Viral Kuliner Nasi Minyak di Surabaya, Warganet Debat Tentang Bahaya Makan Minyak Jelantah, Memang Apa Aja Sih?

Dinda Rachmawati

Selasa, 17 Januari 2023 | 17:50 WIB
Viral Kuliner Nasi Minyak di Surabaya, Warganet Debat Tentang Bahaya Makan Minyak Jelantah, Memang Apa Aja Sih?
Viral Kuliner Nasi Minyak di Surabaya (Twitter @txtdrkuliner)

Suara.com - Baru-baru ini, sebuah warung nasi bebek kaki lima di kawasan Surabaya viral, setelah diunggah akun TikTok @tiktok_kulineran. Dalam video, kulineran gerobak tersebut tampak ramai diminati oeh para pelangan yang antre.

Menunya dinilai dan jadi favorit banyak orang karena, karena bumbu dan sambalnya disiram dengan minyak jelantah panas, yang membuat hidangan ini terasa semakin nikmat. 

Inilah sebabnya, menu tersebut sering dikenal sebagai nasi minyak. Tayangan itu juga memperlihatkan bagaimana si penjual berkali-kali menambahkan minyak panas bekas menggoreng ikan ke wadah berisi bumbu dan sambalnya.

"Tapi harus mimin akui sih minyak jelantah gini nih yang biki nasi semakin gurih. Apalagi dipaduin dengan bebek empuk dan berempah gini, beuh makin beripat-lipat ganda guys kenikmatannya," pungkas narasi dalam video seperti yang Suara.com kutip pada Selasa (17/1/2023).

Meski tampak menggiurkan, kebanyakan warganet di Twitter justru mengomentari hidangan ini yang justru dinilai tidak sehat. Apalagi, penggunaan minyak jelantah dalam hidangan tersebut terlihat cukup banyak.

Video ini pun ramai dikomentari oleh warganet setelah diunggah ulang oleh akun @txtdrkuliner. Terlebih saat ada adegan, di mana si penjual menyediakan air mineral botol yang dikatakan bukan untuk minum, melainkan untuk mencuci tangan.

"Oiya guys kalo kalian makan di sini jangan berharap ya ada tempat cucian tangannya. Mereka tuh ngejual air mineral bukan dibuat minum sih tujuan utamanya. Tapi dibuat cucian tangan kayak gini guys," tambah akun tersebut.

Video pun telah mendapatkan lebih 11 ribu tanda suka dengan komentar beragam, yang rata-rata menyoroti betapa berbahayanya makanan ini.

"Air minum dibuang, minyak kotor dimakan. Ada-ada aja ni kelakuan manusia menjelang akhir zaman," kata @robbxxxxx.

baca juga

"Makanan serem gini pasti bukanya malam, jam-jam pencernaan istirahat. Gak heran kalau umur 30 an udah mulai masuk poli internist dan poli syaraf. Apalagi buat orang yang suka makan beginian tapi gak pernah olahraga. Serem," ujar@prophxxxxxxxx.

"Welcome pala puyeng, gampang marah. Alias kolesterol dan darah tinggi. Baek baek struk, bapak gue udah soalnya," tulis @snggxxxx.

"Ah gila langsung stroke di tempat ini mah gue anjg," ungkap @heroxxxx.

"Pada komen soal minyak, tapi coba direbrand menunya jadi "fried duck with spices oil" mau liat apa masih banyak yang komen seputar minyak wkwkw. Giliran nonton video hotpot/ramen chili oli yang kuantitas minyaknya sama kayak di sini aja squeamish hadeh wkwkwk," tambah @AMMxxxx.

Bahaya Konsumsi Minyak Jelantah
Minyak jelantah atau minyak yang sudah digoreng berulang kali, akan menjadi bahaya karena kandungan lemak tidak jenuh serta berbagai vitamin dalam minyak seperti A, D, E dan K akan mengalami penyusutan. 

Ini hanya akan menyisakan asam lemak jenuh justru dapat mengakibatkan penyakit berbahaya. Berikut sejumlah bahaya minyak jelantah bagi kesehatan seperti dilansir Hello Sehat.

1. Infeksi bakteri
Minyak yang sudah dipakai berkali-kali akan jadi sarang untuk perkembangbiakan berbagai jenis bakteri. Salah satunya yaitu Clostridium botulinum, bakteri penyebab penyakit botulisme.

Bakteri-bakteri tersebut akan makan dari partikel dan remah-remah sisa gorengan yang ada pada panci atau minyak. Maka itu, menggoreng dengan minyak bekas pun akan membuat Anda lebih rentan kena infeksi bakteri.

2. Meningkatkan risiko kanker
Selain bakteri, minyak jelantah juga jadi sumber radikal bebas. Radikal bebas akan ikut terserap ke dalam makanan yang digoreng, masuk ke dalam tubuh Anda, dan menyerang sel-sel dalam tubuh. Zat tersebut akan menjadi karsinogen penyebab kanker.

Semakin sering Anda menggoreng dengan minyak jelantah, makin banyak pula radikal bebas yang menumpuk dalam tubuh dan menyebabkan mutasi gen. Sel dalam tubuh Anda pun lebih rentan berubah jadi sel kanker.

3. Meningkatkan risiko penyakit degeneratif
Menurut penelitian oleh para ahli dari University of the Basque Country di Spanyol, minyak jelantah mengandung senyawa organik aldehid. Senyawa ini diketahui dapat berubah menjadi zat karsinogen dalam tubuh manusia.

Selain itu, aldehid bisa memicu penyakit degeneratif. Contoh beberapa penyakitnya yaitu penyakit jantung, penyakit Alzheimer, dan penyakit Parkinson.

4. Kelebihan berat badan atau obesitas
Bahaya minyak jelantah yang tak disadari yaitu kadar kalori dan lemak trans yang akan terus meningkat. Menurut penelitian dalam jurnal Food Chemistry pada 2016, minyak zaitun yang bebas lemak trans pun akhirnya akan menghasilkan lemak trans setelah dipakai menggoreng berkali-kali.

Kalori dan lemak trans yang berlebihan akan memicu kelebihan berat badan, bahkan sampai terkena kondisi obesitas. Obesitas sendiri bisa menyebabkan berbagai komplikasi serius seperti penyakit diabetes dan penyakit jantung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Video Viral, Dua Remaja Usai Sekolah Asik Pacaran di Taman Dadaha Tasikmalaya

Video Viral, Dua Remaja Usai Sekolah Asik Pacaran di Taman Dadaha Tasikmalaya

Sumedang | Selasa, 17 Januari 2023 | 15:08 WIB

Viral Mahasiswa UNY Meninggal Perjuangkan UKT, Begini Sosoknya di Mata Teman

Viral Mahasiswa UNY Meninggal Perjuangkan UKT, Begini Sosoknya di Mata Teman

Soreang | Selasa, 17 Januari 2023 | 14:32 WIB

Viral Seorang Mualaf Agus Tan Menangis Kesakitan, Dikaitkan dengan Aksinya Pantati dan Kentuti Bible

Viral Seorang Mualaf Agus Tan Menangis Kesakitan, Dikaitkan dengan Aksinya Pantati dan Kentuti Bible

Joglo | Selasa, 17 Januari 2023 | 14:26 WIB

Terkini

Banjir Bangkok Meluas, 50 Distrik Ditetapkan Sebagai Zona Bencana Nasional

Banjir Bangkok Meluas, 50 Distrik Ditetapkan Sebagai Zona Bencana Nasional

News | Senin, 28 September 2026 | 08:33 WIB

Harga Logam Mulia Diprediksi Fluktuatif, Simak Rentang Proyeksi Harga Emas

Harga Logam Mulia Diprediksi Fluktuatif, Simak Rentang Proyeksi Harga Emas

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 08:29 WIB

Belanda Tekuk Serbia 2-1, Xavi Soroti Brace Mexx Meerdink dan Umpan Akurat Veerman

Belanda Tekuk Serbia 2-1, Xavi Soroti Brace Mexx Meerdink dan Umpan Akurat Veerman

Bola | Senin, 28 September 2026 | 08:25 WIB

Kronologi Menteri PU Dody Hanggodo Marah ke Anak Buah saat Sidak Sawah Bekasi

Kronologi Menteri PU Dody Hanggodo Marah ke Anak Buah saat Sidak Sawah Bekasi

News | Senin, 28 September 2026 | 08:23 WIB

Kematian Vanreko Varkas Jadi Alarm: Koalisi Desak Usut Tuntas dan Hentikan Militerisasi!

Kematian Vanreko Varkas Jadi Alarm: Koalisi Desak Usut Tuntas dan Hentikan Militerisasi!

News | Senin, 28 September 2026 | 08:10 WIB

BIGBANG Tambah Jadwal Konser di Jakarta! Simak Trik Jitu Biar Nggak Gagal War Tiket Lagi

BIGBANG Tambah Jadwal Konser di Jakarta! Simak Trik Jitu Biar Nggak Gagal War Tiket Lagi

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 08:10 WIB

Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo

Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo

News | Senin, 28 September 2026 | 08:05 WIB

PB ORADO Pecahkan Rekor MURI, Piala Panglima TNI 2026 Diikuti 20.000 Peserta

PB ORADO Pecahkan Rekor MURI, Piala Panglima TNI 2026 Diikuti 20.000 Peserta

Sport | Senin, 28 September 2026 | 08:03 WIB

IHSG Bisa Anjlok Lagi, Dana Asing Kabur Rp3,5 Triliun: Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Bisa Anjlok Lagi, Dana Asing Kabur Rp3,5 Triliun: Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 08:00 WIB

Prakiraan Cuaca: Pekanbaru Diprediksi Hujan Ringan, Jambi Disertai Petir

Prakiraan Cuaca: Pekanbaru Diprediksi Hujan Ringan, Jambi Disertai Petir

Riau | Senin, 28 September 2026 | 07:58 WIB

×