Belajar Dari Kasus KDRT dan Pembunuhan Empat Anak di Jagakarsa, KemenPPPA Minta Keluarga Jadi Penengah

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Kamis, 07 Desember 2023 | 13:05 WIB
Belajar Dari Kasus KDRT dan Pembunuhan Empat Anak di Jagakarsa, KemenPPPA Minta Keluarga Jadi Penengah
Ilustrasi KDRT. (Pixabay/Alexas_Fotos)

Suara.com - Kasus KDRT serta pembunuhan empat anak yang terjadi di rumah kontrakan di Jalan Kebagusan Raya, Jagakarsa, Jakarta Selatan, tengah curi perhatian. Tindakan itu diduga dilakukan oleh ayah keempat anak tersebut. Pelaku juga disebut telah lakukan tindakan KDRT kepada istrinya. 

Informasi itu disampaikan oleh Ketua RT setempat, Yakub. Ia mengungkap, orang tua empat bocah berinisial P (suami) dan D (istri) saling bertengkar dan berujung penganiayaan pada Sabtu (2/12/2023). Pertengkaran itu diketahui oleh tetangga sehingga ikut turun tangan untuk melerai mereka. Ketika itu, tetangga melihat kalau hidung D mengeluarkan darah, kemudian langsung dibawa ke rumah sakit untuk dapatkan perawatan. 

Selama D dirawat di rumah sakit, keempat anaknya hanya bersama P. Setelah pertengkaran itu, warga kembali geger karena menemukan empat anak P dan D sudah tak bernyawa. Jasad mereka dijejerkan di atas kasur di dalam rumah kontrakan.

Ilustrasi kekerasan (Unsplash/Keenan Constance)
Ilustrasi kekerasan (Unsplash/Keenan Constance)

Penemuan itu bermula karena adik Ketua RT sempat mencium bau tidak sedap dari arah rumah tersebut. Ketika warga mengecek dengan membuka paksa pintu rumah mereka, ditemukan P sudah tergeletak bersimbah darah di dalam kamar mandi. Bahkan masih ada sebilah pisau tertancap di tubuh P.

Bukan hanya menemukan P yang sudah dalam kondisi mengenaskan, warga juga menemukan adanya jasad 4 anak P dan D yang sudah terbujur kaku di atas kasur.

Tindakan orang tua sampai melibatkan anak dalam penyelesaian masalah rumah tangga memang suatu kesalahan. Menanggapi kasus tersebut, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) mengingatkan pentingnya peran komunitas terdekat, yakni keluarga, sebagai penengah dari pertengkaran antar suami istri tersebut.

"Komunitas yang paling dekat dengan keluarga, itu yang kita gerakan. Jadi kepala kelurga ini, ayahnya, dia punya komunitas di mana, itu yang nanti akan mempengaruhi perilakunya supaya kekerasan yang dia lakukan bisa dihentikan," kata Asisten Deputi Perlindungan Hak Perempuan dalam Rumah Tangga dan Rentan KemenPPPA Eni Widiyanti kepada suara.com, Kamis (7/12/2023). 

Hasil survei dari KemenPPPA juga menunjukan kalau kekerasan yang dilakukan oleh seseorang ternyata ada pengaruhnya terhadap apa yang dia alami saat masih kecil. Eni mengatakan, pelaku kekerasan bisa jadi pernah berada dalam lingkungan di mana terjadi kekerasan oleh orang terdekatnya ketika dia masih anak-anak.

"Mungkin bapaknya mukulin ibunya atau keluarga dekatnya juga. Kemudian ini terbentuk perilaku yang menganggap kekerasan itu bentuk hal biasa," ujarnya.

baca juga

Akan tetapi, ada dua kemungkinan yang terjadi bila seseorang terbiasa menyaksikan kekerasan sejak masih usia anak, lanjut Eni. Kemungkinan pertama, saat dewasa dia rentan menjadi korban dan enggan melaporkan karena menganggap kekerasan hal biasa. Bisa juga kemungkinan kedua justru dia yang menjadi pelaku. 

"Bisa jadi pelaku karena dia melihat perilaku kekerasan itu hal biasa juga. Memang dari keluarga itu kita harus mulai pendekatannya mulai dari lingkungan paling kecil," pesan Eni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jejak Sadis Pembunuhan Empat Anak di Rumah Kontrakan Jagakarsa, Diduga Dilakukan Ayah Kandung

Jejak Sadis Pembunuhan Empat Anak di Rumah Kontrakan Jagakarsa, Diduga Dilakukan Ayah Kandung

News | Kamis, 07 Desember 2023 | 10:51 WIB

Bertengkar Hebat Sebelum Heboh 4 Bocah Tewas Ditemukan di Jaksel, Terduga Pelaku Sebut Istri Selingkuh

Bertengkar Hebat Sebelum Heboh 4 Bocah Tewas Ditemukan di Jaksel, Terduga Pelaku Sebut Istri Selingkuh

News | Kamis, 07 Desember 2023 | 10:13 WIB

Sebelum Diduga Bunuh 4 Anaknya di Jaksel, P Lakukan KDRT ke Istri Sampai Dilerai Tetangga

Sebelum Diduga Bunuh 4 Anaknya di Jaksel, P Lakukan KDRT ke Istri Sampai Dilerai Tetangga

News | Kamis, 07 Desember 2023 | 08:40 WIB

Terkini

Syarat Wajib Mobil Listrik Naik Kapal Feri: Persiapan Penting Sebelum Menyeberang Pulau

Syarat Wajib Mobil Listrik Naik Kapal Feri: Persiapan Penting Sebelum Menyeberang Pulau

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 11:48 WIB

Duh, Harga Sawit Swadaya Riau Turun Lagi di Periode 30 September-6 Oktober

Duh, Harga Sawit Swadaya Riau Turun Lagi di Periode 30 September-6 Oktober

Riau | Rabu, 30 September 2026 | 11:46 WIB

Review Never After Dark: Licik Memainkan Formula Horor yang Sudah Familier

Review Never After Dark: Licik Memainkan Formula Horor yang Sudah Familier

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 11:46 WIB

4 Serum Witch Hazel Andalan Kulit Berminyak Kontrol Sebum dan Atasi Jerawat

4 Serum Witch Hazel Andalan Kulit Berminyak Kontrol Sebum dan Atasi Jerawat

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 11:45 WIB

Jadi Series Baru Netflix, 5 Fakta Pride and Prejudice, Tayang Desember!

Jadi Series Baru Netflix, 5 Fakta Pride and Prejudice, Tayang Desember!

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 11:45 WIB

Langkah Empati Wapres Gibran Harus Diiringi Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis

Langkah Empati Wapres Gibran Harus Diiringi Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis

News | Rabu, 30 September 2026 | 11:42 WIB

Tak Cukup Menang Lawan Bangladesh, Skenario Timnas Indonesia Ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Tak Cukup Menang Lawan Bangladesh, Skenario Timnas Indonesia Ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 11:39 WIB

LPS Tahan Bunga Penjaminan, Suku Bunga Deposito Belum Banyak Bergerak

LPS Tahan Bunga Penjaminan, Suku Bunga Deposito Belum Banyak Bergerak

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 11:39 WIB

Belajar dari Rumah Adat Batak: Bagaimana Merancang Bangunan yang Rendah Karbon

Belajar dari Rumah Adat Batak: Bagaimana Merancang Bangunan yang Rendah Karbon

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 11:38 WIB

Sosok Nur Mariyana Putri Disebut Ratu Pungli di Rutan, Begini Sepak Terjangnya

Sosok Nur Mariyana Putri Disebut Ratu Pungli di Rutan, Begini Sepak Terjangnya

News | Rabu, 30 September 2026 | 11:37 WIB

×