Viral! Paru-Paru Pemuda Pecah Gegara Teriak Berlebihan saat Nonton Konser

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 25 Juli 2023 | 15:50 WIB
Viral! Paru-Paru Pemuda Pecah Gegara Teriak Berlebihan saat Nonton Konser
Ilustrasi konser musik (Pexels/picjumbo.com)

Suara.com - Seorang lelaki berusia 19 tahun alami pecah paru-paru alias pneumotoraks karena berteriak saat konser grup idola favoritnya.

Ia adalah seorang pemuda asal Shenzhen, China yang sangat antisias menyaksikan band favoritnya hingga paru-parunya kolaps, setelah merasakan sakit yang tajam di dadanya.

Lelaki itu akhirnya kesulitan bernapas hingga akhirnya pingsan. Lelaki yang tidak diketahui namanya itu dibawa ke ruang gawat darurat rumah sakit Shenzhen.

Melansir Odditycentral, Selasa (25/7/2023) setelah dilakukan perawatan dan diagnosis, dokter akhirnya menyimpulkan ia menderita pecah alveolar di salah satu paru-parunya, karena berteriak berlebihan selama konser.

Ilustrasi kanker paru-paru (Freepik/freepik)
Ilustrasi kanker paru-paru (Freepik/freepik)

Pneumotoraks adalah kumpulan udara tidak normal di antara ruang pleura antara paru-paru dan dinding dada. Ini bisa terjadi karena cidera dada akibat benda tumpul atau benda tajam yang menembus dada.

Bisa juga disebabkan akibat penyakit paru yang dimiliki. Ada juga penyebab ruptur alveolar atau karena tekanan tiba-tiba dan berat di paru. Ruptur alveolar inilah yang akhirnya diduga jadi sebab paru-paru pecah pada lelaki yang sebelumnya mengaku berteriak sepuasnya selama konser.

Dalam tindakan cepat, dokter akhirnya berhasil menghilangkan kelebihan udara dan mengurangi tekanan pada paru yang kolaps. Kini pemuda tersebut sedang menjalani pemulihan.

Melansir Hello Sehat, pneumotoraks terbagi dalam tiga jenis yaitu pneumotoraks primer yang terjadi pada orang yang tidak memiliki riwayat sakit paru. Inilah sebabnya kondisi ini umumnya tidak diketahui sebabnya.

Pneumotoraks sekunder penyakit yang sudah ada sebelumnya, terutama penyakit paru-paru. Umumnya, jenis sekunder menimbulkan gejala yang lebih serius, serta memiliki tingkat keparahan yang lebih fatal.

baca juga

Pneumotoraks traumatik yaitu disebabkan adanya trauma atau cedera akibat kecelakaan yang mengenai dada. Salah satu penyebab paling umum adalah kerusakan atau patah tulang rusuk akibat kecelakaan olahraga, kendaraan, ledakan, atau tusukan benda tajam.

Berikut ini beberapa kondisi yang meningkatkan pneumotoraks pada seseorang:

  • Jenis kelamin, pria memiliki risiko yang lebih tinggi daripada wanita.
  • Merokok
  • Genetik, beberapa jenis pneumothorax bisa jadi merupakan penyakit yang diturunkan.
  • Pernah mengalami gangguan atau penyakit pada paru-paru.
  • Ventilasi mekanis, apabila Anda menggunakan alat bantu pernapasan, maka risiko terkena pneumotoraks meningkat.
  • Pernah mengalami pneumotoraks sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Wine Halal Jadi Sorotan, Bagaimana Fakta Sebenarnya?

Viral Wine Halal Jadi Sorotan, Bagaimana Fakta Sebenarnya?

Lifestyle | Selasa, 25 Juli 2023 | 13:40 WIB

Geger Gadis 19 Tahun di Bekasi Dinikahi Laki-laki 53 Tahun, Budayawan: Hal Lumrah dan Terjadi Sejak Zaman Raja-raja

Geger Gadis 19 Tahun di Bekasi Dinikahi Laki-laki 53 Tahun, Budayawan: Hal Lumrah dan Terjadi Sejak Zaman Raja-raja

Bekaci | Selasa, 25 Juli 2023 | 12:19 WIB

Kisah Pilu Dua Bocah yang Berharap Ayahnya Dipenjara, Alasannya karena Telah Lakukan Ini pada Ibunya

Kisah Pilu Dua Bocah yang Berharap Ayahnya Dipenjara, Alasannya karena Telah Lakukan Ini pada Ibunya

Your Say | Selasa, 25 Juli 2023 | 11:33 WIB

Terkini

Live-Action Look Back Sukses Bawa Pulang UNIMED Award dalam Gelaran Venice

Live-Action Look Back Sukses Bawa Pulang UNIMED Award dalam Gelaran Venice

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 12:25 WIB

Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!

Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 12:22 WIB

Gubernur Khofifah Tegaskan Komitmen untuk Percepat BSPS Jatim demi Hunian Layak Masyarakat

Gubernur Khofifah Tegaskan Komitmen untuk Percepat BSPS Jatim demi Hunian Layak Masyarakat

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 12:22 WIB

Kyohei Yoshino Jadi Opsi Serbaguna Shin Tae-yong di Persija, Bisa Main 3 Posisi

Kyohei Yoshino Jadi Opsi Serbaguna Shin Tae-yong di Persija, Bisa Main 3 Posisi

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 12:22 WIB

Hari Ketiga Pencarian KM Virgo Transport 8, 129 Korban Masih Hilang

Hari Ketiga Pencarian KM Virgo Transport 8, 129 Korban Masih Hilang

News | Selasa, 15 September 2026 | 12:17 WIB

Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano

Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano

Banten | Selasa, 15 September 2026 | 12:17 WIB

Mirip atau Sama Persis? Ini Syarat Lengkap Dua Segitiga Dikatakan Sebangun dan Kongruen

Mirip atau Sama Persis? Ini Syarat Lengkap Dua Segitiga Dikatakan Sebangun dan Kongruen

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 12:16 WIB

Presiden Direktur Summarecon Ikut Terjaring OTT KPK dalam Kasus HGB Kabupaten Bogor

Presiden Direktur Summarecon Ikut Terjaring OTT KPK dalam Kasus HGB Kabupaten Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 12:15 WIB

Pemerintah Tetapkan Libur Nasional 2027 Sebanyak 18 Hari dan Cuti Bersama 8 Hari

Pemerintah Tetapkan Libur Nasional 2027 Sebanyak 18 Hari dan Cuti Bersama 8 Hari

News | Selasa, 15 September 2026 | 12:15 WIB

Mengapa Shio Naga Sering Diidentikkan dengan Kepemimpinan dan Keberuntungan Besar?

Mengapa Shio Naga Sering Diidentikkan dengan Kepemimpinan dan Keberuntungan Besar?

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 12:15 WIB

×