Dikecam Penggemar Sepak Bola, Siapakah Salt Bae yang Memegang Trofi Piala Dunia Hingga Maksa Foto Bareng Messi?

Dinda Rachmawati

Rabu, 21 Desember 2022 | 14:00 WIB
Dikecam Penggemar Sepak Bola, Siapakah Salt Bae yang Memegang Trofi Piala Dunia Hingga Maksa Foto Bareng Messi?
Koki Salt Bae saat memegang Trofi Piala Dunia 2022. (IG @nusr_et)

Pada tahun 2009, dia pergi ke Buenos Aires untuk belajar tentang industri daging sebelum kembali ke Turki untuk membuka restoran steak pertamanya. 

Restoran Salt Bae sebenarnya dimiliki oleh Dream Group, sebuah perusahaan milik Ferit ahenk, salah satu orang terkaya Turki dan ketua Grup Dou.

Bagaimana Dia Menjadi Viral?

Salt Bae menjadi terkenal di internet setelah mengunggah video Instagram tentang dirinya menyiapkan steak Ottoman pada Januari 2017. 

Video ini menampilkan dirinya yang hati-hati memotong steak menjadi beberapa bagian sebelum memamerkan tekniknya yang terkenal, yakni menaburkan daging dengan garam. telah ditonton sebanyak 17 juta kali, inilah awal dari ketenarannya di media sosial dan kerajaan restoran Nusret yang luar biasa. 

Sebelumnya, restoran yang dibuka Salt Bae di London juga pernah jadi cemoohan lantaran dianggap menjual steak tomahawk kemahalan. Dikutip dari laman indy100.com, steak tomahawk raksasa dengan taburan emas dihargai 630 pound sterling atau hampir Rp12 juta. 

Restoran itu juga membebani minuman ringan Red Bulls seharga 11 pound sterling (hampir Rp210 ribu) per kaleng. Tak ayal, sejumlah warganet melontarkan kritikan pedas. 

Seorang pengguna Twitter bernama Muttaqi mencuit, "Lebih murah terbang dan makan di restoran Turki Salt Bae daripada pergi ke London. £9 untuk kokas. £630 untuk steak Tomahawk. Tidak terima kasih."

Selain itu, dikutip dari The Tottenham Independent, demonstran dari Animal Rebellion, cabang Extinction Rebellion, sempat melakukan unjukan rasa di salah satu restoran Salt Bae.

baca juga

Para pengunjuk rasa dibawa keluar dari restoran yang menyajikan steak berlapis emas seharga 1.450 pounsd sterling dan digeret ke trotoar. Mereka menerangkan alasan mengapa berunjuk rasa di sana. 

Salah satunya karena simbol dari 'sistem yang rusak.' Mereka membandingkan jutaan orang menggunakan layanan bank makanan, sementara koki berpengaruh itu menghasilkan uang dari makanan yang berdampak lingkungan tinggi.

"Steak, dan daging merah lainnya, yang kita tahu membawa dampak lingkungan tertinggi," kata Orin Cooley-Green, salah seorang pengunjuk rasa. Aksi tersebut terjadi beberapa minggu setelah aksi serupa berlangsung di restoran Michelin bintang tiga milik Gordon Ramsay di Chelsea.

https://twitter.com/HeydonProwse/status/1604825900394192897?t=rZUt3yb08e0L8qB9g0cNpw&s=19

https://twitter.com/Dantani/status/1604823598790852609?t=2tc8dT-SLOXvoKwSrNLj_g&s=19

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekornya Berhasil Dikalahkan Lionel Messi, Begini Reaksi Akun Telur

Rekornya Berhasil Dikalahkan Lionel Messi, Begini Reaksi Akun Telur

Your Say | Rabu, 21 Desember 2022 | 12:22 WIB

Wow! Ternyata Segini Harga Trofi Piala Dunia, Pantesan Jadi Rebutan Berbagai Negara

Wow! Ternyata Segini Harga Trofi Piala Dunia, Pantesan Jadi Rebutan Berbagai Negara

Denpasar | Rabu, 21 Desember 2022 | 12:20 WIB

Alasan Messi dan Argentina Tak Boleh Bawa Pulang Trofi Piala Dunia Asli

Alasan Messi dan Argentina Tak Boleh Bawa Pulang Trofi Piala Dunia Asli

Bola | Rabu, 21 Desember 2022 | 12:12 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×