Hari Santri 2023 Segera Datang! Ini Sejarah, Tema dan Link Download Logo 'Jihad Santri Jayakan Negeri'

Rifan Aditya Suara.Com
Senin, 09 Oktober 2023 | 12:27 WIB
Hari Santri 2023 Segera Datang! Ini Sejarah, Tema dan Link Download Logo 'Jihad Santri Jayakan Negeri'
Hari Santri 2023 Segera Datang! Sejarah, Tema dan Link Download Logo 'Jihad Santri Jayakan Negeri' (Website Kemenag)

Suara.com - Sejak tahun 2015, 22 Oktober selalu diperingati sebagai Hari Santri Nasional. Pemerintah pun akan mengeluarkan tema baru untuk peringatan Hari Santri 2023 ini.

Lantas, tema apa yang diangkat untuk peringatan tahun ini? Simak informasi berikut untuk informasinya.

Sejarah Hari Santri

Hari Santri pertama kali diusulkan oleh seorang santri dari Pondok Pesantren Babussalam yang terletak di Malang, Jawa Timur, pada 27 Juni 2014.

Usulan ini menuai polemik, banyak yang setuju, ada pula yang menolaknya. Berbagai alasan penolakan muncul, mulai dari kekhawatiran polarisasi, hingga ketakutan akan adanya perpecahan karena ketiadaan pengakuan bagi selain santri.

Namun, Presiden Joko Widodo akhirnya menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri melalui Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri pada 15 Oktober 2015.

Keputusan ini didasari tiga pertimbangan, yaitu peran ulama dan santri dalam perjuangan kemerdekaan, pengenangan Resolusi Jihad KH Hasyim Asy'ari, dan kontribusi ulama dan santri dalam pembangunan bangsa.

Tema Hari Santri 2023

Untuk peringatan Hari Santri 2023 kali ini, Kementerian Agama memilih tema "Jihad Santri Jayakan Negeri". Melansir dari laman Kemenag, tema ini dipilih karena memiliki dua makna secara historis dan kontekstual.

Baca Juga: Cak Imin: Jangan Mau Jadi Budak Setan Memusuhi Sesama Anak Bangsa, Sindir Siapa Nih?

Secara historis, tema ini mengingatkan peran para santri yang ikut memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari penjajah.

Resolusi Jihad yang dimaklumatkan oleh KH Hasyim Asy'ari merupakan seruan kepada seluruh masyarakat agar berjuang menolak dan melawan penjajah.

Sementara itu, secara kontekstual, tema ini menunjukkan kontribusi aktif para santri untuk memajukan negeri.

Jihad secara kontekstual tidak selalu identik dengan berperang angkat senjata, tetapi juga meliputi jihad intelektual, ekonomi, dan politik.

Para santri harus menggunakan buku dan pena untuk memperdalam ilmu dan menguatkan literasi agama. Para santri juga harus ikut mensejahterakan masyarakat dan mengurangi kemiskinan dan pengangguran.

Selain itu, Kemenag juga berharap bahwa para santri bisa menjadi teladan dalam demokrasi dengan memilih pemimpin secara rasional dan terbaik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI