Riuh Boikot Produk Pendukung Israel, Apa yang Bisa Dipelajari dari Kemenangan Gerakan 'Boycott Divestment Sanctions'?

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 31 Oktober 2023 | 12:45 WIB
Riuh Boikot Produk Pendukung Israel, Apa yang Bisa Dipelajari dari Kemenangan Gerakan 'Boycott Divestment Sanctions'?
Ilustrasi Starbucks (Pexels/Dom J)

Suara.com - Seruan untuk memboikot sejumlah merek yang mendukung agresi Israel ke Palestina menggema di media sosial. Beberapa warga bahkan membuat daftar panjang merek-merek dunia yang beberapa kali mengakui dan mendukung keberadaan Israel.

Beberapa di antaranya ialah Starbucks, McDonalds, hingga Coca Cola. Namun, sejumlah pihak meragukan kekuatan boikot dalam menekan Israel untuk menghentikan serangan ke Palestina.

Siang itu Ryan Fendi memilih gerai Starbucks, di salah satu mal Depok, Jawa Barat sebagai tempatnya bekerja. Ia memilih duduk di bagian luar sambil menghisap rokok elektronik di tangan kanannya. Di mejanya penuh dengan perangkat tablet, keyboard portabel, dan tentu saja gelas plastik berlogo Starbucks. 

Di bagian dalam, hampir semua meja dipenuhi oleh pelanggan. Mereka sibuk dengan gawai di depannya. Mayoritas memilih Starbucks sebagai tempat bekerja. Sama halnya dengan Ryan Fendi. 

Membuktikan Kekuatan Ancaman Boikot Starbucks Usai Dukungan ke Israel. (Suara.com/Fajar Ramadhan)
Membuktikan Kekuatan Ancaman Boikot Starbucks Usai Dukungan ke Israel. (Suara.com/Fajar Ramadhan)

“Kalau saya ke sini karena nyaman aja sih, sepi enggak berisik dibandingkan yang lain jadi tetep ke sini kalau kerja,” ucap Ryan Fendi kepada Suara.com. 

Ryan memang mendengar seruan boikot terhadap merek kopi asal Amerika Serikat tersebut di media sosial. Meski demikian, ia justru khawatir seruan boikot di media sosial justru menjadi bumerang bagi para pekerjanya. 

Berbeda dengan Ryan, AT yang saat itu juga asyik menyesap kopi Starbucks mengaku tidak tahu menahu perihal seruan boikot sejumlah merek di media sosial. Perempuan itu hanya tahu kabar serangan Israel ke Palestina. 

Respon merek usai seruan boikot

Hingga kini Starbucks belum mengeluarkan respon terkait seruan boikot. Salah satu yang merespon seruan itu ialah McDonalds Indonsia.
Associate Director of Communications McDonald’s Indonesia Meta Rostiawati mengakui bahwa seruan boikot itu memang menjadi tantangan sendiri bagi bisnis waralaba di Indonesia. 

baca juga

Meski demikian, McDonald’s Indonesia saat ini lebih memprioritas hal lain daripada boikot tersebut. Meta menyebut bahwa saat ini pihaknya lebih memprioritaskan keamanan dan kenyamanan pelanggan serta pekerja mereka.

Salah satu gerai McDonald's Indonesia (Instagram/@mcdonaldsid)
Salah satu gerai McDonald's Indonesia (Instagram/@mcdonaldsid)

McDonald's Indonesia lakukan prioritas lain di tengah seruan boikot yang terjadi imbas dari konflik antara Israel dengan Hamas di Jalur Gaza. Diketahui, sebelumnya ramai seruan boikot terhadap restoran cepat saji itu akibat adanya aksi kontroversi dari McDonald's di Israel yang memberi makanan gratis kepada tentara dan warga Israel. 

Meta menegaskan, McDonald’s Indonesia yang berada di bawah naungan PT Rekso Nasional Food, sebagai pemegang lisensi McDonald’s di Indonesia, juga menegaskan tidak terhubung dengan kegiatan operasional maupun keputusan McDonald's negara lain, termasuk yang ada di Israel.

Meta menyatakan kalau McDonald’s Indonesia hanya akan menyajikan hidangan disukai dan dipercaya oleh konsumen.

"Dedikasi kami sepenuhnya difokuskan untuk memberikan pengalaman bersantap yang disukai dan dipercaya pelanggan melalui pelayanan terbaik, menyajikan makanan dengan kualitas terdepan, serta terus berupaya memberikan kontribusi positif bagi komunitas dan masyarakat Indonesia - sejalan dengan filosofi 'Niat Baik, Hasil Baik’ yang diajarkan oleh pendiri kami," pungkas Meta.

Mengukur keberhasilan boikot

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Boikot Produk Israel, Seberapa Efektif Untuk Menekan?

Heboh Boikot Produk Israel, Seberapa Efektif Untuk Menekan?

Lifestyle | Selasa, 31 Oktober 2023 | 12:06 WIB

Daftar Produk Pro Israel yang Ramai Diboikot, Ada Banyak di Indonesia

Daftar Produk Pro Israel yang Ramai Diboikot, Ada Banyak di Indonesia

Lifestyle | Selasa, 31 Oktober 2023 | 11:36 WIB

Kenapa PBB Tidak Membantu Palestina? Ternyata Ini Penyebabnya!

Kenapa PBB Tidak Membantu Palestina? Ternyata Ini Penyebabnya!

Lifestyle | Selasa, 31 Oktober 2023 | 11:32 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×