Sejarah Hari Ibu Di Indonesia: Dari Kongres Kowani Hingga Hari Ini

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 19 Desember 2023 | 13:05 WIB
Sejarah Hari Ibu Di Indonesia: Dari Kongres Kowani Hingga Hari Ini
Selamat Hari Ibu. (Shutterstock)

Suara.com - Hari Ibu di Indonesia diperingati pada 22 Desember setiap tahunnya. Sejarah Hari Ibu di Indonesia memiliki akar yang dalam pada gerakan perempuan dan pembangunan masyarakat. Peran aktif para perintis pergerakan perempuan telah menjadi fondasi bagi keterlibatan dan kontribusi perempuan di berbagai sektor selama periode pembangunan di Indonesia.

Lantas, bagaimana sejarah Hari Ibu di Indonesia? Berikut ini sejarah singkatnya seperti dikutip dari situs KOWANI. 

Pada tanggal 28 Oktober 1928, Kongres Pemoeda mengucapkan Sumpah Persatuan dan Kesatuan, yang menjadi cikal bakal semangat pergerakan wanita Indonesia. Langkah signifikan berikutnya adalah penyelenggaraan Kongres Perempoean Indonesia pertama pada tanggal 22 Desember 1928 di Yogyakarta, yang mengusung tema menggalang persatuan antara organisasi wanita yang pada saat itu bergerak secara independen.

Ilustrasi seorang anak memberikan hadiah kepada Ibunya di Hari Ibu. (Envato)
Ilustrasi seorang anak memberikan hadiah kepada Ibunya di Hari Ibu. (Envato)

Kongres tersebut menandai terbentuknya badan federasi organisasi wanita mandiri dengan nama "Perikatan Perkoempoelan Perempoean Indonesia" (PPPI).

PPPI kemudian mengalami perubahan nama menjadi Perikatan Perkoempoelan Isteri Indonesia (PPII) pada tahun 1929 dan kemudian menjadi Kongres Perempoean Indonesia pada tahun 1935. Pada tahun 1946, organisasi ini berganti nama menjadi Kongres Wanita Indonesia (KOWANI), yang masih digunakan hingga saat ini.

Penting untuk dicatat bahwa pada tanggal 22 Desember yang menjadi tonggak sejarah pergerakan wanita Indonesia, diputuskan sebagai "Hari Ibu" dalam Keputusan Kongres Perempoean Indonesia III tahun 1938 di Bandung. Keputusan ini kemudian didukung oleh Keputusan Presiden RI No. 316 tanggal 16 Desember 1959, menjadikannya sebagai Hari Nasional, meskipun bukan hari libur.

Selama perjalanannya, KOWANI telah mengalami transformasi dan perkembangan yang signifikan. Melalui berbagai kongres yang diadakan sejak tahun 1928, KOWANI telah membahas isu-isu penting seperti pendidikan, sosial budaya, ekonomi, tenaga kerja, dan politik, yang tetap menjadi program utama hingga saat ini.

KOWANI juga telah meneguhkan Visi dan Misi secara tertulis sebagai upaya mempertahankan semangat, tujuan pokok, dan tugas utama yang dicetuskan oleh Kongres Perempoean Indonesia pertama. Dengan fokus pada berbagai aspek kehidupan, KOWANI memiliki program-program penting seperti pendidikan, kesehatan, supremasi hukum dan konstitusi, kesejahteraan rakyat, harkat dan martabat bangsa, lingkungan hidup, hak asasi manusia (HAM), kesetaraan dan keadilan gender.

Kongres XXIII Kowani tahun 2009 telah menumbuhkan kepedulian bersama untuk membentuk common platform Kowani yang berfokus pada:

baca juga

Pendidikan

Program wajib belajar 9 tahun, program pemberantasan buta aksara perempuan, program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), pendidikan sadar hidup sehat, pendidikan budi pekerti, serta pendidikan kebangsaan dan jati diri bangsa.

Kesehatan

Program Keluarga Berencana, pembinaan kesehatan mental, pelayanan kesehatan ibu dan anak, penurunan angka kematian ibu dan bayi, penanggulangan kurang gizi, penyediaan air bersih, perbaikan sanitasi dasar, pemberdayaan posyandu serta pencegahan dan pemberantasan HIV/AIDS dan penyakit menular lainnya serta penanggulangan penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan zat adiktif (NAPZA).

Supremasi Hukum dan Konstitusi

Upaya penguatan penegakan hukum dan konstitusi diharapkan akan melahirkan ketertiban (order) atau tata kehidupan yang harmonis dan keadilan bagi masyarakat termasuk perlindungan anak, wanita dan Tenaga Kerja Wanita.

Kesejahteraan Rakyat

Peningkatan perekonomian rakyat dalam kerangka pembangunan ekonomi nasional, pelayanan kesehatan dan perluasanlapangan kerja.
Harkat dan Martabat Bangsa

Mendukung adanya kepastian hukum dan perlindungan bagi warga negara dari pornografi, perdangan orang dan tindak pidana lainnya, terutama bagi anak dan wanita dalam kaitannya dengan harkat dan martabat bangsa.

Lingkungan Hidup

Sosialisasi pengendalian kerusakan lingkungan, pencegahan bencana lingkungan, sadar dampak perubahan iklim (global warming,), dan penanaman budaya tanam dan pelihara.

Hak Asasi Manusia (HAM)

Mengupayakan pemenuhan, penegakan dan perlindungan Hak Asasi Manusia dan kebebasan dasar manusia tanpa diskriminasi.

Kesetaraan dan Keadilan Gender

Belum terwujudnya persamaan hak antara wanita dan pria dalam segala aspek kehidupan berbangsa dan bernegara terutama dalam proses pengambilan keputusan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekomendasi 4 Tempat Liburan Akhir Tahun Untuk Rayakan Hari Ibu, Jangan Lewatkan Promonya!

Rekomendasi 4 Tempat Liburan Akhir Tahun Untuk Rayakan Hari Ibu, Jangan Lewatkan Promonya!

Lifestyle | Kamis, 07 Desember 2023 | 09:22 WIB

Rangkaian Acara Perayaan Hari Ibu 2023, Momentum Perempuan Jadi Lebih Berdaya dan Percaya Diri

Rangkaian Acara Perayaan Hari Ibu 2023, Momentum Perempuan Jadi Lebih Berdaya dan Percaya Diri

Lifestyle | Sabtu, 11 November 2023 | 11:46 WIB

Nadin Amizah Gelar Konser Tunggal, Sukses Bikin Terenyuh saat Nyanyi di Pangkuan Ibunda

Nadin Amizah Gelar Konser Tunggal, Sukses Bikin Terenyuh saat Nyanyi di Pangkuan Ibunda

Lifestyle | Sabtu, 24 Desember 2022 | 13:10 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×