Ini Pentingnya Dukungan Psikososial & Pendidikan Situasi Darurat untuk Anak-anak dan Sekolah Terdampak Gempa di Cianjur

Ririn Indriani

Sabtu, 04 Maret 2023 | 11:25 WIB
Ini Pentingnya Dukungan Psikososial & Pendidikan Situasi Darurat untuk Anak-anak dan Sekolah Terdampak Gempa di Cianjur
Sekolah darurat SMPN 5 Cianjur, Jawa Barat, terdampak gempa. (Foto: Suara.com/Ririn Indriani)

Suara.com - Gempa Cianjur berkekuatan Magnitudo 5,6 Skala Richter yang terjadi pada 21 November 2022 telah menelan banyak korban, baik korban luka maupun korban jiwa dan menghancurkan begitu banyak bangunan, dari rumah, tempat ibadah, toko hingga sekolah.

Tak hanya itu, akibat gempa banyak korban terguncang pula mentalnya, baik anak-anak maupun dewasa.

Kondisi memrihatinkan itu diungkap oleh Esthi Sayekti, salah satu pengajar SMPN 5 Cianjur. Ia mengatakan anak-anak korban gempa yang mengalami gangguan psikologis berdampak pada kehidupan sehari-harinya.

"Mereka jadi trauma, ketakutan dan stres, apalagi anak-anak yang orangtua atau keluarganya meninggal, benar-benar harus kita dampingi dan diberi dukungan penuh," ujarnya kepada Suara.com saat mengunjungi sekolah darurat SMPN 5 Cianjur, korban terdampak gempa, beberapa waktu lalu.

Oleh karena itulah dukungan psikososial, kata Esthi, sangat dibutuhkan bagi mereka. Dengan dukungan psikososial diharapkan anak-anak mampu menyalurkan stresnya ke hal-hal positif.

Sekolah darurat SMPN 5 Cianjur, Jawa Barat, terdampak gempa. (Foto: Suara.com/Ririn Indriani)
Sekolah darurat SMPN 5 Cianjur, Jawa Barat, terdampak gempa. (Foto: Suara.com/Ririn Indriani)

"Misalnya, anak yang hobi menulis, menggambar atau melukis bisa mencurahkan apa yang dirasakan melalui karyanya itu. Cara ini cukup efektif terutama untuk anak yang terutup," terangnya.

Hal senada dikemukakan pula oleh Marni Silalahi dari Cianjur Respons Program Lead. Ia mengatakan dukungan psikososial merupakan upaya yang juga sama pentingnya selain bantuan logistik untuk korban bencana alam.

"Masalah psikologis yang dialami korban bencana alam bila tidak mendapat penanganan secara tepat dan berkesinambungan akan berdampak pada mental bahkan masa depannya," ujarnya.

Menyadari betapa pentingnya dukungan untuk anak-anak dan guru terdampak gempa Cianjur, P&G bersama Save the Children dan Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur melakukan aksi tanggap darurat lewat tiga program utama, yaitu Dukungan Psikososial, Pendidikan dalam Situasi Darurat, dan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB).

baca juga
P&G bersama Save the Children dan Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur melakukan aksi tanggap darurat lewat tiga program utama, yaitu Dukungan Psikososial, Pendidikan dalam Situasi Darurat, dan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). (Suara.com/Ririn Indriani)
P&G bersama Save the Children dan Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur melakukan aksi tanggap darurat lewat tiga program utama, yaitu Dukungan Psikososial, Pendidikan dalam Situasi Darurat, dan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). (Suara.com/Ririn Indriani)

"Ketiga program ini telah berlangsung sejak Januari 2023 dan akan rampung pada April 2023, serta diharapkan dapat menjangkau 300 guru dan 2.300 siswa anak-anak yang merupakan bagian dari 15 sekolah binaan program “We See Equal” P&G Indonesia di Kabupaten Cianjur," terang Ovi Nomia, Director of Communication P&G Indonesia.

Dari total 300 guru tersebut, lanjut dia, sebanyak 30 guru yang mewakili sekolahnya diberikan pelatihan untuk dapat menjadi master trainer bagi guru lainnya.

Program ini dilaksanakan oleh tenaga ahli Save the Children Indonesia yaitu dari bidang Mental Health and Psychosocial Support (MHPSS), Child Protection & Education in Emergencies.

"Program P&G dan Save the Children ini diharapkan dapat memberikan dukungan mental, menguatkan para siswa, serta memberikan semangat belajar di situasi darurat untuk para guru dan seluruh warga sekolah, meskipun sedang dalam masa transisi darurat," kata Ovi.

Sebagai informasi, kondisi anak-anak di Cianjur masih memiliki ketimpangan dan keterbatasan kesempatan untuk mengakses berbagai layanan dasar Pendidikan.

Data Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat terkait Rata-rata Lama Sekolah (RLS) tahun 2022 melaporkan bahwa Kabupaten Cianjur merupakan Kabupaten terendah ketiga di Jawa Barat dengan capaian RLS masih diangka 7.20, dibandingkan dengan rata-rata kabupaten lain di Jabar yang mencapai 8.78 tahun.

Sekolah darurat SMPN 5 Cianjur terdampak gempa, Cianjur, Jawa Barat. (Foto: Dok. P&G Indonesia)
Sekolah darurat SMPN 5 Cianjur terdampak gempa, Cianjur, Jawa Barat. (Foto: Dok. P&G Indonesia)

Hal ini mengakibatkan anak-anak hanya bersekolah di tingkat SMP selama 1-1.5 tahun, yang berdampak pada rendahnya pencapaian Indeks Pembangunan Manusia.

Dampak dari bencana juga memperparah kondisi anak-anak tersebut, membuat mereka lebih rentan terhadap ancaman kekerasan fisik, emosional, dan eksploitasi termasuk kehilangan hak belajar.

Dukungan kesehatan mental dan psikososial, penyediaan kesempatan belajar berkualitas, dan pemahaman tentang satuan pendidikan aman bencana sangat penting untuk memperkuat ketahanan anak-anak di situasi sulit.

P&G bersama Save the Children Indonesia berkomitmen untuk memberikan kesempatan yang sama bagi anak perempuan dan laki-laki untuk mendapatkan akses ke layanan pendidikan berkualitas dalam situasi normal maupun darurat, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup dan masa depan mereka.

Sekolah darurat SMPN 5 Cianjur terdampak gempa, Cianjur, Jawa Barat. (Foto: Dok. P&G Indonesia)
Sekolah darurat SMPN 5 Cianjur terdampak gempa, Cianjur, Jawa Barat. (Foto: Dok. P&G Indonesia)

H. Akib Ibrahim, S.Pd., MM, Plt Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur juga turut mengungkapkan apresiasinya terhadap bantuan tersebut.

“Kami berharap dukungan ini dapat mendorong semangat para siswa dan guru untuk kembali bangkit dan pulih di tengah keterbatasan akibat bencana. Semoga bantuan ini dapat mengakselerasi proses pemulihan sektor pendidikan, sehingga kegiatan belajar mengajar dapat kembali normal, aman dan nyaman seperti sediakala,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Imelda Usnadibrata selaku Head of Education Save the Children Indonesia mengapresiasi inisiatif P&G untuk bergerak cepat dalam membantu sekolah-sekolah binaan ‘We See Equal’ dan para siswa terdampak di Kabupaten Cianjur.

"Kami yakin bahwa bantuan ini akan memberikan dampak yang berkelanjutan terhadap kehidupan anak-anak di Kabupaten Cianjur, sehingga kami dapat kembali memberi edukasi dan menjalankan program kesetaraan dan inklusivitas ‘We See Equal’ dalam keadaan tenang, aman dan nyaman,” imbuhnya.

Berikut tiga program dukungan P&G dan Save The Children untuk Anak-anak dan Sekolah Terdampak Gempa di Cianjur:

Dukungan Psikososial (Physchosocial Support)
Program kesehatan mental untuk meningkatkan kesejahteraan psikososial siswa/i yang terdampak bencana, sekaligus memperkuat ketahanan dan membantunya mengatasi kesulitan selama dan setelah krisis (gempa bumi).

Hal ini menjadi penting, mengingat stres yang berkepanjangan akibat terganggu atau tidak bersekolah, kasus kekerasan, pelecehan, eksploitasi dan penelantaran yang mungkin terjadi selama dan setelah gempa, akan berdampak serius pada jangka panjang, termasuk dapat menganggu perkembangan dan pembelajaran siswa/i, serta meningkatkan risiko masalah kesehatan fisik di masa dewasa.

Pendidikan dalam Situasi Darurat (Education in Emergency)
Program fasilitasi yang bertujuan memastikan bahwa Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tetap dapat dilakukan di masa bencana.

Selain itu, pendidikan keadaan darurat ini juga memberikan perlindungan fisik, psikososial dan kognitif guna memastikan anak–anak dapat belajar secara aman terlepas dari siapa mereka, dimana mereka tinggal atau apa yang sedang terjadi di sekitar mereka.

Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB/Safe School)
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan satuan Pendidikan dalam menanggulangi dan mengurangi risiko bencana, memastikan keberlangsungan layanan Pendidikan pada satuan Pendidikan yang terdampak bencana.

Hal ini dilakukan melalui implementasi 3 (tiga) pilar SPAB yaitu Fasilitas Sekolah Aman, Manajemen Bencana di Sekolah, Pendidikan Pencegahan dan Pengurangan Risiko Bencana.

Melalui semangat program ini, diharap masyarakat dapat lebih menyadari pentingnya kondisi psikososial anak-anak selama masa krisis yang selama ini belum mendapatkan perhatian penuh, serta kembali mengajak masyarakat luas untuk terus menyalurkan dukungan bagi masyarakat Cianjur yang masih berada dalam masa transisi darurat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenag Salurkan Bantuan Rp13,2 Miliar untuk 64 Madrasah di Cianjur yang Terdampak Gempa Bumi

Kemenag Salurkan Bantuan Rp13,2 Miliar untuk 64 Madrasah di Cianjur yang Terdampak Gempa Bumi

Cianjur | Jum'at, 03 Maret 2023 | 10:23 WIB

Wapres Minta Korban Cianjur Bangkit Setelah Dapat Ujian

Wapres Minta Korban Cianjur Bangkit Setelah Dapat Ujian

Bisnis | Minggu, 19 Februari 2023 | 15:49 WIB

Warga Korban Gempa Cianjur Kembali Gruduk Pendopo Bupati

Warga Korban Gempa Cianjur Kembali Gruduk Pendopo Bupati

Cianjur | Rabu, 25 Januari 2023 | 13:07 WIB

Cianjur Kembali Dilanda Gempa M 4,3, 7 Warga Luka-luka Tertimpa Material Rumah

Cianjur Kembali Dilanda Gempa M 4,3, 7 Warga Luka-luka Tertimpa Material Rumah

News | Selasa, 24 Januari 2023 | 14:19 WIB

PLN Terus Alirkan Listrik di 332 Huntara Bagi Warga Korban Gempa Cianjur

PLN Terus Alirkan Listrik di 332 Huntara Bagi Warga Korban Gempa Cianjur

News | Kamis, 19 Januari 2023 | 13:15 WIB

Hari Pertama Sekolah, Anak-anak Korban Gempa Cianjur Belajar di Tenda Darurat

Hari Pertama Sekolah, Anak-anak Korban Gempa Cianjur Belajar di Tenda Darurat

Foto | Senin, 09 Januari 2023 | 18:43 WIB

Terkini

Viral Pemblokiran Rekening Warga di Bank Mandiri, Bagaimana Regulasinya?

Viral Pemblokiran Rekening Warga di Bank Mandiri, Bagaimana Regulasinya?

Bisnis | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Prabowo Copot M Nasir dari Sekda Aceh, Pemprov: Tak Ada Masalah Apa-apa

Prabowo Copot M Nasir dari Sekda Aceh, Pemprov: Tak Ada Masalah Apa-apa

Sumut | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Epixlore Gelar Time Trial di Bandung Jelang BDG100 Ultra, Hadiah Utamanya Seekor Kambing

Epixlore Gelar Time Trial di Bandung Jelang BDG100 Ultra, Hadiah Utamanya Seekor Kambing

Sport | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Sosok Sespri Prabowo, Rizky Irmansyah: Karier, Jabatan, dan Gaji

Sosok Sespri Prabowo, Rizky Irmansyah: Karier, Jabatan, dan Gaji

Bisnis | Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:54 WIB

Meriahkan HUT Kemerdekaan, Turnamen Sepak Bola di Kabupaten Tangerang Sukses Digelar

Meriahkan HUT Kemerdekaan, Turnamen Sepak Bola di Kabupaten Tangerang Sukses Digelar

Bola | Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:43 WIB

Pemprov DKI Kaji Usulan Penghapusan Jalur Sepeda di Jakarta

Pemprov DKI Kaji Usulan Penghapusan Jalur Sepeda di Jakarta

Video | Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:38 WIB

Rektor Unsoed Jadi Tersangka KPK, Kemdiktisaintek Tunjuk Ali Rokhman sebagai Plt

Rektor Unsoed Jadi Tersangka KPK, Kemdiktisaintek Tunjuk Ali Rokhman sebagai Plt

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat

Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat

Riau | Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Kabut Asap Karhutla Ganggu Bandara SMB II Palembang, 6 Penerbangan Harus Tertunda

Kabut Asap Karhutla Ganggu Bandara SMB II Palembang, 6 Penerbangan Harus Tertunda

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:10 WIB

Hadapi El Nino, Meki Fritz Nawipa Siapkan Helikopter hingga Satgas Kampung

Hadapi El Nino, Meki Fritz Nawipa Siapkan Helikopter hingga Satgas Kampung

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:05 WIB

×