Kiky Saputri Minta Pendukung Anies Baswedan Stop Sebar Hoaks, Ini 3 Dampak Negatifnya

Dany Garjito, Dyah Ayu Nur Wulan

Rabu, 27 Desember 2023 | 10:56 WIB
Kiky Saputri Minta Pendukung Anies Baswedan Stop Sebar Hoaks, Ini 3 Dampak Negatifnya
Kontroversi Kiky Saputri (Instagram/@kikysaputrii)

Suara.com - Nama Kiky Saputri kembali trending di media sosial. Komika satu ini selain kerap meroasting pejabat, ia juga aktif menyuarakan opininya di media sosial.

Terbaru, ia meminta pendukung Anies Baswedan untuk berhenti menyebarkan video hoaks. Ia merasa geram melihat pendukung Capres nomor 1 yang diduga terus menyebarkan hoax.

"Nangis banget liat video dengan narasi HOAX berseliweran dari pendukung Pak Anies. Pak @aniesbaswedan, please suruh mereka stop buat bikin hoax kayagini," tulis Kiky Saputri.

Kiky Saputri mengaku sedih atas hal tersebut. Ia bahkan menyebut memiliki harapan besar terhadap Anies Baswedan.

"Saya punya harapan besar ke Bapak, tapi saya sebel banget sama pendukung Bapak yang kayagini," lanjutnya.

Istri Muhammad Khairi itu menyayanhkan tindakan pendukung Anies Baswedan. Ia justru menyarankan agar para pendukung lebih fokus menyebarkan program Capres-Cawapres daripada konten hoax.

"Mereka bisa fokus aja ngga sih sebarin gagasan dan program bapak?" pungkas Kiky.

Tentu saja penyebaran hoaks pada masa pemilu ini memiliki beberapa dampak negatif. Kira-kira apa saja, berikut ulasannya.

Dampak Negatif Penyebaran Hoaks di Masa Pemilu

baca juga

Merujuk pada peneliti Mafindo, jumlah hoaks di masyarakat Indonesia sudah meningkat cukup signifikan di tahun 2023. Situasi ini membuktikan bahwa menjelang pemilu terjadi kenaikan jumlah hoaks yang menyebar melalui berbagai saluran, terutama media sosial.

Melansir dari The Conversation, berikut dampak penyebaran hoaks pada masa pemilu:

1. Pembunuhan Karakter

Dampak hoaks pertama yang paling terlihat adalah pembunuhan karakter. Pada konteks ini merujuk pada penyebaran informasi palsu atau menyesatkan dengan sengaja yang bertujuan merusak reputasi tokoh hingga partai politik.

Ada penelitian dari Lusia Astrika dan Yuwanto dari Universitas Diponegoro, mengungkap kalau pembunuhan karakter bisa memengaruhi persepsi pemilih.

Pembunuhan karakter dilakukan dengan menyebarkan cerita yang dibuat-buat atau dibesar-besarkan, yang secara negatif menggambarkan karakter, etika, atau kemampuan kandidat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies Baswedan Dianggap Pemenang Debat Capres Perdana, Begini Survei Indikator Politik Indonesia

Anies Baswedan Dianggap Pemenang Debat Capres Perdana, Begini Survei Indikator Politik Indonesia

Kotak Suara | Selasa, 26 Desember 2023 | 19:54 WIB

Resmikan Kampung Anies Pontianak, Anies Siapkan Program Pengelolaan Kampung

Resmikan Kampung Anies Pontianak, Anies Siapkan Program Pengelolaan Kampung

Kotak Suara | Selasa, 26 Desember 2023 | 19:13 WIB

Cuek Diserang Buzzer Gara-Gara Bicara Politik, Kiky Saputri Lantang Gaungkan Pemilu Damai

Cuek Diserang Buzzer Gara-Gara Bicara Politik, Kiky Saputri Lantang Gaungkan Pemilu Damai

Entertainment | Selasa, 26 Desember 2023 | 19:06 WIB

Terkini

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

×