Jangan Cuci Daging Kurban Sebelum Memasaknya, Ngeri Banget Efeknya

Bimo Aria Fundrika, Fajar Ramadhan

Kamis, 29 Juni 2023 | 07:10 WIB
Jangan Cuci Daging Kurban Sebelum Memasaknya, Ngeri Banget Efeknya
Ilustrasi Mengolah Daging Kurban (unsplash/usman youssaf)

Suara.com - Saat  ingin mengolah daging kurban, biasanya beberapa orang akan memilih mencucinya terlebih dahulu. Hal ini karena mencuci daging kurban dinilai akan membuatnya menjadi bersih dan terbebas dari kuman maun bakteri.

Namun, ada juga pembahasan yang menyebutkan kalau mencuci daging justru malah membuat bakteri menempel. Oleh sebab itu ketika ingin memasak daging kurban lebih baik untuk tidak mencucinya sama sekali. Lantas bagaimana kebenarannya?

Melansir laman Healthline, mencuci daging dengan tujuan menghilangkan kuman atau bakteri adalah hal yang salah. Pasalnya, dalam daging memang sudah mengandung berbagai patogen bakteri dan virus yang menempel.

Ilustrasi Daging Kurban (Freepik)
Ilustrasi Daging Kurban (Freepik)

Berbagai patogen yang terdapat dalam daging yaitu bakteri salmonella, listeria, campylobacter dan E. coli. Selain itu, dalam daging juga bisa terdapat virus norovirus hingga hepatitis A. Jika beberapa patogen ini masuk ke dalam tubuh, bisa menyebabkan keracunan makanan.

Sementara itu, berdasarkan The Centers for Disease Control and Prevention dikatakan, mencuci daging dengan air tidak menghilangkan patogen makanan. Oleh sebab itu, mencucinya dengan air saja tidak akan menghilangkan bakteri pada daging.

Justru dengan mencuci daging itu malah bisa membuat bakteri semakin menyebar ke permukaan atau makanan lainnya. Hal ini bisa berisiko menyebabkan keracunan makanan karena bakteri juga ikut menempel pada makanan atau alat makan lainnya.

Lalu bagaimana menghilangkan bakteri tersebut?

Untuk menghilangkan bakteri, berdasarkan penelitian daging bisa direndam dengan air mendidih bersuhu 60 derajat celsius selama 4 menit. Setelah itu daging bisa disemprot asam laktat yang membantu mengurangi pertumbuhan bakteri.

Dalam studi lainnya, daging juga bisa dicuci dengan larutan asam atau jus lemon. Hal ini dipercaya dapat membantu mengurangi jumlah bakteri pada daging mentah dibandingkan mencucinya dengan air biasa.

baca juga

Setelah direndam dengan larutan asam tersebut, daging barus bisa diolah dengan bumbu dan dibuat suatu hidangan tertentu. Daging juga bisa dibekukan terlebih dahulu jika belum mau diolah sebagai hidangan masakan.

Dengan demikian, untuk mencegah bakteri masuk ke tubuh atau tersebar ke alat masak, diusahakan tidak mencucinya. Seseorang bisa menggunakan larutan asam untuk mengurangi bakteri sebelum mengolahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sapi Kurban Dewi Perssik Ditolak Ketua RT, Malah Dipalak Rp 100 Juta

Sapi Kurban Dewi Perssik Ditolak Ketua RT, Malah Dipalak Rp 100 Juta

Sumbar | Rabu, 28 Juni 2023 | 18:32 WIB

Presiden Jokowi Sumbang Sejumlah Sapi untuk Idul Adha di Solo, Bobotnya 1 Ton

Presiden Jokowi Sumbang Sejumlah Sapi untuk Idul Adha di Solo, Bobotnya 1 Ton

Surakarta | Rabu, 28 Juni 2023 | 18:15 WIB

Hukum Patungan Hewan Kurban Menurut Ulama

Hukum Patungan Hewan Kurban Menurut Ulama

Bisnis | Rabu, 28 Juni 2023 | 18:07 WIB

Terkini

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:59 WIB

×