Alami Kekerasan dari Pacar Seperti Rinoa Aurora Harus Bagaimana? Psikolog Ungkap 5 Langkah yang Bisa Dilakukan

M. Reza Sulaiman, Fajar Ramadhan

Jum'at, 24 November 2023 | 14:04 WIB
Alami Kekerasan dari Pacar Seperti Rinoa Aurora Harus Bagaimana? Psikolog Ungkap 5 Langkah yang Bisa Dilakukan
Pacar Leon Dozan, Rinoa Aurora. (IG @rinoaaurora)

Suara.com - Kasus kekerasan yang dialami Rinoa Aurora oleh Leon Dozan menjadi perhatian warganet hingga kini. Selain merasa iba dengan yang dialami Rinoa Aurora, beberapa warganet justru salut dengan keberaniannya untuk buka suara.

Menurut warganet, tidak banyak korban kekerasan berani buka suara hingga merekam bukti seperti Rinoa Aurora. Beberapa korban kekerasan justru memilih bungkam atas kejadian yang dialaminya. Padahal ini hanya bisa membuat situasi menjadi semakin buruk.

Lantas hal apa yang sebenarnya dilakukan jika alami kekerasan seperti Rinoa Aurora? Menanggapi hal tersebut, Psikolog dari Ohana Space, Annisa Mega Radyani., M. Psi., membagikan beberapa hal yang harus dilakukan saat alami kekerasan, di antaranya sebagai berikut.

1. Ketahui bentuk kekerasan

Annisa menjelaskan, korban harus paham bentuk kekerasan. Ketahui kalau kekerasan tidak hanya sebatas fisik saja. Pasalnya, kekerasan dapat berbentuk verbal seperti harga diri yang dijatuhkan dan hal-hal lainnya.

“Penting banget paham kalau kekerasan bentuknya tidak hanya fisik, tetapi juga verbal. Karena seringkali orang merasa bahwa kekerasan verbal bukan kekerasan, padahal bisa banyak banget bentuknya. Bahkan verbal juga bisa dalam bentuk emosional,” ungkap Annisa aat dihubungi Suara.com, Rabu (22/11/2023).

Pelapor Leon Dozan, Rinoa Aurora didampingi ibunya, Yuliana Asaad mendatangi Polres Metro Jakarta Pusat, Senin (20/11/2023) [Suara.com/Rena Pangesti]
Pelapor Leon Dozan, Rinoa Aurora didampingi ibunya, Yuliana Asaad mendatangi Polres Metro Jakarta Pusat, Senin (20/11/2023) [Suara.com/Rena Pangesti]

2. Diskusi ke orang terdekat

Korban juga penting untuk coba hubungi orang-orang terdekat jika alami kekerasan. Hal tersebut dapat mengetahui apakah yang dialaminya itu benar kekerasan atau tidak.

“Nah kalau sudah melihat ini kekerasan, kita bisa mulai diskusikan kepada orang terdekat apakah ini sudah termasuk kekerasan atau tidak gitu,” ujar Annisa.

baca juga

Sementara jika kondisi korban takut untuk speak up, ini menjadi tanda kalau yang dialaminya benar sebuah kekerasan. Annisa menjelaskan, korban biasanya tidak sadar, atau menolak kenyataan dirinya berada di lingkup kekerasan. Hal ini yang harus disadari kalau itu berdampak buruk untuknya.

“Kalau merasa ‘aduk kayaknya gua enggak boleh ngomong ke orang lain soalnya orang lain merasa ini salah’, kalau ada pikiran gitu, itu sadari kalau kita sudah dalam lingkup kekerasan. Karena orang yang sudah dalam lingkup kekerasan itu enggak sadar atau enggak mau sadar dia dalam lingkaran kekerasan,” sambungnya.

Ilustrasi kekerasan dalam hubungan. [Pixabay]
Ilustrasi kekerasan dalam hubungan. [Pixabay]

3. Jaga jarak

Annisa juga menyarankan untuk bisa menjaga jarak pada pelaku kekerasan. Korban harus bisa mencari tempat yang aman untuk dirinya. Jangan sampai kekerasan tersebut terus berlanjut jika terus bertemu.

4. Sampaikan kekerasan tersebut, jika tidak berhasil kumpulkan bukti

Coba buka suara kepada pasangan kalau hal yang dilakukannya termasuk kekerasan. Hal ini bisa membantu membuatnya menjadi sadar. Namun, jika tidak berhasil, cobalah kumpulkan bukti kekerasan untuk tindakan lebih lanjut.

Rinoa Aurora (kedua dari kiri), korban penganiayaan Leon Dozan di Polres Metro Jakarta Pusat, Senin (20/11/2023) [Suara.com/Rena Pangesti]
Rinoa Aurora (kedua dari kiri), korban penganiayaan Leon Dozan di Polres Metro Jakarta Pusat, Senin (20/11/2023) [Suara.com/Rena Pangesti]

“Sampaikan dulu tentang kekerasan yang dilakukan, kalau tidak berhasil juga dan malah melakukan kekerasan tambahan, barulah coba untuk kumpulkan bukti-bukti, misalnya merekam untuk menunjukkan kekerasan yang dimiliki, atau misalnya kalau fisik tentunya foto diri sebagai bukti sehingga mau memperkarakan atau meminta tanggung jawab itu ada buktinya, dan sebisa mungkin putus,” tutur Annisa.

5. Minta bantuan profesional

Annisa juga menyarankan korban untuk mengunjungi profesional. Hal ini karena apa yang dialami korban bukanlah hal mudah. Oleh sebab itu, mengunjungi profesional dalam membantu hadapi masalah kekerasan yang dihadapi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vokalis Guns N Roses Digugat Mantan Model Atas Tuduhan Kekerasan Seksual

Vokalis Guns N Roses Digugat Mantan Model Atas Tuduhan Kekerasan Seksual

Entertainment | Jum'at, 24 November 2023 | 10:59 WIB

Jadi Korban Kekerasan Berbasis Gender Online, Harus Bagaimana? Segera Lakukan Tindakan Ini!

Jadi Korban Kekerasan Berbasis Gender Online, Harus Bagaimana? Segera Lakukan Tindakan Ini!

Lifestyle | Jum'at, 24 November 2023 | 10:54 WIB

Ternyata Begini cara Rinoa Aurora Lolos dari Leon Dozan saat Jadi Korban Kekerasan

Ternyata Begini cara Rinoa Aurora Lolos dari Leon Dozan saat Jadi Korban Kekerasan

Entertainment | Kamis, 23 November 2023 | 18:45 WIB

Terkini

Postingan Susanah Pengupas Bawang Hilang dari Akun Komdigi, Fakta Upah Rp700 per Kilogram Terungkap

Postingan Susanah Pengupas Bawang Hilang dari Akun Komdigi, Fakta Upah Rp700 per Kilogram Terungkap

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:07 WIB

Sopir Kopaja Diduga Alami Intimidasi, BEM UI Berangkat Demo ke Bundaran HI Naik Angkot

Sopir Kopaja Diduga Alami Intimidasi, BEM UI Berangkat Demo ke Bundaran HI Naik Angkot

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:06 WIB

Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi

Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:06 WIB

Wajib Tahu! Contoh Susunan Acara Maulid Nabi di Masjid yang Tertib dan Khidmat

Wajib Tahu! Contoh Susunan Acara Maulid Nabi di Masjid yang Tertib dan Khidmat

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:03 WIB

5 Tips Menyetel Tinggi Sadel dan Seatpost Sepeda MTB agar Tidak Cepat Pegal

5 Tips Menyetel Tinggi Sadel dan Seatpost Sepeda MTB agar Tidak Cepat Pegal

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:02 WIB

Demo Mahasiswa di Bundaran HI, Polda Metro Siapkan Pengalihan Arus Situasional

Demo Mahasiswa di Bundaran HI, Polda Metro Siapkan Pengalihan Arus Situasional

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:01 WIB

1.624 Kali Digoyang Gempa Susulan, Begini Kondisi Terkini Flores Menurut BMKG

1.624 Kali Digoyang Gempa Susulan, Begini Kondisi Terkini Flores Menurut BMKG

Bali | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:01 WIB

Review Kill Boksoon: Pembunuh Bayaran yang Sulit Memahami Putrinya Sendiri

Review Kill Boksoon: Pembunuh Bayaran yang Sulit Memahami Putrinya Sendiri

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Ketika Perhatian Publik Berpindah, Siapa Mengawal Penyelesaiannya?

Ketika Perhatian Publik Berpindah, Siapa Mengawal Penyelesaiannya?

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:59 WIB

Ribuan Warga Ikuti Upacara HUT ke-81 RI di Grahadi, Gubernur Khofifah Apresiasi Nasionalisme

Ribuan Warga Ikuti Upacara HUT ke-81 RI di Grahadi, Gubernur Khofifah Apresiasi Nasionalisme

Jatim | Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:58 WIB

×