Perbedaan Salam 4 Jari dan Kode 4 Jari, Meski Gerakannya Mirip Tapi Maknanya Tak Sama

Rifan Aditya Suara.Com
Selasa, 30 Januari 2024 | 20:48 WIB
Perbedaan Salam 4 Jari dan Kode 4 Jari, Meski Gerakannya Mirip Tapi Maknanya Tak Sama
Perbedaan salam 4 jari dan kode 4 jari (benzoix on Freepik)

Suara.com - Masa kampanye pemilu semakin memanas, kali ini di media sosial cukup ramai gerakan salam 4 jari. Gerakan yang diinisiasi oleh Presidium Nasional ini mengacu pada ajakan mencoblos selain pasangan capres-cawapres nomor urut 2 dalam Pilpres 2024.

Namun rupanya, ada beberapa pihak yang salah mengartikan salam 4 jari sebagai kode 4 jari, lantas apa perbedaan di antara keduanya?

Perbedaan Salam 4 Jari dan Kode 4 Jari

Meski memiliki gerakan yang mirip, salam 4 jari dan kode 4 jari adalah dua hal yang sangat berbeda.

Jika salam 4 jari ditujukan supaya orang-orang mencoblos pasangan capres-cawapres selain Prabowo-Gibran, kode 4 jari adalah isyarat ketika seseorang membutuhkan bantuan atau signal for help.

Kode 4 jari kerap digunakan ketika seseorang berusaha mencari bantuan tanpa ketahuan orang-orang yang mungkin sedang mengawasinya. Kode ini bisa dipakai melalui video call, unggahan foto atau video di media sosial, atau bahkan secara langsung.

The signal for help pertama kali diperkenalkan oleh Canadian Women’s Foundation’s pada 14 April 2020.

Tujuan utama dari kode 4 jari adalah memerangi kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang nilainya meningkat selama masa pandemi Covid-19.

Seiring berjalannya waktu, kode 4 jari juga digunakan sebagai sinyal permintaan bantuan. Caranya, Anda juga membuat gerakan buka tutup dengan empat jari.

Baca Juga: Apa itu Gerakan Salam 4 Jari? Geger Menjelang Coblosan Pilpres 2024

Salam 4 Jari di Masa Kampanye Pilpres 2024

Berbeda dengan the signal for help yang digunakan untuk meminta bantuan, salam 4 jari di masa kampanye Pilpres 2024 ini digunakan untuk mengajak masyarakat supaya memberikan suara selain untuk paslon nomor urut 2 alias Prabowo-Gibran.

Artinya, gerakan salam 4 jari tersebut mengajak calon pemilih mencoblos di antara nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin) atau paslon nomor 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD saja.

Salam 4 jari ini pertama kali diserukan oleh Presidium Nasional Partai Hijau Indonesia John Muhammad. John menginisiasi gerakan ini karena yakin bahwa paslon 2 tidak layak dipilih.

Namun, di saat yang bersamaan cukup sulit untuk mengalahkan paslon nomor urut 2 sehingga dibutuhkan dukungan gabungan dari Anies-Cak Imin dan Ganjar-Mahfud.

Demikian informasi mengenai perbedan salam 4 jari dan kode 4 jari yang memiliki gerakan serupa.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI