Jerome Polin Bikin Konten Nirempati Tentang Kematian Pasien Pakai Jas Dokter, Dekan FKUI Kritik Keras

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Minggu, 26 Februari 2023 | 16:50 WIB
Jerome Polin Bikin Konten Nirempati Tentang Kematian Pasien Pakai Jas Dokter, Dekan FKUI Kritik Keras
Jerome Polin dihujat lagi (Instagram)

Suara.com - Konten Kreator sekaligus Mahasiswa Pendidikan Kedokteran Universitas Indonesia, Ugiadam Farhan Firmansyah, Ekida Rehan Firmansyah, dan Youtuber Jerome Polim menuai banyak kecaman dari warganet. Hal ini karena konten yang dibuat mereka baru-baru ini.

Dalam unggahan yang telah dihapus, Farhan, Ekida, dan Jerome Polin tampak membuat konten berjoget bersama. Namun, dalam video tersebut menggunakan kata-kata yang sering dokter gunakan sebagai pernyataan pasien meninggal dunia, yakni “Mohon maaf kami sudah berusaha semaksimal mungkin”.

Konten tersebut lantas menuai banyak kontroversi. Ketiganya dinilai tidak memiliki empati kepada banyak keluarga yang sedih dengan ucapan tersebut. Akun Twitter @rizkahasanah membuat cuitan, kalau kata-kata tersebut adalah sensitif.

Ia mengaku baru melihat keluarga yang sangat sedih dengan kata-kata tersebut. Oleh sebab itu, menurutnya konten tersebut kurang pantas, apalagi dibuat mahasiswa kedokteran UI.

“Ngeliat kemaren pasien meninggal di dpn mataku, dan bilang ke keluarganya kalo harus dilepas monitor & O2 mask nya and my supervisor  literally said those words… and seeing this insensitive influencer making fun of it. Wow, no wonder everyone hates you,” tulis akun tersebut dalam cuitannya,  Minggu (26/2/2023).

Menanggapi ramainya komentar akan video tersebut, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), prof. dr. Ari Fahrial Syam, Sp.PD-KGEH., mengatakan, penggunaan kata-kata tersebut pada dasarnya memang dipakai ketika dokter telah mengobati pasien, tetapi gagal dan meninggal dunia.

Namun, dalam video yang dibuat, menurut prof. Ari konteksnya bisa saja berbeda dan hanya untuk candaan. Akan tetapi, hal yang salah yaitu kalimat tersebut bisa di multiinterpretasikan banyak orang. Oleh sebab itu, menggunakannya sebagai bahan candaan juga cukup riskan.

“Prinsipnya begini, kata kata itu sering digunakan dalam media ketika dokter udah obati tapi gagal misal meninggal. Dalam topik ini kan cerita tentang, enggak berhubungan. Namanya multiinterpretasi, ketika mahasiswa kedokteran menggunakannya, maka harus hati hati membuat konten. Meskipun niatnya hanya candaan tapi karena kata itu multiinterpretasi, jadi sebenarnya tidak boleh ditertawakan,” jelas prof. Ari saat dihubungi Suara.com.

Menurut prof Ari, baik dokter maupun masih calon, sangat perlu berhati-hati dalam membuat konten. Pasalnya, dalam berbagai konten sensitif,  hal yang sebenarnya tidak dimaksud, bisa saja lain di mata orang lain.

baca juga

“Secara umum siapapun dokter maupun calon dokter harus hati-hati dalam membuat konten.  Sebenarnya (video) tadi kayak enggak maksud tapi kata- kata itu sering digunakan gitu pada pake pasien,” jelas prof. Ari.

Tidak hanya itu, menurut prof. Ari, mengapa dalam penggunaan kata-kata tersebut bisa salah karena ini kembali bergantung pada orang yang melihatnya. Hal ini karena ada orang yang mungkin memiliki pengalaman buruk atau sedih dengan kata-kata tersebut.

“Sebenarnya tujuannya enggak kesitu tapi kan ada orang yang tidak tepat gitu. Tapi tergantung orang melihatnya. Itu bisa remind sesuatu yg tidak mengenakan,” ujarnya.

Oleh karena itu, prof. Ari berpesan, dalam menggunakan media sosial, seorang konten kreator harus melihat dampaknya. Apalagi, publik bisa saja memandangnya sebagai hal lain.

“Apapun yang kita unggah di media sosial, tapi ketika sudah di publik ini jadi ribut gitu,” pungkas prof. Air.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jerome Polin Viral Lagi, Bikin Konten Nihil Moral soal Kematian Pasien

Jerome Polin Viral Lagi, Bikin Konten Nihil Moral soal Kematian Pasien

Metro | Minggu, 26 Februari 2023 | 16:45 WIB

Dianggap Permainkan Kalimat Kematian, Jerome Polin Kembali Dirujak Netizen

Dianggap Permainkan Kalimat Kematian, Jerome Polin Kembali Dirujak Netizen

Entertainment | Minggu, 26 Februari 2023 | 16:12 WIB

Trending Konten Joget Tiktok Jerome Polin Berpakaian Dokter, Netizen Hujat karena Dianggap Tak Peka

Trending Konten Joget Tiktok Jerome Polin Berpakaian Dokter, Netizen Hujat karena Dianggap Tak Peka

Denpasar | Minggu, 26 Februari 2023 | 14:46 WIB

Terkini

Diberhentikan Sementara sebagai Jaksa, Febrie Adriansyah Masih Terima 50 Persen Gaji Pokok

Diberhentikan Sementara sebagai Jaksa, Febrie Adriansyah Masih Terima 50 Persen Gaji Pokok

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:33 WIB

Bandingkan Dirinya dengan Febrie, Nadiem Makarim Curhat Langsung Diborgol Saat Ditahan

Bandingkan Dirinya dengan Febrie, Nadiem Makarim Curhat Langsung Diborgol Saat Ditahan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:26 WIB

Ketimpangan Sumsel Makin Rendah, Tapi Jurang Pengeluaran Kota dan Desa Masih Terasa

Ketimpangan Sumsel Makin Rendah, Tapi Jurang Pengeluaran Kota dan Desa Masih Terasa

Sumsel | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:24 WIB

26 Ribu Pekerja Baru di Jawa Timur: Pengangguran Menyusut, Sektor Pertanian Jadi Penyelamat

26 Ribu Pekerja Baru di Jawa Timur: Pengangguran Menyusut, Sektor Pertanian Jadi Penyelamat

Jatim | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:22 WIB

Kejati Lampung Pulihkan Rp1,14 Triliun Uang Negara, Ada Tumpukan Dolar dan Emas

Kejati Lampung Pulihkan Rp1,14 Triliun Uang Negara, Ada Tumpukan Dolar dan Emas

Lampung | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:16 WIB

Tak Melulu Malioboro, 5 Hidden Gem Jogja yang Wajib Masuk Wishlistmu

Tak Melulu Malioboro, 5 Hidden Gem Jogja yang Wajib Masuk Wishlistmu

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Besaran Dana PIP 2026 untuk Siswa SD, SMP, dan SMA, Ada yang Dapat Rp1,8 Juta!

Besaran Dana PIP 2026 untuk Siswa SD, SMP, dan SMA, Ada yang Dapat Rp1,8 Juta!

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:11 WIB

92 Ribu Warga Jatim Lepas dari Kemiskinan, Apa Rahasianya?

92 Ribu Warga Jatim Lepas dari Kemiskinan, Apa Rahasianya?

Jatim | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Strategi Mitsubishi Fuso Jamin Operasional Truk Tanpa Henti di GIIAS 2026

Strategi Mitsubishi Fuso Jamin Operasional Truk Tanpa Henti di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:08 WIB

Dari Hobi Saat Pandemi, Raditya Dika Kini Jadi Duta Marvel Hero Rush TCG

Dari Hobi Saat Pandemi, Raditya Dika Kini Jadi Duta Marvel Hero Rush TCG

Entertainment | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:06 WIB

×