Sosok Donal Harianto Tersangka Penyelundupan Anjing, Raup Rp10 Juta Tiap Bulan

Agatha Vidya Nariswari

Kamis, 11 Januari 2024 | 13:34 WIB
Sosok Donal Harianto Tersangka Penyelundupan Anjing, Raup Rp10 Juta Tiap Bulan
Tersangka DH, pemesan ratusan anjing, dihadirkan dalam rilis pers di Markas Polrestabes Semarang, Jawa Tengah, Selasa (9/1/2024). [ANTARA/I. C. Senjaya]

Suara.com - Penangkapan 5 orang tersangka kasus penyelundupan jual-beli anjing untuk dikonsumsi yang terciduk polisi di Tol Kalikangkung, Ngaliyan, Semarang, Jawa Tengah pada Sabtu (6/1/2024) malam mengungkap fakta baru.

Dari kelima tersangka yang ditetapkan oleh Polrestabes Semarang, salah satunya ialah pria bernama Donal Harianto. Ia diketahui menjadi salah satu pelaku jual beli anjing ilegal yang sudah melakoni aksinya ini selama 10 tahun terakhir.

Kasus penyeludupan anjing ini pertama kali terungkap usai warganet melihat sebuah truk yang ditumpangi oleh 5 orang pelaku ini di Tol Kalingkangkung, Semarang beberapa waktu lalu. Video ratusan anjing yang diikat dan ditutup mulutnya dengan kain ini pun viral di media sosial dan menuai banyak protes dari masyarakat.

Pihak kepolisian langsung bertindak dan membekuk kelima tersangka. Diduga, sosok Donal Harianto menjadi bos dari 4 orang tersangka lainnya.

Lalu, siapa sosok Donal Harianto sebenarnya? Simak inilah selengkapnya.

Donal Harianto (43) menjadi salah satu dari tersangka kasus penyeludupan anjing yang dibawa dari Semarang menuju Sragen dan Solo, Jawa Tengah.

Ia bersama 4 tersangka lainnya, yaitu Sulasno, Ariyoto, Wagimin, dan Ervan pun ditangkap dan digiring ke Polrestabes Semarang untuk dimintai keterangan.

Dalam keterangannya kepada pihak kepolisian, Donal mengaku dirinya sudah melakoni profesi sebagai penjual anjing hidup sejak 10 tahun yang lalu.

Ia mengaku anjing-anjing tersebut didapatkan dari daerah Jawa Barat seperti Tasikmalaya, Garut, Sumedang, dan Subang.

baca juga

Anjing-anjing tersebut diakui Donal ditangkap secara liar oleh anak buahnya dan dibawa ke penampungan dengan cara diikat, dipukul, hingga disiksa agar tak menggigit atau kabur ketika akan dibawa ke penampungan.

Donal mengaku bahwa dari bisnis jual beli anjing ilegal ini, ia bisa meraup keuntungan hingga Rp 10 juta perbulan.

"Setiap bulan kami kirim 2 kali ke daerah daerah, harga jual per ekornya Rp 350.000. Saya beli dari orang biasanya Rp250.000 per ekor. Kalau ditotal, bisa sekitar 300-400 ekor anjing yang kami jual per bulan. Tapi kalau saya cuma bawa ke daerah Wonosari, semua pembeli datang ke sana, anjing-anjing itu habis dibeli langsung," ungkap Donal pada Rabu (10/01/2024) kemarin.

Donal mengaku sengaja melakoni profesi sebagai penjual anjing dengan dalih tak mengetahui bahwa hal ini merupakan tindakan kriminal. Ia pun mengaku sudah mengantongi izin resmi dari Polsek Subang dan Dinas Peternakan dan Kesehatan UPTD Subang, Jawa Barat di setiap pengirimannya.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Penyelamatan Ratusan Anjing dari Penjagalan di Semarang: Kaki dan Mulut Diikat Tali

Cerita Penyelamatan Ratusan Anjing dari Penjagalan di Semarang: Kaki dan Mulut Diikat Tali

Video | Kamis, 11 Januari 2024 | 10:00 WIB

Merebak Mitos Khasiat Daging Anjing, Padahal Belum Ada Uji Klinis

Merebak Mitos Khasiat Daging Anjing, Padahal Belum Ada Uji Klinis

Lifestyle | Kamis, 11 Januari 2024 | 10:50 WIB

3 Bahaya Konsumsi Daging Anjing, Bisa Mengancam Kesehatan Manusia

3 Bahaya Konsumsi Daging Anjing, Bisa Mengancam Kesehatan Manusia

Health | Rabu, 10 Januari 2024 | 14:25 WIB

3 Kota dan Kabupaten dengan Konsumsi Daging Anjing Terbesar di Indonesia

3 Kota dan Kabupaten dengan Konsumsi Daging Anjing Terbesar di Indonesia

Lifestyle | Senin, 08 Januari 2024 | 14:46 WIB

Misteri Mayat Majikan Dan ART Di Rumah Penitipan Hewan, Polisi Temukan Bercak Darah

Misteri Mayat Majikan Dan ART Di Rumah Penitipan Hewan, Polisi Temukan Bercak Darah

News | Selasa, 02 Januari 2024 | 07:40 WIB

Terkini

Donald Trump Tepis Keluhan Prajurit USS Abraham Lincoln di Tengah Perang Iran

Donald Trump Tepis Keluhan Prajurit USS Abraham Lincoln di Tengah Perang Iran

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:09 WIB

Kerusakan Meluas di Flores Akibat Gempa 7.0 dengan Peringatan Tsunami

Kerusakan Meluas di Flores Akibat Gempa 7.0 dengan Peringatan Tsunami

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:05 WIB

3 Smartwatch Anak dengan GPS Tracker, Bisa Telepon dan Pantau Lokasi Si Kecil

3 Smartwatch Anak dengan GPS Tracker, Bisa Telepon dan Pantau Lokasi Si Kecil

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Daftar Harga HP realme Agustus 2026, Baterai Jumbo Ramah di Kantong

Daftar Harga HP realme Agustus 2026, Baterai Jumbo Ramah di Kantong

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Kisah Bli Nyoman Merawat Alam di Desa Sejahtera Astra, Les Buleleng Bali

Kisah Bli Nyoman Merawat Alam di Desa Sejahtera Astra, Les Buleleng Bali

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Sekat Rasa dan Hati yang Terhentak

Sekat Rasa dan Hati yang Terhentak

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Penjelasan NASA Bumi Tidak Mengelilingi Matahari

Penjelasan NASA Bumi Tidak Mengelilingi Matahari

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:55 WIB

Mendagri Tegaskan Daerah Fiskal Rendah dan Terdampak Bencana Jadi Prioritas TKD

Mendagri Tegaskan Daerah Fiskal Rendah dan Terdampak Bencana Jadi Prioritas TKD

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:42 WIB

2 Tanker BUMN UEA Diserang di Selat Hormuz

2 Tanker BUMN UEA Diserang di Selat Hormuz

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:40 WIB

Perbedaan Shio Tikus Elemen Kayu, Api, Tanah, Logam, dan Air: Begini Karakternya

Perbedaan Shio Tikus Elemen Kayu, Api, Tanah, Logam, dan Air: Begini Karakternya

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:40 WIB

×