Berkaca Kasus Rinoa Aurora, Apa Penyebab Korban Abusive Relationship Susah Lepas dan Enggan Melawan?

Rifan Aditya

Rabu, 06 Desember 2023 | 16:53 WIB
Berkaca Kasus Rinoa Aurora, Apa Penyebab Korban Abusive Relationship Susah Lepas dan Enggan Melawan?
Ilustrasi Kekerasan - Penyebab Korban Abusive Relationship Susah Lepas (Freepik)

Suara.com - Rinoa Aurora Senduk didampingi sang ibu sekaligus pengacaranya, Yuliana Assad secara resmi mencabut laporannya kepada Leon Dozan di Polres Metro Jakarta Pusat pada Senin (4/12/2023) kemarin. Kabar ini pun ramai dikaitkan dengan Rinoa sebagai korban abusive relationship yang susah lepas.

Lantas apa penyebab korban abusive relationship susah lepas? Mengapa banyak kasus penganiayaan dalam hubungan asmara tidak berakhir dengan perpisahan? Mengapa para korban abusive relationship susah melawan?

Sebagaimana kita semua ketahui, Rinoa Aurora menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh kekasihnya, Leon Dozan. Namun, kasus kekerasan ini pada akhirnya berakhir damai karena Rinoa Aurora resmi mencabut laporannya. Hal ini tentu disambut baik oleh kedua orang tua Leon Dozan, yaitu Willy Dozan dan Betharia Sonata. 

Sebagai bentuk apresiasi atas niat baik Rinoa Aurora ini, Willy Dozan bahkan berniat untuk mengangkat Rinoa sebagai anak angkatnya. Kabar tersebut rupanya juga telah dikonfirmasi langsung oleh Betharia Sonata. Akan tetapi, mantan penyanyi lawas itu tak menyampaikan alasan mengapa mantan suaminya itu mengangkat Rinoa sebagai anaknya. 

Terpisah, Rinoa Aurora tampaknya juga tak menolak tawaran dari Willy Dozan itu. Menurut wanita yang pernah mengalami kekerasan dalam hubungan percintaan itu, ada hal baik dari niat Willy Dozan yang ingin mengangkatnya menjadi anak. 

Perubahan sikap yang ditunjukkan oleh Rinoa Aurora ini lantas banyak yang mengaitkan jika Rinoa tak bisa lepas dari sang seseorang yang ia cintai, meskipun sudah mengalami abusive relationship atau hubungan yang penuh dengan kekerasan.  

Pada kenyataannya, hubungan yang disertai kekerasan banyak dialami oleh beberapa wanita atau pria di luar sana. Namun, saat ada seseorang yang menyarankan untuk meninggalkan kekasihnya karena telah melakukan kekerasan, tak jarang mereka enggan. 

Sebab, bagi korban abusive relationship yang susah lepas keputusan itu tidak sesederhana yang dipikirkan. Beberapa orang beranggapan jika lepas dari hubungan yang penuh kekerasan merupakan proses yang menakutkan, membebani serta rumit. 

Penyebab Korban Abusive Relationship Susah Lepas, Rinoa Aurora 

baca juga

Nah, ternyata terdapat beberapa alasan mengapa korban abusive relationship menganggap sulit untuk meninggalkan dan susah lepas. Berikut penjelasan selengkapnya: 

1. Mempunyai Trauma Masa Lalu 

Seseorang yang mengalami trauma atau pelecehan di masa lalu, maka seumur hidup mungkin akan mengalami pembekuan atau disosiatif. Di mana mereka merasakan mati rasa dan cenderung tidak mampu untuk memproses apa yang tengah terjadi. Hal ini kemudian bisa membuatnya membuatnya sulit untuk bersikap responsif saat kekerasan terjadi. 

2. Berharap Semuanya Akan Menjadi Lebih Baik 

Orang yang mengalami kekerasan mungkin saja masih peduli dengan pasangannya. Bahkan banyak dari korban yang berharap semuanya akan menjadi lebih baik di masa yang akan datang. Seperti misalnya, pasangannya telah berjanji bahwa ia akan berubah serta meminta kesempatan lagi. 

3. Ketergantungan secara Finansial Terhadap Pasangan 

Seorang korban abusive relationship yang susah lepas mungkin saja tidak memiliki penghasilan atau tabungan. Sehingga pasangannya memiliki kendali atas keuangannya. Hal ini kemudian membuat korban merasa ketergantungan secara financial meskipun sudah mengalami kekerasan. 

4. Sedang Dimanipulasi atau Mengalami Gaslighting 

Korban kekerasan dalam hubungan mungkin merasa bingung dengan apa yang sedang ia alami. Lalu, bertanya-tanya apakah ia bertanggung jawab sepenuhnya atas kekerasan yang ia terima. 

Hingga akhirnya ia merasa tidak mampu memutuskan hubungan sendiri setelah pelaku kekerasan mungkin sajabmembuat korban merasa tidak berdaya dan tidak berharga. Hal ini kemudian dapat membuat korban sulit mengumpulkan kepercayaan diri untuk melepaskan hubungannya. 

5. Mendapat Ancaman 

Orang yang telah melakukan kekerasan mungkin saja mengancam akan menyakiti sang kekasih jika dia mencoba untuk meninggalkannya. Ancaman itu bahkan bisa meluas ke anggota keluarga, teman, maupun hewan peliharaannya. 

6. Tidak Mau Mengaku Jika Sudah Dianiaya 

Seseorang yang pernah mengalami kekerasan karena mungkin saja merasa takut atau malu untuk mengakuinya terhadap orang lain. Sebab, para korban seringkali disalahkan atas tindak kekerasan yang dilakukan pasangannya. Hal ini tentu membuat korban tidak mau mengaku jika mereka sudah mengalami kekerasan dari pasangan. 

7. Mengalami Kesulitan Hukum 

Korban abusive relationship yang susah lepas mungkin saja sudah mencoba untuk meminta bantua hukum, namun pihak berwenang menganggapnya sebagai perselisihan yang biasa. Atau, korban mungkin mengalami kompromi hukum, sehingga pada akhirnya menyulitkan korban untuk meminta bantuan kepada pihak berwenang. 

Pada dasarnya, terdapat beberapa alasan kuat mengapa seorang korban abusive relationship susah lepas dari pasangannya. Namun, faktor tersebut bisa dicari jalan keluarnya apabila korban memiliki keinginan kuat untuk lepas. Hal ini bisa didukung dengan bantuan keluarga, teman, atau datang ke psikolog. 

Apabila Anda merupakan salah satu korban abusive relationship yang susah lepas, satu hal yang perlu diingat bahwa perilaku kekerasan dari pasangan bukanlah kerena kesalahan dari diri Anda. Pasangan yang tega melakukan kekerasan tidak sedang menunjukkan rasa sayang atau cintanya melainkan itu adalah sifat alami seseorang. Jadi jangan takut untuk pergi atau meminta bantuan orang terpercaya apabila mendapat ancaman. 

Nah, demikianlah penyebab korban abusive relationship susah lepas. Semoga informasi ini bermanfaat, terutama untuk para korban abusive relationship di luar sana yang masih terjebak dalam hubungan toxic.

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berakhir Pilih Damai, Rinoa Aurora dan Ibunya Kini Yakin Leon Dozan Sudah Berubah

Berakhir Pilih Damai, Rinoa Aurora dan Ibunya Kini Yakin Leon Dozan Sudah Berubah

Your Say | Selasa, 05 Desember 2023 | 16:25 WIB

Masih Pakai Kalung dari Leon Dozan, Begini Jawaban Rinoa Aurora soal Rasa Sayangnya ke Anak Willy Dozan

Masih Pakai Kalung dari Leon Dozan, Begini Jawaban Rinoa Aurora soal Rasa Sayangnya ke Anak Willy Dozan

Your Say | Selasa, 05 Desember 2023 | 15:55 WIB

Siasat Alung Tutupi Aksi Keji Aniaya Pacar Sendiri, Jasad Fitria Wulandari Dibiarkan di Ruko Kosong Bogor

Siasat Alung Tutupi Aksi Keji Aniaya Pacar Sendiri, Jasad Fitria Wulandari Dibiarkan di Ruko Kosong Bogor

News | Senin, 04 Desember 2023 | 17:17 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×