Sakit Berat Sampai Harus Menggalang Dana Seperti Indra Bekti, Ini Pentingnya Punya Asuransi Kesehatan

Dinda Rachmawati

Senin, 02 Januari 2023 | 20:05 WIB
Sakit Berat Sampai Harus Menggalang Dana Seperti Indra Bekti, Ini Pentingnya Punya Asuransi Kesehatan
Profil Indra Bekti (Instagram/@indrabekti)

Suara.com - Biaya pengobatan Indra Bekti yang sedang dirawat di Rumah Sakit (RS) Abdi Waluyo Jakarta karena pendarahan otak disebut sudah mencapai miliaran rupiah. Hal ini membuat Aldila Jelita, sebagai istri membuka penggalangan dana. 

Hal tersebut diungkap ibu dua anak ini saat menggelar jumpa pers di RS Abdi Waluyo, Sabtu (2/12/2022) lalu. Aldila mengatakan jika dirinya sudah mulai  berat menanggung beban biaya rumah sakit Indra Bekti yang semakin hari semakin besar. 

Inilah yang membuatnya tak tak ragu untuk meminta bantuan ke sejumlah teman dan melakukan penggalangank k  dana untuk suaminya yang diperkirakan masih harus dirawat di RS selama 20 hari ke depan. 

"Aku juga sekalian mau memberi tahu kalau kita lagi berat, karena kita usahain banget saat ini. Kayaknya aku mau membuka penggalangan dana," ujar Aldila.

"Biayanya sudah sangat besar di hari keempat ini. Aku sudah broadcast ke beberapa teman, alhamdulillah, ada beberapa yang sudah memberikan kebaikan dan keikhlasannya, alhamdulillah," ucap lagi.

Istri Indra Bekti, Aldilla Jelita memberi keterangan mengenai perkembangan kesehatan suaminya kepada wartawan di RS Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (31/12/2022). [Adiyoga Priyambodo/Suara.com]
Istri Indra Bekti, Aldilla Jelita memberi keterangan mengenai perkembangan kesehatan suaminya kepada wartawan di RS Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (31/12/2022). [Adiyoga Priyambodo/Suara.com]

Sayangnya, bukannya mendapatkan tanggapan yang positif, banyak warganet justru mencibir langkah yang diambil Aldila. Menurut mereka penggalangan mdana seharusnya menjadi opsi terakhir, setelah kaluarga menjual aset yang ada. 

Tak sedikit yang juga mempertanyakan, mengapa selebriti, sekaligus presenter kawakan seperti Indra Bekti tak menggunakan asuransi untuk melindungi kesehatannya. 

"Belum apa-apa udah galang dana. Biasanya yang galang dana juga bujan dari pihak istri atau keluarga. Tapi orang terdekat. Kek gimana gitu dengernya. Baru beberapa hari udah minta bantuan dunia. Ga bisa jual aset-aset dulukah?," tanya @mimixxxxx dalam komentar di Instagram @bundsthetic. 

"Wah apa kabar Denada yang berapa tahun ya anaknya sakit. Masa nggak ada tabungan atau asuransi?," kata @mikhaxxxxx.

baca juga

"Artis senior sekelas Indra Bekti ga punya tabungan, asuransi atau aset?," ungkap @shakxxxxx.

Ya, baik swasta ataupun milik pemerintah, asuransi kesehatan dinilai sangat penting. Tujuannya agar kesehatan bisa tetap terlindungi di waktu-waktu tak terduga seperti memgalami penyakit berat, kecelakaan atau meninggal dunia.

Head of Corporate Communications Generali Indonesia, Windra Krismansyah mengungkap, jika proteksi asuransi memberikan perlindungan finansial, ketika risiko kehidupan terjadi termasuk sakit dan harus dirawat atau terkena penyakit kritis yang tentunya bisa memakan biaya yang tidak sedikit.

"Tak jarang biaya tersebut harus dibayar menggunakan dana yang memang dikumpulkan untuk masa depan, seperti tabungan dan dana cadangan pendidikan anak dan sebagainya, karena tidak memiliki asuransi," ujar dia saat Suara.com hubungi pada Senin (2/1/2023).

Ilustrasi transaksi pengajuan asuransi - Bagaimana cara kerja bisnis asuransi (Pexels)
Ilustrasi transaksi pengajuan asuransi - Bagaimana cara kerja bisnis asuransi (Pexels)


 
Lantas, Siapa Saja yang Harus Memiliki Asuransi?

Windra mengungkap, jika semua orang, yaitu setiap individu yang memiliki tanggungan sebenarnya wajib memproteksi dirinya dengan asuransi. Tanggungan yang dimaksud, kata dia bukan hanya keluarga, karena ada juga yang mungkin belum menikah dan memiliki anak. 

Tanggungan juga termasuk hutang yang secara finansial juga harus diperhitungkan ketika kita memiliki asuransi, sehingga hutang tersebut tidak membebani keluarga jika risiko terjadi.

Berapa Nilai Manfaat Kesehatan atau Pertanggungan Jiwa yang Harus Dimiliki Saat Seseorang Mengikuti Asuransi?

Ia menjawab, jika mampu, pilihkan nilai manfaat yang setinggi mungkin, karena proteksi kesehatan harus disesuaikan dan ditingkatkan dari waktu ke waktu. 

"Maksudnya ketika kita punya asuransi 10 tahun lalu maka kita harus terus evaluasi apakah nilainya masih memadai atau tidak karena adanya inflasi dan kenaikan biaya kesehatan," tanbahnya. 

Sedangkan, untuk besarnya nominal uang pertanggungan perlindungan jiwa sangat tergantung berapa besar yang kita ingin wariskan, agar keluarga bisa terus menjalani hidup dengan layak.  

Perlukah Persiapan Proteksi Kesehatan hingga Milyaran Rupiah?

Ia mengungkap, jika sebenarnya tidak ada nilai acuan yang pasti berapa besar proteksi yang dibutuhkan, namun tentu saja semakin besar semakin baik. Karena bisa saja, satu penyakit memakan biaya yang lebih besar dalam waktu yang singkat. 

Besarnya biaya kesehatan yang diperlukan tergantung dari jenis dan tingkat keseriusan penyakit, serta rangkaian pengobatan dan perawatan yang diperlukan untuk penyakit yang diderita. Biaya kesehatan juga terus meningkat karena adanya pengembangan teknologi-teknologi baru dalam bidang medis. 

Jadi, Kapan Waktu yang Tepat Untuk Kita Memiliki Asuransi?

Secepatnya, kata Windra, karena pada usia muda risiko masih cenderung rendah, hal ini akan memudahkan untuk memiki polis lebih mudah dengan premi yang relatif lebih murah. Sedangkan ketika kita berusia lebih lanjut, maka tingkat risiko akan lebih tinggi, jadi premi juga akan menyesuaikan atau lebih tinggi. 

"Ketika kita sudah mengidap penyakit tertentu, tergantung dari tingkatnya pengajuan polis asuransi bisa saja ditolak atau diterima dengan pengecualian dan premi yang lebih tinggi. Jadi, milikilah asuransi saat muda dan sehat," pesan dia. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aldi Taher Sumbang Rp1 Juta untuk Indra Bekti, Raffi Ahmad, Baim Wong dan Nikita Mirzani Turut Dicolek

Aldi Taher Sumbang Rp1 Juta untuk Indra Bekti, Raffi Ahmad, Baim Wong dan Nikita Mirzani Turut Dicolek

Sumedang | Senin, 02 Januari 2023 | 15:28 WIB

Netizen Minta Istri Indra Bekti Jual Mas Kawin, Nilainya Mencapai Rp40 Juta

Netizen Minta Istri Indra Bekti Jual Mas Kawin, Nilainya Mencapai Rp40 Juta

Entertainment | Senin, 02 Januari 2023 | 15:25 WIB

Asuransi Kesehatan Indra Bekti Dipertanyakan Usai Istri Buka Penggalangan Dana, Memang Berapa Sih Iuran BPJS?

Asuransi Kesehatan Indra Bekti Dipertanyakan Usai Istri Buka Penggalangan Dana, Memang Berapa Sih Iuran BPJS?

Lifestyle | Senin, 02 Januari 2023 | 15:30 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×