Berkali-kali Oplas, Lucinta Luna Nggak Takut Bahaya Kecanduan Operasi Plastik?

Minggu, 12 Februari 2023 | 11:59 WIB
Berkali-kali Oplas, Lucinta Luna Nggak Takut Bahaya Kecanduan Operasi Plastik?
Lucinta Luna Batal Nonton Konser BLACKPINK di Bangkok (Instagram/@lucintaluna_manjalita)

Suara.com - Baru-baru ini, nama Lucinta Luna ramai diperbincangkan setelah memutuskan untuk melakukan operasi plastik lagi. Keputusannya kembali menjalani prosedur estetika itu disebut gara-gara warganet menilainya mirip Pinocchio.

Lucinta Luna membagikan beberapa video sebelum ia menjalani operasi di Thailand dan memperlihatkan seorang perawat yang memeriksa kondisinya. Lucinta Luna pun mantap melakukan oplas pada hidungnya dan kini sedang melalui masa penyembuhan.

Bukan sekali ini Lucinta Luna operasi untuk meningkatkan penampilannya. Akibatnya, tak jarang warganet menyebut bahwa Lucinta Luna mengalami kecanduan operasi plastik karena selalu merasa belum puas terhadap hasilnya.

Lucinta Luna [Instagram]
Lucinta Luna [Instagram]

Dilansir dari laman Klikdokter, ternyata kecanduan operasi plastik merupakan kelainan kejiwaan yaitu dismorfik tubuh atau body dysmorphic disorder (BDD). BDD merupakan gangguan pencitraan tubuh yang ditandai dengan obsesi terhadap penampilan terutama pada wajah.

Tanda-Tanda BDD

Penderita BDD ini terlalu fokus terhadap kekurangan pada bagian tubuhnya yang mampu mengganggu aktivitas kesehariannya. Penderita BDD menghabiskan hari-harinya untuk menutupi kekurangannya dengan berbagai cara, mulai dari makeup, membeli pakaian, aksesoris, bahkan melakukan prosedur operasi. Ada juga BDD yang memiliki keinginan untuk bunuh diri cukup tinggi.

Kapan Mengetahui Gejala BDD?

Dilansir dari Honestdocs, BDD penting untuk diketahui sejak awal dan sebelum melakukan operasi plastik. Jika dokter mengetahui gejala tersebut, maka pasien dapat dirujuk ke dokter spesial kejiwaan. Penderita BDD juga cenderung mengalami gejala kejiwaan lainnya seperti depresi, gangguan kecemasan, hingga penggunaan obat-obatan terlarang.

Penderita BDD ini memiliki keinginan yang tidak realistis terhadap operasi plastik. Pada awalnya, penderita merasa puas dengan operasi plastik. Namun, mereka bisa tiba-tiba menyadari ada salah atau tidak puas dan meminta untuk melakukan operasi plastik lanjutan.

Baca Juga: Sama-sama Usia 50-an, Titi DJ yang Baru Oplas Akui Sempat Minder Foto Satu Frame Bareng Sophia Latjuba

Ilustrasi operasi plastik. (Shutterstock)
Ilustrasi operasi plastik. (Shutterstock)

Di sisi lain, penderita BDD yang melakukan beberapa kali operasi plastik dapat memberikan risiko kesehatan yang berbahaya bagi tubuh sebagai berikut:

  • Otot rusak
  • Kerusakan saraf
  • Pembekuan darah
  • Bekas luka, memar, dan bengkak
  • Kematian jaringan
  • Infeksi (pneumonia)
  • Anestesi (Alergi, gagal napas, dan henti jantung)
  • Pendarahan berlebihan dan masih banyak lainnya

Demikian ulasan singkat mengenai bahaya kecanduan operasi plastik, prosedur yang telah berulang kali dilakukan Lucinta Luna.

Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI