Megawati Sebut Jokowi Kurus Kering, Berat Badan Ideal Bagaimana Sih?

Bimo Aria Fundrika

Senin, 20 Maret 2023 | 09:10 WIB
Megawati Sebut Jokowi Kurus Kering, Berat Badan Ideal Bagaimana Sih?
Ketua Umum PDI Perjuangan atau PDIP, Megawati Soekarnoputri melakukan pertemuan dengan Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (18/3/2023). (Dok. PDIP)

Suara.com - Ketua umum Partai Demokerasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarno Putri menyinggung perihal kondisi Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang disebut semakin kurus karena sibuk mengurus negara.

Hal tersebut ia sampaikan ketika menghadiri peringatan 9 Tahun UU Desa di GBK Senayan, Jakarta pada Minggu, 19 Maret 2023 lalu.

“Persoalannya kasihanin dong, badannya kan makin kering ya, makin kurus. Karena ininya pusing ngurusin negoro. Negoro ini susah lho diurus,” ungkap Megawati sambil menunjuk kepalanya, seperti dikutip dari unggahan Instagram @lambegosiip pada Senin, (20/3/2023).

Pernyataan Ibunda Puan Maharani tersebut tentunya menuai banyak komentar dari para warganet. Bahkan tak sedikit yang justru mengomentari balik penampilan Megawati

“Pak jokowi kering, emang ibuk subur ?? Jangan lupa ngacaa buuk …,” tulis salah satu akun @sabrinaanr

“Ga intropeksi diri aja makin lama makin kriput,” ungkap pemilik akun @cndreal_

“Maklumin aja umur segitu emang lagi lucu-lucunya gemeesiin,” ujar akun @nura_rusdiana

Menilik pada ungkapan Megawati yang menyebut Jokowi kurus kering, lantas seperti apa berat badan dan kadar lemak yang ideal bagi tubuh?

Melansir dari laman Halodoc, tubuh yang ideal merupakan perwujudan upaya memiliki tubuh yang sehat. Sehingga, orang dengan tubuh yang sehat bisa beraktivitas dan berkarya lebih maksimal.

baca juga

Cara Menghitung Berat Badan yang Ideal

Terdapat dua cara untuk menghitung berat badan yang ideal. Pertama, menggunakan rumus Broca yang membedakan perhitungan antara laki-laki dan perempuan sebab memiliki komposisi tubuh yang berbeda.

Berikut adalah rumusnya:

1. Perempuan: [tinggi badan (sentimeter) – 100] – [(tinggi badan – 100) x 15 persen] = berat badan ideal.

2. Laki-laki: (tinggi badan (sentimeter) – 100] – [(tinggi badan – 100) x 10 persen] = berat badan ideal.

Sebagai contoh, jika tinggi badanmu (perempuan) 162 maka cara menghitungnya adalah: (162-100) – [(162 – 100) x 15 persen] = 62 – 9,3 = maka berat badan idealmu 52,7 kilogram.

Cara kedua adalah menggunakan perhitungan BMI (Body Mass Index) berdasarkan tinggi dan berat badan. Bedanya dengan Broca, BMI dihitung berdasarkan usia bukan jenis kelamin.

Penting untuk diingat beberapa hal dalam perhitungan BMI diantaranya:

1. Angka BMI normal berada dikisaran 18,5-25.

2. Jika melebihi 25 tandanya berat badanmu berlebih.

3. Jika di bawah 18 pertanda berat badanmu kurang.

4. Apabila angka BMI melebihi angka 40, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan karena termasuk obesitas yang berbahaya bagi tubuh.

Cara menghitungnya yakni:

Berat badan ideal = Berat badan (kilogram) : Tinggi badan (meter)

Sebagai contoh jika tinggi badanmu 165 dengan berat badan 57 kilogram maka cara perhitungannya adalah, 57 : (1,65) = 34,5 berarti berat badanmu berlebih.

Meskipun begitu, berat badan juga berasal dari massa otot sehingga bagi olahragawan atau pun atlet sering dinyatakan kelebihan berat badan, padahal sebenarnya tidak.

Dengan demikian penting juga untuk mengetahui kadar lemak di dalam tubuh agar senantiasa selalu sehat.

Kadar Lemak di Tubuh

Lemak pada tubuh tak selalu berarti negatif yang bisa memicu kenaikan berat badan. Lemak juga memiliki fungsi baik bagi tubuh seperti membantu penyerapan vitamin sehingga tubuh menjadi lebih terlindungi dan terhindar dari penyakit serta rasa lelah kronis.

Pasalnya tubuh tetap membutuhkan lemak sebagai sumber imunitas dan energi.

Meskipun terbilang sangat penting, bukan berarti Anda bisa menumpuk lemak secara berlebih. Sebab supaya tubuh tetap sehat maka kadar lemak di tubuh pun harus sesuai dengan kebutuhan dan komposisi tubuh.

The American Council on Exercise menyatakan bahwa kadar lemak yang masih berada pada taraf normal untuk perempuan adalah sekitar 25-31 persen. Sedangkan pada laki-laki direntang angka 18-25 persen.

Kadar tersebut bisa berbeda apabila seseorang tersebut gemar berolahraga. Seperti pada perempuan menjadi 14-20 persen dan laki-laki 6-13 persen.

Lalu kenapa kadar lemak perempuan lebih tinggi dibandingkan laki-laki? Alasannya adalah perempuan memiliki hormon estrogen yang memicu terjadinya penumpukan lemak pada area subkutan atau bawah kulit.

Sementara pada tubuh pria yang memiliki hormon progesterone yang memicu adanya pertambahan massa otot.

(Penulis: Shilvia Restu Dwicahyani)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Megawati Sebut Jokowi Makin Kurus, Padahal Doyan Makan: Ini Favoritnya

Megawati Sebut Jokowi Makin Kurus, Padahal Doyan Makan: Ini Favoritnya

Lifestyle | Senin, 20 Maret 2023 | 08:58 WIB

Makna Di Balik Hidangan Sayur Lodeh Saat Pertemuan Jokowi Dan Megawati, Simbol Berbagai Tantangan

Makna Di Balik Hidangan Sayur Lodeh Saat Pertemuan Jokowi Dan Megawati, Simbol Berbagai Tantangan

News | Senin, 20 Maret 2023 | 08:23 WIB

Viral, Megawati Sebut Badan Jokowi Makin Kering, Kurus Mikirin Negara, Netizen: Megachan Beraksi Lagi!

Viral, Megawati Sebut Badan Jokowi Makin Kering, Kurus Mikirin Negara, Netizen: Megachan Beraksi Lagi!

Metro | Senin, 20 Maret 2023 | 08:14 WIB

Terkini

Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo

Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:10 WIB

IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia

IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia

Sumut | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:06 WIB

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini

Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini

Bri | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!

Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:48 WIB

Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian

Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:40 WIB

Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2

Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?

Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:35 WIB

3,28 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Tol Banyumanik, Negara Berpotensi Rugi Rp3,17 Miliar

3,28 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Tol Banyumanik, Negara Berpotensi Rugi Rp3,17 Miliar

Jawa Tengah | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Menjelang Snoopy Run 2026, Saatnya Menjelajah Dunia Peanuts Selama 54 Hari di Sini!

Menjelang Snoopy Run 2026, Saatnya Menjelajah Dunia Peanuts Selama 54 Hari di Sini!

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:28 WIB

×