakit Berbulan-bulan, Turis Australia Beri Peringatan ke Turis Lainnya

Habis Liburan di Bali Malah Sakit Berbulan-bulan, Turis Australia Beri Peringatan ke Turis Lainnya

Your Say | Kamis, 24 November 2022 | 08:03 WIB

Berakhir di Kursi Roda saat Liburan, Turis Australia Beri Peringatan bagi Turis Lain yang Ingin Kunjungi Bali

Berakhir di Kursi Roda saat Liburan, Turis Australia Beri Peringatan bagi Turis Lain yang Ingin Kunjungi Bali

News | Rabu, 23 November 2022 | 15:06 WIB

Terkini

Cara Mencuci Baju yang Terkena Najis dengan Mesin Cuci, Hati-Hati agar Sah Buat Salat Lagi

Cara Mencuci Baju yang Terkena Najis dengan Mesin Cuci, Hati-Hati agar Sah Buat Salat Lagi

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:07 WIB

Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan

Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Malaysia dan Singapura Protes Keras Asap Karhutla dari RI, Ini Respons Dasco

Malaysia dan Singapura Protes Keras Asap Karhutla dari RI, Ini Respons Dasco

Video | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Detik-detik Honda CR-V Membara di Tol Jomo: Pengemudi 61 Tahun Lolos dari Kepungan Api

Detik-detik Honda CR-V Membara di Tol Jomo: Pengemudi 61 Tahun Lolos dari Kepungan Api

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:02 WIB

520 Hari Tanpa Laga Resmi, Mees Hilgers Ungkap Perjalanan Berat Sebelum Comeback

520 Hari Tanpa Laga Resmi, Mees Hilgers Ungkap Perjalanan Berat Sebelum Comeback

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:02 WIB

Review Masterplan: Suguhkan Aksi Pencurian Lukisan Mona Lisa Paling Seru!

Review Masterplan: Suguhkan Aksi Pencurian Lukisan Mona Lisa Paling Seru!

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Eks Bomber Klub Italia: Timnas Indonesia Jangan Takut dengan Jepang di Piala Asia 2027

Eks Bomber Klub Italia: Timnas Indonesia Jangan Takut dengan Jepang di Piala Asia 2027

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:56 WIB

Potret Harley-Davidson Murah Bocor: Intip Wujud Sprint 440 Bergaya Cruiser Klasik

Potret Harley-Davidson Murah Bocor: Intip Wujud Sprint 440 Bergaya Cruiser Klasik

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:54 WIB

Mendagri Dorong Pemda Papua Pegunungan Laksanakan Program Perumahan Sesuai Aturan

Mendagri Dorong Pemda Papua Pegunungan Laksanakan Program Perumahan Sesuai Aturan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:54 WIB

KRAS Kucurkan 350 Juta Dolar AS untuk Produksi Stainless Steel Slab

KRAS Kucurkan 350 Juta Dolar AS untuk Produksi Stainless Steel Slab

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:52 WIB

×