Jabatan Mentereng Tom Lembong Sebelum Jadi 'Pembantu' Jokowi Hingga Akhirnya Banting Setir Dukung Anies Baswedan

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 25 Januari 2024 | 10:12 WIB
Jabatan Mentereng Tom Lembong Sebelum Jadi 'Pembantu' Jokowi Hingga Akhirnya Banting Setir Dukung Anies Baswedan
Tom Lembong. (Instagram)

Suara.com - Nama Tom Lembong hingga kini masih menjadi perhatian, usai disebut beberapa kali oleh Calon Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam debat cawapres beberapa waktu lalu. Seperti diketahui, Tom Lembong atau Thomas Lembong, merupakan bagian dari Tim Sukses Anies Baswedan - Cak Imin.

Baru-baru ini, bahkan, Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Panjaitan, ikut turun gunung memberi respons tajam terhadap kritik yang diberikan oleh Co-Captain Tim Nasional AMIN, Thomas Lembong. Respons itu terutama terkait terkait kebijakan nikel dan hilirisasi nikel yang diimplementasikan oleh Jokowi.

Luhut menghadapi kritik tersebut dengan mengungkap sejumlah 'kegagalan' yang disebutnya terjadi selama Tom Lembong menjabat sebagai bawahan Jokowi. Salah satu kegagalan yang diungkit adalah terkait dengan upaya mempermudah proses perizinan investasi melalui sistem Izin Online Single Submission (OSS).

Tom Lembong bareng istri Ciska Wihardja. (Instagram/@tomlembong)
Tom Lembong bareng istri Ciska Wihardja. (Instagram/@tomlembong)

Banyak orang mengenal Tom Lembong hanya dari karier di pemerintahan sebagai mantan Menteri Perdagangan, mantan Kepala Badan Penanaman Modal. Namun, jauh sebelum itu, jejak karier Tom Lembong sudah moncer. 

Tom memulai kariernya di Divisi Ekuitas Morgan Stanley di New York dan Singapura pada tahun 1995. Pada periode 1999-2000, ia menjadi bankir investasi di Deutsche Securities Indonesia. Dalam karirnya yang gemilang, Tom terlibat dalam proses rekapitalisasi dan penggabungan beberapa bank, termasuk Bank Bumi Daya, Bank Eksim, Bank Dagang Negara, dan Bank Bapindo, yang kemudian membentuk Bank Mandiri.

Selama periode tersebut, Tom juga menjabat sebagai Senior Vice President dan Kepala Divisi yang bertanggung jawab atas restrukturisasi dan penyelesaian kewajiban Salim Group terhadap negara, sebagai dampak dari kejatuhan Bank BCA selama krisis moneter tahun 1998. Ia juga memiliki pengalaman berharga sebagai kepala divisi dan wakil presiden senior di Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) selama 2000-2002.

Pada tahun 2002-2005, Tom bergabung dengan Farindo Investments sebelum mendirikan Quvat Management pada tahun 2006, sebuah perusahaan dana ekuitas swasta. Selain itu, ia menjabat sebagai Presiden Komisaris di PT Graha Layar Prima atau Blitz Megaplex pada 2012-2014.

Sebelum dekat dengan Anies Baswedan, Tom adalah salah satu kepercayaan Jokowi, menulis pidato untuknya sejak jabatan Gubernur DKI Jakarta hingga Presiden RI. Tom mulai terlibat dalam politik sebagai penasihat ekonomi dan penulis pidato Jokowi saat menjadi Gubernur DKI Jakarta, peran yang terus berlanjut selama jabatan pertama Jokowi sebagai Presiden.

Tom diangkat oleh Jokowi sebagai Menteri Perdagangan pada periode 2015-2016, dan kemudian sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada periode 2016-2019, yang kini telah berubah nama menjadi Kementerian Investasi. Saat ini, Tom juga menjadi bagian dari Dewan Penasihat Internasional Institut Kajian Strategis Internasional (IISS) di London dan Dewan Penasihat Internasional Plastic Omnium, sebuah perusahaan komponen otomotif di Perancis.

baca juga

Pada Agustus 2021, saat Anies Baswedan masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Tom diangkat sebagai Ketua Dewan PT Jaya Ancol, satu-satunya Badan Usaha Milik Pemerintah Provinsi di Indonesia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Setelah itu, Tom mendirikan Consilience Policy Institute yang beroperasi di Singapura, bertindak sebagai pusat pemikiran untuk mendorong kebijakan ekonomi internasionalis dan reformis di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Muka Tom Lembong Memerah Malu Saat Kasih 'RAWR' ke Netizen, Anies Baswedan Malah Kebingungan

Muka Tom Lembong Memerah Malu Saat Kasih 'RAWR' ke Netizen, Anies Baswedan Malah Kebingungan

Lifestyle | Kamis, 25 Januari 2024 | 09:40 WIB

Riwayat Pendidikan Ernest Prakasa, Komika dan Sutradara yang Diidolakan Tom Lembong

Riwayat Pendidikan Ernest Prakasa, Komika dan Sutradara yang Diidolakan Tom Lembong

Lifestyle | Rabu, 24 Januari 2024 | 18:09 WIB

JK Mengaku Usahanya Diganggu Gara-gara Dukung Anies, Ini Daftar Gurita Bisnis Kalla Group

JK Mengaku Usahanya Diganggu Gara-gara Dukung Anies, Ini Daftar Gurita Bisnis Kalla Group

Bisnis | Rabu, 24 Januari 2024 | 18:05 WIB

Terkini

Ferry Boboho Lapor soal Kasus Harvey Moeis, Febrie Adriansyah: Nggak Usah Ikut Campur

Ferry Boboho Lapor soal Kasus Harvey Moeis, Febrie Adriansyah: Nggak Usah Ikut Campur

News | Senin, 02 November 2026 | 19:37 WIB

Bima Sena Bongkar Momen Paling Effort di Prekuel Film 5cm: Revolusi Hati

Bima Sena Bongkar Momen Paling Effort di Prekuel Film 5cm: Revolusi Hati

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 19:36 WIB

Awas Bahaya Logistik Gratisan: Kasus Teh Berbusa Demo HI Jadi Pelajaran

Awas Bahaya Logistik Gratisan: Kasus Teh Berbusa Demo HI Jadi Pelajaran

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

Link Pengecekan NIK Penerima BSU 2026, Cek Status Penerima Rp900 Ribu di Sini

Link Pengecekan NIK Penerima BSU 2026, Cek Status Penerima Rp900 Ribu di Sini

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

Konsumen Eropa Beralih Beli Mobil Listrik Bekas Asal China Akibat Aturan Impor

Konsumen Eropa Beralih Beli Mobil Listrik Bekas Asal China Akibat Aturan Impor

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

Dimulai Besok di Kembangan, Pramono Anung Geber Rapat Maraton 44 Kecamatan

Dimulai Besok di Kembangan, Pramono Anung Geber Rapat Maraton 44 Kecamatan

News | Senin, 02 November 2026 | 19:33 WIB

Tak Cuma Kapolres, 3 Petinggi Polres Sukoharjo Ikut Dicopot Buntut Geledah Ponpes

Tak Cuma Kapolres, 3 Petinggi Polres Sukoharjo Ikut Dicopot Buntut Geledah Ponpes

News | Senin, 02 November 2026 | 19:29 WIB

2.000 Pelari Ramaikan Xiaomi POP Run 2026, REDMI Note 17 Pamer Baterai Jumbo

2.000 Pelari Ramaikan Xiaomi POP Run 2026, REDMI Note 17 Pamer Baterai Jumbo

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 19:25 WIB

AURA: Cara Membuat Konten Dikutip ChatGPT dan Gemini dengan Teknik GEO

AURA: Cara Membuat Konten Dikutip ChatGPT dan Gemini dengan Teknik GEO

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 19:20 WIB

Antisipasi Kendaraan Tabrak Separator, Transjakarta Cat Ulang Pembatas Koridor 9

Antisipasi Kendaraan Tabrak Separator, Transjakarta Cat Ulang Pembatas Koridor 9

News | Senin, 02 November 2026 | 19:20 WIB

×