Terkuak Alasan Erina Gudono Gelar Upacara Langkahan, Ternyata Dua Kakaknya Masih Lajang

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 09 Desember 2022 | 12:46 WIB
Terkuak Alasan Erina Gudono Gelar Upacara Langkahan, Ternyata Dua Kakaknya Masih Lajang
Busana Erina Gudono saat pengajian jelang pernikahan dengan Kaesang Pangarep. (Instagram/TheBrideStory)

Suara.com - Di balik pernikahan putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep, ada tradisi upacara langkahan yang harus dilakukan Erina Gudono kepada dua kakaknya, yakni Nadya Sofia Gudono dan Allen Adam Rinaldy Gudono.

Tradisi langkahan ini harus dilakukan karena kedua kakak Erina belum menikah, bahkan Allen sebagai wali nikah Erina juga belum melepas masa lajangnya.

Momen upacara langkahan ini juga akan dilakukan pada hari ini, Jumat (9/12/2022), bersamaan dengan sederet acara siraman dan midodareni atau malam sebelum pernikahan.

Erina Gudono bersama saudara kandungnya. (Dok. Instagram)
Erina Gudono bersama saudara kandungnya. (Dok. Instagram)

“Besok akan ada acara langkahan. Mbak Erina ini anak ketiga dari 4 bersaudara. Kak Allen ini nanti sebagai wali nikahnya karena Bapak Gudono sudah meninggal dunia dan ada Kak Nadya. Ini Mbak Erina melangkahi dua kakaknya, jadi besok ada upacara langkahan,” papar Owner Wedding Organizer Pengantin Production, Dani Wigung.

Menurut Dani upacara ini akan diisi dengan tanda cinta kasih dari Erina kepada kedua kakaknya, entah dalam bentuk benda atau uang tunai, yang dalam tradisi masyarakat Jawa disebut sebagai tanda tresna. Lantas apa sih upacara langkahan itu?

Mengutip skripsi berjudul Tradisi Pelangkah Studi Masyarakat Kelurahan Buyut Utara, Gunung Sugih, Lampung Tengah karya Nur Agung Baharuddin UIN Raden Intan Lampung, disebutkan bahwa di Jawa rutian disebut dengan langkahan, yang berasal dari kata langkah yang berarti melompat.

Sebelum upacara langkahan dimulai, sang adik yang akan menikah akan lebih dulu menyiapkan hadiah sebagai wujud hormat sekaligus meminta restu kepada kakak.

Adapun hadiah yang diberikan bisa lebih dulu berdiskusi dengan kakak, dan harus diberikan secara sukarela atau keikhlasan. Tidak ada batasan minimal atau maksimal pemberian dari adik ke kakaknya yang dilangkahi, tapi diharapkan lewat pemberian itu, sang kakak yang dilangkahi bisa ikhlas dan memberikan restu.

Bisanya saat langkahan dilakukan, akan ada seutas benang, sebagai simbol batas yang telah dilangkahi sang adik.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prosesi Siraman Calon Istri Kaesang Pangarep Pakai Air Zam Zam

Prosesi Siraman Calon Istri Kaesang Pangarep Pakai Air Zam Zam

Sumatera | Jum'at, 09 Desember 2022 | 12:03 WIB

Link Live Streaming Prosesi Siraman Kaesang Pangarep dan Erina Gudono, Bisa Nonton Kualitas HD

Link Live Streaming Prosesi Siraman Kaesang Pangarep dan Erina Gudono, Bisa Nonton Kualitas HD

Tekno | Jum'at, 09 Desember 2022 | 12:04 WIB

7 Sumber Mata Air Siraman Kaesang-Erina, Salah Satunya Air Zam Zam

7 Sumber Mata Air Siraman Kaesang-Erina, Salah Satunya Air Zam Zam

Serang | Jum'at, 09 Desember 2022 | 11:54 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×