Denise Chariesta Ogah Jadi Seleb Gegara Semua Artis Pura-Pura Bahagia: Kenapa Sih Orang Menutupi Kesedihannya?

Selasa, 29 November 2022 | 16:30 WIB
Denise Chariesta Ogah Jadi Seleb Gegara Semua Artis Pura-Pura Bahagia: Kenapa Sih Orang Menutupi Kesedihannya?
Tangkapan layar Denise Chariesta membongkar borok pria berinisial RD yang pernah menjadi selingkuhannya tak pernah berhenti. [YouTube]

Suara.com - Denise Chariesta mengaku tidak mau menjadi artis, karena baginya semua artis pura-pura bahagia alias smiling depression atau senyuman depresi saat menjalani hidupnya.

Perempuan yang berprofesi sebagai florist atau perangkai bunga itu mengatakan di Instagram Story-nya, Selasa (29/11/2022), bahwa ia mendengar dari RD yang diduga sebagai Regi Datau, suami Ayu Dewi saat dekat dengan Denise Chariesta .

"Gue udahlah mending nggak usah jadi artis, ngapain jadi artis, hidupnya pura-pura bahagia semua, lu lihat dong aslinya dia lebih menderita," ungkap @denisechariesta91.

Denise Chariesta [Instagram]
Denise Chariesta [Instagram]

"Kalau gue mah, kalau lagi sedih ya sedih, kalau nangis ya nangis, bahagia ya ketawa," lanjutnya.

Pura-pura bahagia yang disebutkan Denise Chariesta , dalam istilah medis disebut dengan smiling depresi atau senyuman depresi, yaitu kondisi saat seseorang mengalami depresi tapi pilih menutupi gejalanya.

Orang yang melakukan senyuman depresi ini, tetap tersenyum untuk meyakinkan orang lain bahwa mereka bahagia atau baik-baik saja.

Kondisi ini menyebabkan orang yang alami depresi seringkali tidak terdeteksi, karena kebanyakan orang akan berpikir orang depresi hanya saat ia sangat sedih atau sering menangis.

Ada beragam alasan orang menyembunyikan kesedihannya, seperti mengutip Verywell Mind sebagai berikut:

1. Takut Membebani Orang Lain

Baca Juga: Merasa Pernah Dizalimi, Uya Kuya Koar-koar Ingatkan Kelakuan Menjijikkan Denise Chariesta

Depresi dan rasa bersalah cenderung berjalan beriringan, akibatnya ia tidak ingin membebani orang lain dengan masalah mereka seperti kesedihan dan menangis. Hasilnya mereka enggan meminta bantuan dan pilih menyimpan apa yang dirasakannya sendiri.

2. Malu

Banyak orang percaya bahwa depresi adalah cacat karakter dan tanda kelemahan seseorang. Hasilnya mereka pilih membohongi dirinya sendiri, karena merasa dirinya baik-baik saja.

3. Merasa Bersalah

Mereka cenderung merasa salah mereka hingga mengalami depresi, padahal seharusnya mereka tidak boleh sampai mengalami itu. Apalagi di mata orang lain ia adalah sosok yang baik dan sehingga tidak boleh sampai terlihat buruk di depan orang lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI