Orang Tua Suka Takut-Takuti Anak Tentang Seks Bisa Buat Trauma Saat Menikah? Ini Kata Zoya Amirin

Rabu, 07 Juni 2023 | 20:45 WIB
Orang Tua Suka Takut-Takuti Anak Tentang Seks Bisa Buat Trauma Saat Menikah? Ini Kata Zoya Amirin
Ilustrasi berhubungan seks (Unsplash/Becca Tapert)

Suara.com - Orang tua kerap menakut-nakuti anaknya terkait hubungan seks. Padahal, kebiasaan tersebut secara tidak langsung akan memengaruhi kehidupan seksual sang anak di masa depan.

Seksolog Zoya Amirin mengatakan, banyak kasus orang-orang yang sudah menikah justru merasa jijik dengan seks. Hal ini karena saat masih anak-anak, orang tuanya kerap kali menakut-nakutinya tentang seks. Biasanya, orang tua akan menjelaskan seks adalah suatu hal yang jijik.

“Ada orang-orang yang pas menikah seringkali orang tuanya nih, bagi orang tua please jangan jadi orang tua yang toxic mengatakan pada anak-anak Anda ‘seks itu jijik, seks itu ini itu’,” ucap Zoya Amirin dalam video yang diunggah di kanal Youtube V Entertainment.id, satu tahun lalu.

Selain itu, kebiasaan ditakut-takuti itu juga bisa berlangsung hingga mereka dewasa. Akibatnya, sebab ajaran orang tua itu membuat anak tidak bisa menikmati hubungan seks saat mereka menikah.

Lebih parahnya lagi, kedua pasangan tersebut meskipun sudah sah menikah tetap tidak melakukan hubungan seks. Hal ini terjadi karena pikiran yang ditanamkan orang tuanya tersebut.

“Anaknya 27 tahun, 28 tahun dibilangin mulu ditakut-takutin tentang seks. Apa dia menikah bisa langsung enak menikmati seksnya? Enggak lah pasti. Banyak yang masih perjaka, satunya masih perawan karena ditakut-takutin sama orang tuanya, udah sah pun enggak bisa hubungan seks,” jelas Zoya Amirin.

Oleh sebab itu, Zoya Amirin menegaskan, seks bukanlah suatu hal yang menjijikan. Pasalnya, seks sendiri merupakan bagian dalam tubuh setiap manusia. Oleh sebab itu, manusia harus bisa mengelolanya dengan baik.

“Seks itu tidak menjijikan kok, seks itu adalah bagian dari tubuh kita. Seks itu harus diekspresikan secara sehat, dan kita harus tahu bagaimana cara mengelolanya Kalau kita tidak tahu bagaimana mengelolanya, kita malah bisa melakukan pelecehan pada orang lain, tidak menghargai diri sendiri,” ujarnya.

Jika ada perasaan jijik tersebut, Zoya Amirin menyarankan, agar orang itu bisa mempelajari mencintai diri sendiri. Dengan cinta pada diri sendiri itu yang nantinya membantu menghilangkan rasa jijik terhadap hal-hal seksual.

Baca Juga: Baru Nikah, Rumah Tangga Sahrul Gunawan Diusik: Naon Sih? Kesel Aing Mah

“Kalau kita jijik sama seksualitas kita, sama aja kita bilang jijik sama diri sendiri. Mungkin mereka-mereka yang merasa jijik mempelajari tentang seks harus belajar untuk mencintai dirinya sendiri terlebih dahulu,” pungkas Zoya Amirin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI