Buya Yahya Jelaskan Makna Toleransi Dalam Islam, Kalau Ucapkan 'Selamat Natal' Hukumnya Gimana?

Bimo Aria Fundrika, Fajar Ramadhan

Minggu, 24 Desember 2023 | 21:02 WIB
Buya Yahya Jelaskan Makna Toleransi Dalam Islam, Kalau Ucapkan 'Selamat Natal' Hukumnya Gimana?
Potret Buya Yahya (Instagram/@buyayahya_albahjah)

Suara.com - Menjelang perayaan Natal, biasanya muncul perdebatan terkait apakah umat Islam boleh mengucapkannya kepada kaum Nasrani. Hal ini karena mereka yang tidak mengucapkan Selamat Natal dianggap tidak toleransi beragama kepada kaum Nasrani.

Namun, di sisi lain, dalam ajaran Islam disebutkan kalau mengucapkan ‘Selamat Natal’ adalah haram. Oleh sebab itu, bentuk toleransinya yaitu  dengan membiarkan umat Kristen merayakan Natal sesuai ajarannya.

Namun, sebenarnya bagaimana bentuk toleransi yang sesungguhnya, terutama dalam mengucapkan ‘Selamat Natal’ kepada umat Nasrani.

Menanggapi hal ini, Buya Yahya menjelaskan, toleransi yang sesungguhnya adalah saling menghargai tanpa memaksa. Misalnya, ketika Idul Fitri, umat Islam tidak boleh memaksa kaum Nasrani merayakannya. Hal ini karena itu memang tidak wajib bagi mereka.

“Toleransi itu  jangan paksa orang lain untuk ikutin kamu. Jadi gara-gara toleransi salah dalam penerapannya. Contohnya gini, toleransi kalau hari raya Idul Fitri, Anda jangan paksa karyawan Nasrani untuk ucapkan ‘Selamat Hari Raya’ atau memberikan bingkisan, kan begitu mestinya. Seperti pengajian, orang Nasrani tidak wajib,” kata Buya Yahya dalam video yang diunggah di kanal Youtube Al-Bahjah TV, beberapa waktu lalu.

Dengan demikian toleransi itu tidak adanya paksaan, termasuk mengucapkan Natal. Buya Yahya menjelaskan, mengapa umat Muslim tidak mengucapkannya karena Natal adalah perayaan kelahiran Tuhan Yesus Kristus, sementara dalam ajaran Islam Isa AS adalah nabi.

 “Apa sih artinya mengucapkan ‘Selamat Natal’? Mengucapkan itu artinya merayakan kelahiran Yesus yang Tuhan bagi umat Nasrani. Jadi kalau kita (umat Islam) jangan pusing karena di Nabi Isa bukan Tuhan bagi umat Islam.

Oleh sebab itu, dari ajaran berbeda ini, seharusnya sudah paham mengapa umat Islam tidak merayakan Natal. Buya Yahya menuturkan, hal ini bukanlah sebuah masalah. Pasalnya, umat Nasrani juga tidak masalah jika orang Islam tidak mengucapkannya.

“Jadi kalau mengatakan haram bukanlah sebuah masalah, justru yang mempermasalahkan orang Islam yang ngaco. Orang Nasrani tidak masalah kalau Islam tidak mengucapkan Natal,” sambungnya.

baca juga

Dengan demikian, saling menghargai kepercayaan tanpa memaksa itu yang dinamakan toleransi. Umat Islam tidak boleh memaksa orang Kristen merayakan Idul Fitri dan perayaan lainnya. Di sisi lain, umat Nasrani juga tidak boleh memaksa orang Kristen mengucapkan Natal untuknya.

Sementara untuk hal yang wajib sendiri yaitu, saling membantu. Buya Yahya mengatakan, jika umat Nasrani kesulitan, maka orang Islam wajib membantunya. Hal ini juga berlaku sebaliknya.

“Dalam Islam gak ada toleransi adanya kewajiban, misalnya tetangga sakit kita wajib ngasih, tetangga Nasrani yang sakit, kita wajib kasih makan, kasih obat, tetangga Nasrani yang lapar kita wajib kasih maka, itu bukan toleransi tapi kewajiban,” jelasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mertua Tasya Kamila Ditolak Cerai Pengadilan Agama, Buya Yahya Jabarkan Cara Memberi Talak

Mertua Tasya Kamila Ditolak Cerai Pengadilan Agama, Buya Yahya Jabarkan Cara Memberi Talak

Lifestyle | Selasa, 19 Desember 2023 | 10:23 WIB

Buya Yahya Ungkap Cara dan Doa Dapat Jodoh yang Baik, Perbesar Peluang Dikabulkan Allah SWT

Buya Yahya Ungkap Cara dan Doa Dapat Jodoh yang Baik, Perbesar Peluang Dikabulkan Allah SWT

Lifestyle | Sabtu, 16 Desember 2023 | 18:40 WIB

Gaji Tiko Aryawardhana Cuma Setengah Honor Manggung BCL, Ini Kata Buya Yahya Soal Istri yang Lebih Kaya dari Suami

Gaji Tiko Aryawardhana Cuma Setengah Honor Manggung BCL, Ini Kata Buya Yahya Soal Istri yang Lebih Kaya dari Suami

Lifestyle | Rabu, 06 Desember 2023 | 11:30 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×