Perayaan Natal, Raja Charles III Tetap Berikan Pidato Keagamaan meski Kian Banyak Warganya yang Tidak Beragama

Minggu, 25 Desember 2022 | 13:54 WIB
Perayaan Natal, Raja Charles III Tetap Berikan Pidato Keagamaan meski Kian Banyak Warganya yang Tidak Beragama
Raja Inggris Charles III menyapa masyarakat saat tiba di Kastil Hillsborough, Belfast, Irlandia Utara, Selasa (13/9/2022). [Niall Carson / POOL / AFP]

Suara.com - Raja Charles III dikabarkan tidak akan "menghindar" untuk berbicara tentang iman dan keragaman dalam pidatonya di Hari Natal.

Pidato perayaan Natal tahun 2022 ini akan menjadi yang pertama kali bagi Charles setelah menjadi Raja Inggris.

Berbicara kepada Sky News, Uskup Agung Angaelos dari Ortodoks Koptik Uskup Agung London mengatakan, topik tentang iman dan keragaman akan menjadi bagian utama dari pidato Raja Charles di tengah angka sensus tentang ketaatan beragama di Inggris yang justru turun dalam sepuluh tahun terakhir.

"Di lapangan, kami tahu bahwa iman dan agama, dan kepercayaan, penting bagi orang-orang. Jadi jika Raja tahu bahwa ini penting bagi orang-orang, saya pikir dia akan mengatasinya," kata Uskup Agung Angaelos, dikutip dari Mirror.

Ucapan Selamat Natal dari Raja Charles, penghargaannya atas karya komunitas Kristen dan komunitas iman di dunia, menurut Uskup Agung Angaelos, itu menjadi bukti kalau anak Ratu Elizabeth II itu tidak menghindar dari iman.

Dia menambahkan bahwa dia "yakin" publik dan semua yang mempraktikkan agama akan "puas" dengan pesannya. Raja juga akan memperhatikan perannya sebagai kepala Persemakmuran dalam pidatonya, menurut Uskup Agung.

Data sensus tahun 2021 tercatat bahwa persentase orang yang mengatakan mereka tidak beragama melonjak. Dari sekitar 25,2 persen pada tahun 2011 menjadi lebih 37,2 persen pada tahun 2021.

Tetapi seperti mendiang ibunya, Raja Charles III dianggap menganggap serius gelar Pembela Iman, yang mencerminkan perannya sebagai gubernur tertinggi Gereja Inggris.

Sebelum naik tahta, dia dikabarkan bahkan mempertimbangkan untuk mengubah gelar 'Pembela Keyakinan' untuk mencerminkan kewajiban terhadap semua agama di Inggris. Meski demikian, perubahan itu belum terjadi.

Baca Juga: Postingan Penuh Makna Jokowi Di Hari Raya Natal 2022: Doakan Kedamaian, Kebahagiaan Dan Cinta Kasih Selalu Memayungi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI