Turis China Ditipu Saat Belanja Tas Hermes Preloved di Thailand, Uang Rp623 Juta Hilang Begitu Saja

Dinda Rachmawati

Senin, 15 Januari 2024 | 20:54 WIB
Turis China Ditipu Saat Belanja Tas Hermes Preloved di Thailand, Uang Rp623 Juta Hilang Begitu Saja
Tas Hermes Palsu Thailand (Tangkapan Layar)

Suara.com - Tas kulit buaya Hermes memang menjadi buruan bagi banyak kolektor di seluruh dunia. Sayangnya, tak semua orang bisa mendapatkan koleksi resminya. Karenanya, banyak dari mereka membeli di reseller yang ada di banyak negara, termasuk Thailand. 

Sayangnya, baru-baru ini, hal merugikan justru dialami oleh turis China yang melaporkan bahwa dirinya ditipu oleh seorang penjual di Ratchaprasong, Bangkok. Dikutip Khaosod English, wanita bernama Deng tersebut mengaku saat sedang berlibur di Thailand, ia melihat sebuah iklan tentang tas Hermes tersebut di Instagram Story penjual.

Wanita berusia 27 tahun itu pun menghubungi penjualnya secara langsung dan mengatur untuk membeli tas Hermes tersebut pada tanggal 1 Oktober 2023 seharga 1,4 juta baht atau Rp623 juta di toko barang bekas di pusat perbelanjaan terkenal di Ratchaprasong.

Setelah mendapatkan tas Hermes yang ia incar, istri dari seorang pengusaha Tiongkok yang tinggal di Singapura itu lantas mengirimkan tas tersebut ke Catch Fake Brandname (TCF), sebuah lembaga barang mewah Thailand untuk diautentikasi.

Namun betapa terkejut dirinya saat TCF menyebut jika tas yang dibelinya itu adalah palsu. Deng kemudian menghubungi penjualnya untuk mengembalikan tas tersebut. Namun penjual menolak dengan alasan tas yang sudah dibeli tersebut tak dapat lagi dikembalikan.

Sebelum kembali ke Singapura, Deng bersama firma hukumnya, TP & Associates mengajukan pengaduan ke Kantor Polisi Lumpini pada 6 Oktober 2023. Dia kemudian memberi wewenang untuk mengajukan laporan lagi ke Kantor Polisi Lumpini pada tanggal 1 November 2023.

Namun yang bikin kesal, saat perwakilan firma hukum kemudian pergi ke toko bersama polisi untuk membahas pengembalian tas tersebut, penjual malah menawarkan pengembalian tas tersebut seharga 980.000 baht atau Rp427 juta, dikurangi penyusutan sebesar 420.000 baht atau Rp187 juta. 

Pada 10 Januari lalu, Deng akhirnya memanggil sejumlah media untuk menjelaskan apa yang ia alami. Agar kejadian yang menimpanya ini tak dialami oleh turis lain.

Deng mengatakan melalui Nana, seorang penerjemah, bahwa dia telah tinggal di Thailand selama beberapa waktu namun masih kesulitan menemukan lembaga pemerintah yang bertanggung jawab melindungi hak-hak wisatawan.

baca juga

Ia bertanya bagaimana wisatawan yang hanya berada di Thailand dalam waktu singkat bisa mendapatkan keadilan jika ditipu oleh toko yang menjual barang palsu.

"Saya ingin meminta para pemimpin negara untuk membantu dalam masalah ini. Saya khawatir wisatawan yang mengalami hal yang sama seperti saya mungkin takut datang ke Thailand untuk berwisata dan berbelanja," ucap dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pantas Punya Tas Hermes Rp736 Juta, Kartika Putri Bisa Habiskan Belasan Juta Hanya untuk Belanja Bulanan

Pantas Punya Tas Hermes Rp736 Juta, Kartika Putri Bisa Habiskan Belasan Juta Hanya untuk Belanja Bulanan

Lifestyle | Senin, 15 Januari 2024 | 17:35 WIB

Sama-Sama Host, Beda Nasib Ivan Gunawan dan Jirayut Disorot: Yang Satu Lolos dari KPI

Sama-Sama Host, Beda Nasib Ivan Gunawan dan Jirayut Disorot: Yang Satu Lolos dari KPI

Entertainment | Minggu, 14 Januari 2024 | 17:21 WIB

Timnas Indonesia U-20 Siapkan Rencana Cadangan Antisipasi Thailand Menolak Tanding

Timnas Indonesia U-20 Siapkan Rencana Cadangan Antisipasi Thailand Menolak Tanding

Bola | Minggu, 14 Januari 2024 | 02:30 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×