- Peningkatan pasien gagal ginjal di Indonesia menyebabkan ruang cuci darah semakin ramai, membutuhkan terapi seumur hidup.
- Kerusakan ginjal sering terlambat terdeteksi sebab penyakitnya berkembang tanpa gejala jelas pada tahap awal.
- Kuis ini disusun sebagai alat edukasi dan skrining mandiri berbasis kebiasaan harian, bukan sebagai alat diagnosis medis
Suara.com - Mesin hemodialisa kini menjadi pemandangan yang kian lazim di rumah sakit di berbagai daerah di Indonesia. Ruang cuci darah yang penuh mencerminkan meningkatnya jumlah pasien gagal ginjal, kondisi serius yang membutuhkan terapi seumur hidup dan berdampak besar pada kualitas hidup.
Masalahnya, banyak orang baru menyadari ginjalnya bermasalah saat sudah berada pada tahap lanjut. Penyakit ginjal kerap berkembang tanpa gejala yang jelas di awal, sehingga kerap luput dari perhatian hingga fungsi ginjal menurun drastis.
Berbagai kebiasaan harian di era modern diketahui berkontribusi terhadap meningkatnya risiko kerusakan ginjal. Untuk membantu masyarakat mengenali risiko tersebut sejak dini, kuis kesehatan ginjal ini disusun sebagai sarana edukasi berbasis kebiasaan harian. Melalui pertanyaan sederhana, pembaca diajak merefleksikan pola hidup yang mungkin tanpa disadari membebani kerja ginjal.
Disclaimer: Kuis ini disusun sebagai alat edukasi dan skrining mandiri berbasis kebiasaan harian, bukan sebagai alat diagnosis medis. Hasil kuis tidak dapat menggantikan pemeriksaan, diagnosis, maupun saran tenaga medis profesional. Jika hasil kuis menunjukkan risiko sedang hingga tinggi, atau kamu memiliki keluhan terkait ginjal, disarankan untuk melakukan pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.