Modern dan Berkelas, Ini Koleksi Busana Tenun dari 3 Desainer yang Ikut Dipamerkan di Qatar

Dinda Rachmawati

Selasa, 06 Desember 2022 | 21:56 WIB
Modern dan Berkelas, Ini Koleksi Busana Tenun dari 3 Desainer yang Ikut Dipamerkan di Qatar
Koleksi Busana Tenun Modern dari 3 Desainer Indonesia (Dok Cita Tenun Indonesia)

Suara.com - Keindahan tenun Indonesia dengan karakteristik dan keunikannya masing-masing, menginspirasi sederet desainer dalam menciptakan karya busana siap pakai dan semi-adibusana yang menarik perhatian para pecinta fesyen. 

Mereka ialah Mel Ahyar, Danjyo Hiyoji dan Eri. Karya-karya tersebut lantas ditampilkan dalam peragaan busana kolektif bertajuk Antologi yang digelar di Dion, Senayan Park Jakarta pada Selasa (6/11/2022). 

Mel Ahyar mengawali pagelaran dengan sebuah koleksi berjudul "Kawin Campur 2" untuk labelnya yang khusus didedikasikan untuk kebudayaan Nusantara, Mel Ahyar Archipelago. 

Seperti namanya, Mel Ahyar mengawinkan tujuh macam tenun dari berbagai provinsi. Namun, kali ini, kata dia, koleksi tersebut dibuat dengan modern dan styling yang lebih muda. 

"Ini adalah sequel dari koleksi Kawin Campur pertama yang lebih culture ke modernity. How we get together culture yang ada di Indonesia. Stylingnya lebih modern dan young dengan harapan adik-adik generasi berikutnya bisa tertarik lagi mengolah kain-kain tradisional," kata dia dalam pers konferensi pers yang digelar sebelum pagelaran.

Koleksi Busana Tenun Modern dari 3 Desainer Indonesia
Koleksi Busana Tenun Modern dari 3 Desainer Indonesia

Desainer berlanggam semi-couture ini bermain dengan desain asimetris, pola dekontruksi dan sambung motif kontras. Selanjutnya, Dana Maulana dan Michael Simiadi dari Danjyo Hiyoji yang membawakan deretan busana pria dan wanita bertajuk "Titik Temu".

Keduanya menampilkan keindahan kain tenun Garut dengan semangat jiwa muda khas label kontemporer yang berdiri sejak awal milenium tersebut. 

Terakhir ialah Eri, rumah mode milik desainer Eridani yang memamerkan kepiawaiannya menggabungkan elemen justaposisi halus lewat lipit dan struktur, gelepai dan keringkasan, serta kecantikan dan maskulinitas dengan koleksi bertajuk "Kvlturati".

Gelaran ini merupakan sebuah reproduksi dari presentasi Cita Tenun Indonesia (CTI) pada Wastra Nusantara: The Journey to Indonesian Fashion yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besat Republik Indonesia di Doha, Qatar pada 30 Oktober lalu.

baca juga

Tujuannya sendiri adalah untuk mengenalian budaya dan busana khas Indonesia kepada khalayak di jazirah Arab. Pemilihan desainer mode dengan garis rancang berbeda dimaksudkan agar kain tenun tradisional dapat mengalami berbagai inovasi baru, serta dapat diterima oleh khalayak dengan beragam prefensi gaya. 

Tenunnya sendiri diambil langsung dari para pengrajin binaan CTI yang telah mendapatkan berbagai pelatihan, baik untuk pewarnaan, teknik hingga karakteristiknya. Sehingga sebelum dipakai oleh desainer, tenun-tenun itu sudah sesuai dengan peruntukannya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tenun Baduy Tercatat Sebagai Kekayaan Intelektual, Bupati Lebak: Ini Penyemangat Kami

Tenun Baduy Tercatat Sebagai Kekayaan Intelektual, Bupati Lebak: Ini Penyemangat Kami

Banten | Kamis, 24 November 2022 | 10:56 WIB

Tenun Warisan Kesultanan Tidore Hadir di KTT G20

Tenun Warisan Kesultanan Tidore Hadir di KTT G20

Tantrum | Jum'at, 18 November 2022 | 10:06 WIB

Cerita di Balik Aturan Perempuan Lombok Yang Belum Bisa Menenun Tak Boleh Menikah

Cerita di Balik Aturan Perempuan Lombok Yang Belum Bisa Menenun Tak Boleh Menikah

Bali | Jum'at, 18 November 2022 | 10:01 WIB

Terkini

8 Sunscreen Spray SPF 50 untuk Kulit Usia Matang, Praktis Bantu Cegah Tanda Penuaan

8 Sunscreen Spray SPF 50 untuk Kulit Usia Matang, Praktis Bantu Cegah Tanda Penuaan

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Bukan Sekadar Teknologi, Generative AI Mulai Mengubah Cara Orang Indonesia Membuat Film

Bukan Sekadar Teknologi, Generative AI Mulai Mengubah Cara Orang Indonesia Membuat Film

Tekno | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:50 WIB

Bukan Cuma Kerja di Kapal, Ini Luasnya Peluang Karier di Industri Maritim

Bukan Cuma Kerja di Kapal, Ini Luasnya Peluang Karier di Industri Maritim

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:48 WIB

Trump Nyinyir, Prabowo Optimis: Masa Depan Kendaraan Listrik Jadi Ajang Tarik Ulur

Trump Nyinyir, Prabowo Optimis: Masa Depan Kendaraan Listrik Jadi Ajang Tarik Ulur

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:47 WIB

Maut di Balik Secangkir Kopi di Pasuruan: Motif Nenek Nurami Dibunuh Saudara Jauh

Maut di Balik Secangkir Kopi di Pasuruan: Motif Nenek Nurami Dibunuh Saudara Jauh

Jatim | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:27 WIB

Sisi Gelap Sound Horeg Agustusan: Antara Cuan Gacor dan Panci yang Ikut Bergetar

Sisi Gelap Sound Horeg Agustusan: Antara Cuan Gacor dan Panci yang Ikut Bergetar

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Makna dan Sejarah Hari Pramuka di Indonesia, Siapa Penggagasnya?

Makna dan Sejarah Hari Pramuka di Indonesia, Siapa Penggagasnya?

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:24 WIB

Kepala Lapas Gobah Pekanbaru Dicopot Imbas Napi Kasus Narkoba Kabur

Kepala Lapas Gobah Pekanbaru Dicopot Imbas Napi Kasus Narkoba Kabur

Riau | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:23 WIB

Di Daerah Ini Kemiskinan Menyusut ke 6,54 Persen, Namun Ketimpangan Kian Melebar

Di Daerah Ini Kemiskinan Menyusut ke 6,54 Persen, Namun Ketimpangan Kian Melebar

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:20 WIB

Kebakaran Hebat Gunung Bromo Diduga karena Api Unggun

Kebakaran Hebat Gunung Bromo Diduga karena Api Unggun

Jatim | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:18 WIB

×