Dinda Hauw Putuskan Sunat Baby Kaba Meski Bayi, Ternyata Ini Manfaatnya

Rabu, 10 Mei 2023 | 13:30 WIB
Dinda Hauw Putuskan Sunat Baby Kaba Meski Bayi, Ternyata Ini Manfaatnya
Inspirasi Baju Lebaran Ala Rey Mbayang dan Dinda Hauw (instagram/@dindahw)

Suara.com - Dinda Hauw putuskan untuk menyunat putra bungsunya Kaba yang masih berusia dua bulan. Istri Rey Mbayang itu mulanya khawatir kalau Kaba akan kesakitan.

Tetapi selama sunat berlangsung, Dinda bersyukur karena anaknya tidak rewel.

"Akhirnya kemarin aku dan Rey ambil keputusan untuk sunat adik Kaba duluan. Hebat nih Masya Allah, bundanya yang lemes banget udah kaya mau pingsan rasanya. Eh, kamunya ketawa2," curhat Dinda Hauw pada Instagram story, dikutip Rabu (10/5/2023).

Inspirasi Baju Lebaran Ala Rey Mbayang dan Dinda Hauw (instagram/@dindahw)
Inspirasi Baju Lebaran Ala Rey Mbayang dan Dinda Hauw (instagram/@dindahw)

Setelah proses sunat selesai, barulah Kaba menangis. Alhasil, Dinda Hauw sampai panik melihat anaknya menangis kerena baru merasakan perih pasca disunat. 

"Tapi Alhamdulillah nangisnya gak lama dan akhirnya karna capek nangis dia tidur di perjalanan pulang ke rumah," lanjutnya.

Setelahnya, Kaba tak lagi merasakan sakit sampai menangis. Dinda Hauw mengatakan kalau ia dan Rey sebenarnya ingin menyunat kedua anaknya bersamaan. Tetapi, ia khawatir akan kerepotan bila anak-anaknya rewel dalam waktu bersamaan. 

Menurut American Academy of Pediatrics, sunat pada bayi memang lebih besar manfaatnya daripada risikonya. Selain itu, proses penyembuhan pasca sunat pada bayi relatif lebih cepat dibandingkan pada anak-anak maupun dewasa. 

Biasanya proses penyembuhan sunat pada bayi berlangsung selama 7-10 hari. Waktu tersebut lebih cepat ketimbang anak-anak dan orang dewasa yang membutuhkan waktu hingga 3 minggu. 

Dikutip dari Halodoc, berikut beberapa manfaat jangka panjang sunat sejak bayi:

Baca Juga: Agar Oral Seks Makin Nikmat, Dokter Boyke Sarankan Mr P Wajib Sunat

1. Penurunan risiko infeksi saluran kemih (ISK), terutama di tahun pertama kehidupan anak. ISK parah atau berulang dapat memicu kerusakan ginjal, bahkan infeksi aliran darah.

2. Penurunan risiko tertular HIV, serta beberapa penyakit lain yang ditularkan melalui kontak seksual.

3. Penurunan risiko kondisi kulit yang memengaruhi penis, seperti phimosis. Kelainan ini ditandai dengan kulup yang melekat erat pada kepala penis.

4. Penurunan risiko terjadinya kanker penis. Jika memiliki pasangan yang disunat, wanita dapat mengalami penurunan risiko kanker serviks.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI