5 Tanda Perempuan Hiperseks: Apakah Termasuk Gangguan Seksual?

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 22 Agustus 2023 | 17:03 WIB
5 Tanda Perempuan Hiperseks: Apakah Termasuk Gangguan Seksual?
Ilustrasi orgasme. (Shutterstock)

Suara.com - Hiperseksualitas juga dikenal sebagai gangguan perilaku seksual kompulsif atau kecanduan seks, adalah suatu kondisi di mana seseorang mengalami fiksasi obsesif terhadap seks, tindakan seksual, dan fantasi seksual.

Meskipun kondisi ini lebih umum terjadi pada laki-laki, perempuan juga dapat mengalami hiperseksualitas. Berikut ini tanda perempuan hiperseks dan kapan harus dibawa ke dokter seperti dikutip dari Very Well Mind. 

Tanda perempuan hiperseks

Ilustrasi orgasme. [Shutterstock]
Ilustrasi orgasme. [Shutterstock]

Hiperseksualitas pada perempuan dapat termanifestasi dalam berbagai perilaku dan gejala. Beberapa tanda-tanda yang mungkin muncul antara lain:

  • Perilaku Seksual Kompulsif: Perempuan dengan hiperseksualitas mungkin merasakan dorongan yang kuat dan sulit diatasi untuk terlibat dalam aktivitas seksual. Mereka mungkin merasa terobsesi dengan seks dan merasa tidak dapat mengendalikan dorongan tersebut.
  • Fantasi Seksual yang Berulang dan Tidak Terkendali: Perempuan dengan hiperseksualitas sering memiliki fantasi seksual yang intens dan sulit dikendalikan. Fantasi ini mungkin mengganggu aktivitas sehari-hari dan memengaruhi kualitas hidup.
  • Kesulitan dalam Hubungan: Hiperseksualitas dapat mengganggu kemampuan perempuan untuk menjalin dan memelihara hubungan dengan orang lain, terutama dalam konteks hubungan romantis. Mereka mungkin cenderung lebih fokus pada keinginan seksual daripada aspek-emosi dalam hubungan.
  • Dorongan Seksual yang Tidak Terkendali: Salah satu tanda utama hiperseksualitas adalah ketidakmampuan untuk mengendalikan dorongan seksual. Perempuan dengan kondisi ini mungkin merasa dorongan tersebut sangat kuat dan sulit untuk diatasi.
  • Melanjutkan Perilaku Meskipun Ada Kerugian: Meskipun dampak negatifnya terasa, perempuan dengan hiperseksualitas mungkin tetap melanjutkan perilaku seksual yang berlebihan. Hal ini dapat berdampak pada kesehatan mental dan emosional mereka.

Penyebab Hiperseksualitas pada Perempuan

Meskipun penyebab pasti hiperseksualitas masih belum sepenuhnya dipahami, ada beberapa faktor yang dapat memicu kondisi ini:

Ketidakseimbangan Kimia di Otak: Otak memiliki peran sentral dalam mengatur perilaku seksual. Ketidakseimbangan zat kimia seperti dopamin dalam otak dapat memainkan peran dalam memicu hiperseksualitas.

Pengaruh Kondisi Medis: Beberapa kondisi medis, seperti epilepsi, diyakini dapat memicu kerusakan otak yang menyebabkan hiperseksualitas.

Efek Samping Pengobatan: Beberapa jenis pengobatan, terutama yang memengaruhi keseimbangan dopamin, seperti yang digunakan dalam pengobatan penyakit Parkinson, dapat menyebabkan hiperseksualitas sebagai efek samping.

baca juga

Faktor Risiko: Penyalahgunaan narkoba atau alkohol, riwayat keluarga dengan gangguan kesehatan mental, dan pengalaman pelecehan seksual juga dapat meningkatkan risiko perempuan untuk mengembangkan hiperseksualitas.

Pengobatan hipersek

Pengobatan untuk hiperseksualitas pada perempuan dapat melibatkan pendekatan yang beragam, termasuk terapi kognitif-behavioral, terapi kelompok, dan terapi farmakologis.

Terapi kognitif-behavioral dapat membantu individu mengidentifikasi pola perilaku seksual yang merugikan dan mengembangkan strategi untuk mengendalikannya. Terapi kelompok juga dapat memberikan dukungan sosial dan ruang untuk berbagi pengalaman dengan orang lain yang mengalami kondisi serupa.

Dalam kasus yang lebih kompleks, pengobatan farmakologis mungkin direkomendasikan. Obat-obatan seperti penghambat serotonin selektif atau obat antiandrogen dapat digunakan untuk mengurangi dorongan seksual yang berlebihan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baim Wong Bisa Berhubungan Seks 7 Kali Seminggu Dengan Paula Verhoeven, Termasuk Hiperseks?

Baim Wong Bisa Berhubungan Seks 7 Kali Seminggu Dengan Paula Verhoeven, Termasuk Hiperseks?

Lifestyle | Minggu, 20 Agustus 2023 | 09:25 WIB

Lucinta Luna Pilih Putus gara-gara Kapok 12 Ronde Sehari, Begini Cara Atasi Hiperseks Menurut Dokter Boyke

Lucinta Luna Pilih Putus gara-gara Kapok 12 Ronde Sehari, Begini Cara Atasi Hiperseks Menurut Dokter Boyke

Lifestyle | Kamis, 20 Juli 2023 | 13:44 WIB

Dokter Boyke Ungkap Cara Kenali Pasangan Hiperseks Sebelum Menikah, Supaya Gak Kewalahan Saat Malam Pertama

Dokter Boyke Ungkap Cara Kenali Pasangan Hiperseks Sebelum Menikah, Supaya Gak Kewalahan Saat Malam Pertama

Lifestyle | Kamis, 22 Juni 2023 | 09:25 WIB

Terkini

BMW Angkut 50 Kg Sabu Rp50 Miliar Rontok di Bakauheni, 3 Kurir Tergiur Upah Rp300 Juta

BMW Angkut 50 Kg Sabu Rp50 Miliar Rontok di Bakauheni, 3 Kurir Tergiur Upah Rp300 Juta

Lampung | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:22 WIB

Krim Kelly Bisa Jadi Pengganti Foundation? Simak Klaim dan Cara Pakainya

Krim Kelly Bisa Jadi Pengganti Foundation? Simak Klaim dan Cara Pakainya

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:15 WIB

YesssCredit Catat Pembiayaan Rp5 T, Kota Kecil Mulai Jadi Mesin Pertumbuhan

YesssCredit Catat Pembiayaan Rp5 T, Kota Kecil Mulai Jadi Mesin Pertumbuhan

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Keluarga Eks-Napiter Terjebak Stigma, Deradikalisasi Dinilai Tak Cukup Sasar Pelaku

Keluarga Eks-Napiter Terjebak Stigma, Deradikalisasi Dinilai Tak Cukup Sasar Pelaku

Jogja | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:14 WIB

KY Minta Wewenang Pecat atau Hukum Hakim Nakal Langsung Tanpa Lewat MA

KY Minta Wewenang Pecat atau Hukum Hakim Nakal Langsung Tanpa Lewat MA

Sulsel | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:05 WIB

JPW: Kapolri Baru Tak Berdampak Jika Pekerjaan Rumah Dibiarkan Mangkrak

JPW: Kapolri Baru Tak Berdampak Jika Pekerjaan Rumah Dibiarkan Mangkrak

Jogja | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:02 WIB

Usai Insiden Keamanan, Bitget Tebar 30% Pendapatan Trading

Usai Insiden Keamanan, Bitget Tebar 30% Pendapatan Trading

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Nuzran Joher Pimpin Ombudsman RI, Formasi Lengkap dan Kepercayaan Publik Jadi Ujian

Nuzran Joher Pimpin Ombudsman RI, Formasi Lengkap dan Kepercayaan Publik Jadi Ujian

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Berani Berhenti Sejenak: Mengapa Jeda Penting dalam Proses Bertumbuh?

Berani Berhenti Sejenak: Mengapa Jeda Penting dalam Proses Bertumbuh?

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:00 WIB

TPA Sumompo Manado Kembali Beroperasi Normal Pascakebakaran

TPA Sumompo Manado Kembali Beroperasi Normal Pascakebakaran

Foto | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:00 WIB

×