Marak Kasus Mahasiswa Mengakhiri Hidup, Bagaimana Mengatasi Active Suicidal Thought?

Dany Garjito, Dyah Ayu Nur Wulan

Sabtu, 14 Oktober 2023 | 18:38 WIB
Marak Kasus Mahasiswa Mengakhiri Hidup, Bagaimana Mengatasi Active Suicidal Thought?
Ilustrasi depresi (pixabay/RyanMcGuire)

Suara.com - Belakangan ini media sosial sedang digemparkan dengan banyaknya kabar bunuh diri dari para mahasiswa. Salah satu kasus yang paling disoroti adalah kejadian seorang mahasiswa Universitas Negeri Semarang yang mengakhiri hidupnya dengan melompat dari lantai 4 di sebuah mall yang ada di Semarang.

Kabar itu tentu merebak di hampir semua platform media sosial. Alih-alih mendapat respon turut berduka cita, malah banyak warganet yang mendukung secara terang-terangan memiliki rencana untuk melakukan hal yang sama.

Tentu saja hal ini sangat berbahaya, karena mereka sudah berada dalam kondisi yang dinamakan Suicidal Thought.

Apa itu Suicidal Thought?

Dilansir dari laman ruangmom, Suicidal Thought adalah adanya keinginan, pikiran, sampai perencanaan untuk mengakhiri hidup dengan melakukan tindakan berisiko yang dilakukan oleh dii sendiri atas keinginannya sendiri.

Misalnya, dalam komentar pada unggahan video TikTok @susukucing_. Banyak komentar yang seolah mengapresiasi tindakan seorang Mahasiswi Semarang yang mengakhiri hidupnya dengan melompat dari lantai 4 dan mereka pun ingin bisa seberani dia untuk melakukan hal tersebut.

"Nada, makasih ya udah berusaha kuat walaupun akhirnya kamu nyerah. Aku harup aku bisa seberani kamu nanti," komentar seorang warganet.

"Padahal kalau dikasih info siap menemani Mba Nada," ujar warganet lain.

Active Suicidal Thought

baca juga

Komentar-komentar seperti di atas merupakan contoh dari Active Suicidal Thought. Pikiran untuk bunuh diri yang aktif berbeda dengan yang pasif karena orang tersebut tidak lagi memiliki motivasi untuk hidup, tetapi mereka juga memiliki rencana untuk mengakhiri hidupnya.

Bagaimana Perlakuan Untuk Orang yang Active Suicidal Thought?

Mereka yang sudah memasuki tahap pada pikiran aktif ingin mengakhiri hidup. Harus segera ditangani oleh tenaga yang profesional. Selain itu, tenaga profesional juga harus memastikan memiliki lingkungan dan dukungan yang perlu untuk memepertahankan keselamatanya.

Dalam perawatan intensif orang tersebut akan dievaluasi oleh psikiater, mengikuti terapi individu, berpartisipasi dalam terapi kelompok, diajari keterampilan mengatasi masalah, diberikan alat untuk mengubah lingkungan dan rencana keselamatan, dan mungkin diberikan obat untuk membantu menstabilkan suasana hati mereka.

Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.

Anda juga bisa menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email [email protected] dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ibu Muda Ingin Akhiri Hidup Melompat di Jembatan Ampera Palembang Karena Suami Selingkuh

Ibu Muda Ingin Akhiri Hidup Melompat di Jembatan Ampera Palembang Karena Suami Selingkuh

Sumsel | Sabtu, 14 Oktober 2023 | 17:06 WIB

5 Rekomendasi Brand Skincare Murah dan Aman, Cocok untuk Mahasiswa!

5 Rekomendasi Brand Skincare Murah dan Aman, Cocok untuk Mahasiswa!

Your Say | Sabtu, 14 Oktober 2023 | 14:00 WIB

Mahasiswi UIN Jambi Korban Bully di Dalam Lift Minta Maaf, Netizen Heran: Ngapain?

Mahasiswi UIN Jambi Korban Bully di Dalam Lift Minta Maaf, Netizen Heran: Ngapain?

Your Say | Sabtu, 14 Oktober 2023 | 12:05 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×