Sering Keluar Cairan Putih Dari Miss V Tanpa Disadari, Bahaya Atau Tidak Ya?

Kamis, 31 Agustus 2023 | 21:05 WIB
Sering Keluar Cairan Putih Dari Miss V Tanpa Disadari, Bahaya Atau Tidak Ya?
Vagina, keputihan, miss V (Pixabay/silviarita)

Suara.com - Vagina alias Miss V kerap mengeluarkan cairan putih tanpa disadari. Kondisi itu sering disebut juga dengan keputihan pada vagina. Bahaya atau tidak ya?

Dikutip dari situs Dinas Kesehatan Kulon Progo, keputihan sebenarnya kondisi yang normal terjadi pada perempuan. Akan tetapi, keputihan yang normal teksturnya berupa lendir bening seperti putih susu, tidak menyebabkan vagina gatal, dan tidak berbau.

Terkadang jumlah lendir tersebut dirasa agak berlebihan, akan tetapi semua itu masih termasuk normal. Keputihan normal itu kerap terjadi ketika perempuan sedang dalam masa subur. Cairan itu keluar dari rahim untuk melindungi vagina dari infeksi. Sehingga, keputihan dengan cairan bening jadi tanda juga kalau kondisi vagina sehat.

Kaum hawa perlu waspada bila cairan keputihan itu warnanya justru benar-benar putih seperti susu atau bahkan kuning kehijauan atau kecoklatan, bahkan bisa kemerahan karena adanya darah. Kondisi keputihan seperti itu biasanya juga disertai dengan rasa gatal, panas, dan ada bau yang menyertainya.

ilustrasi keputihan yang tidak normal (freepik.com/user15862)
ilustrasi keputihan bahaya atau tidak? (freepik.com/user15862)

Kondisi seperti itu disebut juga dengan keputihan patologis. Ada pun penyebabnya sebagai berikut:

1. Akibat Infeksi Jamur Candidas atau Monilia

Warna keputihan biasanya putih susu, kental, berbau agak keras, disertai rasa gatal pada vagina. Akibatnya, mulut vagina menjadi kemerahan dan meradang. Biasanya, kehamilan, penyakit kencing manis, pemakaian pil KB, dan rendahnya daya tahan tubuh menjadi pemicu. Nah, bayi yang baru lahir juga bisa tertular keputihan akibat Candida pada saat persalinan.

2. Infeksi Trichomonas Vaginalis

Infeksi ini ditularkan lewat hubungan seks, perlengkapan mandi, atau bibir kloset. Cairan keputihan sangat kental, berbuih, berwarna kuning atau kehijauan dengan bau anyir. Keputihan karena parasit tidak menyebabkan gatal, tapi liang vagina nyeri bila ditekan.

Baca Juga: Merawat Miss V, 4 Hal Ini Pantang Dilakukan

3. Infeksi Bakteri Gardnella

Infeksi ini menyebabkan rasa gatal dan mengganggu. Warna cairan keabuan, berair, berbuih, dan berbau amis. Beberapa jenis bakteri lain juga memicu munculnya penyakit kelamin seperti sifilis dan gonorrhoea.

4. Virus

Keputihan akibat infeksi virus juga sering ditimbulkan penyakit kelamin, seperti condyloma, herpes, HIV/AIDS. Condyloma ditandai tumbuhnya kutil-kutil yang sangat banyak disertai cairan berbau. Ini sering pula menjangkiti wanita hamil. Sedang virus herpes ditularkan lewat hubungan badan. Bentuknya seperti luka melepuh, terdapat di sekeliling liang vagina, mengeluarkan cairan gatal, dan terasa panas. Gejala keputihan akibat virus juga bisa menjadi faktor pemicu kanker rahim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI