Bisa Bikin Jatuh Miskin, Pertimbangkan 4 Hal Ini Sebelum Belanja Pakai Paylater

Vania Rossa

Jum'at, 01 Desember 2023 | 17:31 WIB
Bisa Bikin Jatuh Miskin, Pertimbangkan 4 Hal Ini Sebelum Belanja Pakai Paylater
Ilustrasi belanja pakai paylater (pexels/andreypopov)

Suara.com - Maraknya platform belanja daring yang menawarkan pembayaran dengan mencicil atau dikenal dengan paylater, telah membuat sebagian orang menjadikannya solusi untuk membeli barang.

Kemudahan yang ditawarkan ini membuat banyak masyarakat terlena dan tidak berpikir panjang, bahwa menunda pembayaran memang mudah, tetapi melakukan kewajiban membayar sangat sulit jika saat jatuh tempo pembayaran belum memiliki dana.

Pada akhirnya, ketidakpatuhan membayar utang membuat kondisi keuangan menjadi rumit dan ternyata bisa berujung pada kondisi finansial yang buruk, bahkan menjadi jatuh miskin.

Bahaya paylater juga mengancam para gen Z yang baru lulus kuliah dalam mencari pekerjaan. Beberapa waktu lalu, beredar kabar tentang sejumlah fresh graduate kesulitan mencari pekerjaan akibat menunggak pinjaman di paylater.

Kondisi finansial para fresh graduate ini diketahui tidak dalam keadaan baik oleh perusahaan tempat mereka melamar karena skor kreditnya rendah di Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK. Siapa sangka, status tagihan atau keuangan pelamar kerja kini menjadi bahan pertimbangan banyak perusahaan.

Faculty Head Sequis Quality Builder Sequis Training Academy of Excellence Fandi Murdani mengingatkan masyarakat, terutama anak muda, agar membatasi belanja dan disiplin menjalankan perencanaan keuangan agar tidak terjebak dalam budaya konsumtif.

Jika merasa perlu menggunakan paylater, cek dulu kekuatan finansial apakah saat jatuh tempo akan mampu membayar cicilan dan ketahui dulu cara kerjanya.

Berikut hal yang harus dipahami sebelum memutuskan pakai paylater agar kondisi finansial tetap sehat.

1. Cicilan bukan hanya pokok tapi ada bunga dan denda

baca juga

Jika memaksakan diri harus belanja dengan cara bayar belakangan atau dengan pinjaman, terlebih jika saat ini masih ada pinjaman berjalan yang belum lunas, maka ingatlah ada bunga yang nanti harus dibayar dan denda jika tidak dibayar tepat waktu.

Jika membayar tagihan dengan jumlah minimum, berarti beban utang dan bunga pada bulan berikutnya akan bertambah.

2. Apakah sebutuh itu harus menggunakan paylater?

Sebelum membeli sesuatu yang bukan kebutuhan pokok, pertimbangkan peruntukan barang tersebut apakah sangat penting, bisa ditunda, atau tidak harus dibeli. Jika memang harus dibeli, apakah harus dipenuhi dengan paylater?

3. Pahami skema pembayaran

Penyedia layanan paylater dan pinjol memiliki skema pembayaran yang berbeda dan akan memberlakukan denda jika peminjam terlambat membayar tagihan.

Jadi, sebelum menggunakannya, pahami skema pelunasannya termasuk biaya apa saja yang tercantum dalam kontrak pinjaman. Ketahui juga berapa jumlah cicilan beserta bunganya, berapa lama masa mencicil, berapa denda yang dikenakan jika menunggak atau jika melakukan pelunasan lebih cepat.

4. Waspada risiko peretasan data dan rekening

Paylater memanfaatkan kemajuan teknologi digital hingga bisa ditemukan dengan mudah oleh semua orang saat membuka aplikasi media sosial. Berhati-hatilah dengan tawaran menarik melalui pesan dan gambar, teliti sebelum klik atau membagikan link.

Menurut Fandi Murdani, pinjaman paylater termasuk dalam transaksi digital sehingga rentan mengalami risiko peretasan atau hacking. Jadi, pastikan untuk tidak berbagi info akun paylater, sandi pengaman (password), dan kode OTP (One Time Password). Kemudian, jangan lupa rutin mengganti kata sandi dan segera sign out akun dari aplikasi setelah menyelesaikan transaksi.

Nah, selain berpikir dua kali dalam memakai paylater, Fandi juga menyarankan untuk mengamankan finansial melalui asuransi jiwa dan kesehatan.

Selama masa pelunasan cicilan paylater atau pinjaman lainnya, ada kemungkinan Anda jatuh sakit atau meninggal dunia. Pada situasi seperti ini, tentu saja hal itu berisiko mengganggu finansial, dan yang paling penting, dapat menyengsarakan anggota keluarga.

Dengan memiliki asuransi jiwa dan kesehatan, maka kewajiban membayar utang tidak terganggu, sebab biaya perawatan medis dapat dibayar melalui asuransi kesehatan selama sesuai ketentuan polis atau jika terjadi risiko meninggal dunia terdapat Uang Pertanggungan dari asuransi jiwa untuk melunasi utang dan menolong biaya hidup keluarga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bocoran Promo 12.12 Birthday Sale, Shopee Live Diskon Murah 2x Sehari Jam 12 Siang & 8 Malam

Bocoran Promo 12.12 Birthday Sale, Shopee Live Diskon Murah 2x Sehari Jam 12 Siang & 8 Malam

News | Jum'at, 01 Desember 2023 | 13:00 WIB

Awal Bulan Saatnya Belanja di Superindo, Ada Promo Melimpah

Awal Bulan Saatnya Belanja di Superindo, Ada Promo Melimpah

Bisnis | Jum'at, 01 Desember 2023 | 09:13 WIB

5 Tanda Kamu Sudah Terlalu Boros Belanja Pakaian, Menyadarinya?

5 Tanda Kamu Sudah Terlalu Boros Belanja Pakaian, Menyadarinya?

Your Say | Kamis, 30 November 2023 | 18:12 WIB

Terkini

3 Rekomendasi Smartwatch Android Terbaik yang Cocok Dipakai di iPhone

3 Rekomendasi Smartwatch Android Terbaik yang Cocok Dipakai di iPhone

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 13:46 WIB

Mengawal Asa Siswa Penyintas Kebakaran Kebayoran Lama

Mengawal Asa Siswa Penyintas Kebakaran Kebayoran Lama

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:46 WIB

Apa Saja Model Setrika Panasonic? Ini 5 Pilihan dari Dry Iron hingga Cordless

Apa Saja Model Setrika Panasonic? Ini 5 Pilihan dari Dry Iron hingga Cordless

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 13:45 WIB

Menkeu Suahasil Proyeksi Insentif Pajak Tembus Rp 576 T di 2025, Setara 2,2% PDB

Menkeu Suahasil Proyeksi Insentif Pajak Tembus Rp 576 T di 2025, Setara 2,2% PDB

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 13:43 WIB

Siswa SD Meninggal Tersedak Biji Kelengkeng MBG, DPR Desak BGN Investigasi

Siswa SD Meninggal Tersedak Biji Kelengkeng MBG, DPR Desak BGN Investigasi

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:43 WIB

Serum Tranexamic Acid yang Bagus untuk Flek Hitam Apa? Ini 5 Rekomendasinya

Serum Tranexamic Acid yang Bagus untuk Flek Hitam Apa? Ini 5 Rekomendasinya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 13:42 WIB

Siswi SMK di Bengkulu Terancam 7 Tahun Penjara karena Bunuh Anak Kandung

Siswi SMK di Bengkulu Terancam 7 Tahun Penjara karena Bunuh Anak Kandung

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:41 WIB

Mobil Bekas Murah Saat BBM Sulit: 5 Pilihan Irit, Bandel, dan Masih di Bawah Rp100 Juta

Mobil Bekas Murah Saat BBM Sulit: 5 Pilihan Irit, Bandel, dan Masih di Bawah Rp100 Juta

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 13:40 WIB

11 Day Cream Ber-SPF yang Tidak Bikin Dempul dan Kusam, Mulai Rp25 Ribuan

11 Day Cream Ber-SPF yang Tidak Bikin Dempul dan Kusam, Mulai Rp25 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 13:40 WIB

Sungai Batanghari Jambi Surut Akibat Kemarau, Ramai Diobok-obok Pemburu Benda Antik

Sungai Batanghari Jambi Surut Akibat Kemarau, Ramai Diobok-obok Pemburu Benda Antik

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:39 WIB

×